Connect with us

Tips & Tricks

Cara Memperoleh Pasif Income Dari Aset Kripto

Published

on

Pasif income bitcoin

Ingin mempunyai penghasilan tanpa bekerja secara aktif? Yang kamu butuhkan adalah mempunyai pasif income. Pasif income atau pendapatan pasif adalah “Gaji” yang bisa didapatkan seseorang atas kegiatan ekonomi yang telah dia lakukan tanpa perlu aktif dalam kegiatan tersebut. Banyak orang bilang bahwa mempunyai pasif income merupakan kerja secara cerdas.

Namun, gimana sih caranya memperoleh pasif income? Pasif income hadir saat kamu sudah mempunyai aset dalam suatu bidang. Namun, untuk mencapainya anda juga perlu bekerja keras untuk membangun pasif income tersebut. Kegigihan untuk mencapai suatu titik demi mempunyai suatu pendapatan pasif akan lebih sulit, tapi akan sebanding dengan apa yang akan kamu dapat.

Dunia yang terus berkembang membuat anda mempunyai berbagai macam pilihan untuk membuat pasif income anda. Mulai dari menyewakan properti, membuat suatu brand sampai investasi pada jaringan mata uang kripto untuk mendapatkan pasif income tersebut.

Pasif Income Dari Aset Kripto

Staking Aset Kripto

Ya, salah satu pasif income yang bisa kamu dapatkan adalah dengan berinvestasi pada jaringan salah satu mata uang kripto, atau yang  biasa disebut dengan Staking Aset Crypto. Staking merupakan cara mendapatkan penghasilan tambahan dari aset crypto yang kamu punya. Caranya untuk mendapatkan aset kripto tersebut dengan mempertaruhkan sejumlah uang kripto yang dimiliki dan diberikan ke dalam sistem.

Mata uang kripto yang dikunci/disetorkan tersebut akan mendukung sistem untuk menyelaraskan ekosistem. Singkatnya adalah jika banyak user yang ikut staking pada suatu jaringan, maka jaringan tersebut akan lebih memiliki reputasi yang berkualitas. Begitu sebaliknya, jika banyak user melakukan jual-beli (trading) lalu pindah ke mata uang kripto lainya tanpa ikut staking maka jaringan tersebut tidak berkembang dan investasi anda akan merugi.

Proses Staking aset ini sederhana mirip seperti konsep deposito, dimana anda akan memberikan sejumlah uang kepada bank untuk dikelola dan anda nantinya akan dapat bunganya. Selain menambang, staking menjadi cara yang cukup mudah untuk mendapatkan pasif income dari mata uang kripto.

Menambang Aset Kripto

Menambang atau Mining Bitcoin secara sederhana merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang/kelompok untuk memecahkan atau memiliki blok mata uang kripto baru. Untuk mining, Penambang harus menggunakan perangkat software dan hardware, lalu penambang secara individu/berkelompok akan memecahkan sejumlah algoritma. setelah itu, penambang akan mendapatkan imbalannya berupa mata uang yang ditambang tersebut.

Lending Aset Kripto

Lending Aset Kripto adalah suatu pemberian pinjaman mata uang kripto anda kepada investor atau trader lainya. Ada beberapa platform lending p2 (per-to-per) yang memungkinkan anda untuk memberikan pinjaman pada periode tertentu. Sehingga anda bisa mendapatkan bunga dari pinjaman tersebut.

Program Afiliasi

Selanjutnya untuk mendapatkan pasif income dari mata uang kripto adalah dengan mengundang pengguna baru untuk berinvestasi pada jaringan marketplace kripto. Biasanya para exchange (marketplace) mata uang kripto akan memberikan reward untuk anda jika mengundang pengguna baru. 

Airdrops

Mirip seperti program afiliasi, Airdrops adalah strategi marketing para exchange (marketplace) mata uang kripto untuk mengembangkan bisnisnya. Biasanya perusahan exchange cryptocurrency memberikan tugas tertentu seperti melakukan follow, like dan comment ataupun bergabung dengan sebuah grup media sosial perusahaan tersebut kemudian membagikannya di Facebook atau platform media sosial yang lain. 

