HIPMI Jaya Gandeng Tokocrypto Untuk Kerja Sama Industri Blockchain untuk Bantu UMKM

0
41

JAKARTA, investor.id – Calon Ketua Umum BPD Hipmi Jaya, Muhamad Alipudin siap menggandeng Hasana.io dalam Industri Blockchain untuk membantu UMKM ibukota.

Alipudin mengatakan hal itu saat menghadiri acara Diskusi Sahabat Bang Ape di Djournal House, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020) pagi.

Pada kegiatan tersebut, hadir sejumlah tokoh antara lain dari Hasana.io Drs Diagus Daniel dan COO Tokocrypto Teguh Kurniawan.

Pria yang akrab disapa Ape itu memastikan kebijakan yang diambil Hipmi Jaya ke depan apabila terpilih akan mendorong kerjasama dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang disinergikan dengan teknologi untuk menyambut industri 4.0.

“Kami akan terus bersinergi dengan Hasana.io untuk menggandeng UMKM dan mendorong Blockchain, agar program yang dicanangkan di Hipmi Jaya ke depan bisa menjadi lebih baik. Platform ini hanya salah satu saja, prinsipnya kita mendukung semua teknologi yang sifatnya bisa mengakselerasi UMKM DKI Jakarta,” ujar Muhamad Alipudin, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Alipudin menambahkan, Hipmi Jaya merupakan bagian dari organisasi yang mendorong pengusaha muda di Indonesia untuk menjadi bagian demi pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Ape juga mengatakan akan menggaet Hasana.oi ke depan untuk bersama-sama UMKM dalam industri Blockchain.

“Dengan terbangunnya konektivitas dengan Hasana.io, UMKM menjadi lebih efektif dan efisien. Arus mobilitas barang dan jasa akan semakin lancar dan dapat menyambungkan antara sentra-sentra ekonomi potensial di Indonesia,” tegasnya.

Menurut Ape, perekonomian Indonesia akan terus berkembang pesat apabila anak muda mengutamakan kolaborasi.

Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin yang hadir menjadi narasumber menyambut baik pengembangan Industri 4.0 dengan bersinergi atau bekerjasama demi kemajuan.

“Saya sangat mendukung inisiasi anak muda yang sangat cepat beradaptasi dengan teknologi. Setelah diskusi ini, akan saya terima reportnya seperti apa dan insyallah akan dibawa dalam diskusi di DPR RI,” tutur Aziz.