Robot Sophia Mengetahui Tentang Cryptocurrency tetapi Belum Menggunakannya

0
40

Robot humanoid bernama Sophia kembali ke tahap KTT Web, di mana ia menerjunkan pertanyaan dari peserta dan jurnalis, termasuk pertanyaan tentang teknologi blockchain dan cryptocurrency.

Pada 6 November, Sophia berbicara di ruang pada edisi terbaru dari KTT Web di Lisbon, Portugal, di mana dia berbicara tentang kecerdasan buatan (AI) dan robot saat menjawab pertanyaan tentang berbagai topik.Sophia, yang akan berusia empat tahun pada bulan Februari dan yang terinspirasi oleh penampilan aktris Audrey Hepburn, ditanya apakah dia memiliki pendapat tentang blockchain, Bitcoin (BTC), dan cryptocurrency. Dia menjawab:

“Aku tahu apa itu cryptocurrency, tapi aku belum menggunakannya sendiri. Saya tidak menggunakan uang sama sekali.”

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, robot tidak membuat pernyataan besar tentang “keunggulan mesin” atau prediksi bahwa “robot akan mengambil alih dunia,” tetapi ini menjelaskan kepada penonton bagaimana kecerdasan buatan bekerja, sambil meyakinkan masyarakat bahwa supremasi robot masih jauh dari ekspektasi liar!

Sophia adalah salah satu dari beberapa robot humanoid yang dibuat oleh Hanson Robotics yang berbasis di Hong Kong, dan didukung oleh teknologi kecerdasan buatan dan fitur plastik polimer ringan yang disebut “frubber” (kombinasi “wajah” dan “karet”).

Pada bulan Januari, firma desentralisasi kecerdasan buatan (AI), SingularityNET, mengumumkan kemitraan dengan startup blockchain yang berfokus pada pertanian, Hara untuk menggunakan blockchain untuk menyediakan data bermanfaat bagi petani Indonesia seperti harga gabah, kualitas tanah, dan rincian kepemilikan tanah.

SingularityNET mendapat perhatian global sebagai teknologi di belakang robot Sophia, yang dikembangkan oleh Hanson Robotics. Kepala ilmuwan perusahaan robot, Ben Goertzel, juga pendiri dan CEO SingularityNET.