Setelah mengetahui beberapa poin diatas mengenai pasif income bitcoin atau mata uang kripto. Sekarang saatnya anda untuk melakukanya, segera mulai investasi cryptocurrency bersama Tokocyrpto dan dapatkan pasif income anda. Untuk info lebih lanjut silahkan menghubungi kami di media sosial @Tokocrypto atau melalui website www.tokocrypto.com

Tips & Tricks

Anak Bisa Belajar Tentang Manajemen Keuangan dengan Kripto

Published

on

Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto/ SUmber: Shutterstock.

Kemampuan mengelola keuangan sudah menjadi pelajaran khusus bagi anak. Kripto bisa menjadi sarana belajar yang baik untuk anak memahami bagaimana keterampilan mengelola uang.

Semakin cepat keterampilan ini diadopsi dalam kehidupan, semakin besar jumlah peluang untuk memperoleh kekayaan. Sayangnya, sistem pendidikan sangat kurang mengajarkan literasi keuangan dan keterampilan yang dibutuhkan anak.

Dengan web3 dan kripto yang menjadi semakin populer di generasi mendatang, mengajari anak-anak tentang keuangan yang tepat dan keterampilan mengelolanya menjadi semakin penting.

Belajar Literasi Keuangan

Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto/ SUmber: Shutterstock.
Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Anak Perusahaan Aplikasi Chat LINE Kembangkan Blockchain Finschia

Banyak yang berharap bahwa kebangkitan aset kripto pada akhirnya dapat membantu memecahkan masalah kurangnya literasi keuangan. Berkat fleksibilitas yang ditawarkan teknologi blockchain, banyak kasus penggunaan yang berbeda dapat diadopsi untuk mengatasi hal tersebut.

Dikutip Cointelegraph, salah satu kasus penggunaannya adalah mengajari anak-anak tentang keuangan dan mengambil tanggung jawab keuangan sejak dini. Ada contoh menarik dari Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018.

Banano berjalan pada arsitektur Directed Acyclic Graph (DAG). Jaringannya tidak terasa, instan, dan berkelanjutan, menjadikannya lingkungan yang ideal untuk belajar tentang kripto dan keuangan.

Proyek ini memiliki tujuan utama untuk menyediakan jalan yang dapat diakses dan mendidik untuk memasuki dunia aset digital yang rumit. Mereka menyediakan alat yang intuitif, lokakarya informatif, dan panduan bermanfaat dengan cara yang mudah dipahami sehingga pengalaman finansial dan daya komputasi yang besar tidak diperlukan.

Sistem Kripto dan Rewards

Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018. SUmber: Banano.
Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018. SUmber: Banano.

Baca juga: Mengenal 5 Ragam Pola Candlestick Lengkap Menguntungkan

Banano memiliki banyak program yang berkembang dari ekosistemnya, salah satunya bertujuan untuk mengatasi dan memperbaiki isu buta huruf keuangan. Dengan program Banano in the Classroom, guru dapat memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengajarkan literasi keuangan dan keterampilan aplikasi kepada siswa, keterampilan memecahkan masalah, serta akuntabilitas individu dan kelompok melalui kripto dan rewards.

Salah satu contoh kasus pengunaan proyek Banano adalah tentang guru Kanada, Mr. G, yang menggunakan program ini sebagai sistem poin untuk memberi penghargaan kepada siswa di kelasnya karena bersikap baik, menyelesaikan tugas tertentu, dan tetap fokus. Tuan G mendistribusikan Banano sepanjang minggu, dan “membelinya kembali” pada waktunya untuk memberi hadiah lagi untuk minggu berikutnya.

Selain merasa dihargai, siswa dapat membelanjakan Banano hasil jerih payah mereka di Toko Banano Mr. G. Guru menerima token BAN untuk pizza, waktu ekstra untuk bermain di luar, permainan, mainan, perlengkapan sekolah, waktu komputer, dan banyak lagi. Sistem hadiah ini memperkenalkan anak-anak pada konsep menghasilkan, menabung, dan membelanjakan.

Continue Reading

Tips & Tricks

Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

Published

on

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Taxbit.

Aset kripto semakin populer dari waktu ke waktu. Persepsi umum tentang kripto dan istilah lainnya telah benar-benar meningkat selama dua tahun terakhir. Salah satu istilah yang sering terdengar adalah airdrop, apa itu?

Pada dasarnya, orang-orang mencoba mendapatkan aset kripto bisa berbagai cara. Jika kamu adalah seseorang yang tidak ingin mengeluarkan uang sepeser pun dan ingin memulai trading kripto, ada cara untuk mendapatkannya secara gratis.

Airdrop adalah istilah populer di dunia kripto. Secara harfiah apa arti istilah itu?

Pengertian Airdrop

Di ranah kripto, Airdrop umumnya berarti distribusi atau menjatuhkan token ke dompet atau wallet pengguna. Airdrop umumnya merupakan teknik pemasaran yang digunakan oleh perusahaan atau pengembang project aset kripto baru di pasar.

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Bitnovo.
Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Bitnovo.

Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

Ini dilakukan terutama untuk tujuan promosi dan untuk menciptakan eksposur. Meskipun airdrop dilakukan oleh berbagai proyek secara berbeda, ada beberapa kriteria yang harus diikuti agar memenuhi syarat untuk mendapatkannya.

Ada berbagai jenis airdrop. Beberapa yang paling umum adalah holder drop dan general airdrop. Holder drop mengharuskan peserta untuk memegang koin atau token tertentu di wallet mereka agar memenuhi syarat untuk itu.

Ada airdrop lain yang hanya mengharuskan pengguna menyelesaikan beberapa tugas media sosial, termasuk mengikuti channel media sosial mereka, me-retweet, dan mengunduh aplikasi. Beberapa proyek juga melakukan airdrop, jika kamu telah menggunakan platform mereka, melakukan trading, dan sudah menjadi pengguna.

Proses Airdrop

Proses airdrop dimulai oleh proyek atau perusahaan yang ingin memberikan aset kripto secara gratis. Ini mungkin sebagai tanggapan terhadap strategi pasar, kesulitan dalam jaringan, atau untuk memberi insentif kepada investor yang sudah ada. Langkah awal adalah memilih bagaimana airdrop akan difasilitasi dan siapa yang memenuhi syarat.

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Esports.net.
Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Esports.net.

Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

Langkah selanjutnya untuk general airdrop adalah mengumpulkan informasi untuk pihak yang menerima airdrop. Informasi seringkali terbatas hanya pada alamat dompet, meskipun perusahaan juga dapat mengumpulkan alamat email untuk mengembangkan daftar kontak mereka.

Jenis airdrop lain mungkin bergantung pada syarat yang berlaku, seperti proyek dapat melakukan snapshot untuk mengidentifikasi semua alamat yang menyimpan setidaknya 1.000 token pada tengah malam tanggal 31 Desember. Setiap transaksi yang terjadi setelah snapshot tidak akan memengaruhi hasil airdrop; oleh karena itu, harga koin atau token sering kali mengalami volatilitas sebagai respons terhadap pengambilan snapshot.

Setelah daftar penerima airdrop dipilih, airdrop sering difasilitasi melalui penggunaan smart contract. Perusahaan dapat memilih untuk menggunakan dompet Treasury mereka untuk memfasilitasi airdrop.

Perusahaan sering mempublikasikan blok transaksi untuk menunjukkan kesetaraan airdrop. Transaksi akan menunjukkan airdrop meninggalkan dompet perusahaan dan mendistribusikan ke penerima.

Continue Reading

Finance

Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Published

on

Ilustrasi menabung kripto. Foto: Tokocrypto.

Market kripto tengah gonjang-ganjing dan secara keseluruhan sedang dalam tekanan. Namun, masih ada peluang keuntungan jangka panjang dengan strategi nabung kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu faktor utama yang menyebabkan market tertekan kali ini dipengaruhi oleh drama yang melibatkan platform exchange, FTX.

Kasus tersebut membuat efek domino yang menyebabkan nilai sejumlah kripto menurun signifikan. Total likuidasi market kripto capai US$ 880 juta dalam 24 jam terakhir dan market cap anjlok ke level US$ 800 triliun.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan harga didorong oleh krisis modal FTX, ditambah dengan ketakutan investor dari kebangkrutan atas gagalnya akuisisi. Kejadian ini tentu saja memberikan pukulan keras bagi para trader yang mengharapkan kondisi pasar kripto akan pulih. Pasalnya, di pekan lalu, pasar kripto sempat terlihat sedikit membaik,” kata Afid.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Binance Batal Akuisisi FTX: Masalah Keuangan Sulit Diatasi

Afid menjelaskan kemungkinan besar selera investor terhadap market kripto akan tetap teredam, dan masih mempertimbangkan untuk menunggu data inflasi AS yang akan rilis Kamis (10/11) malam dan kasus FTX menjadi lebih jelas.

“Walaupun tetap fokus pada kasus FTX, sentimen positif yang bisa menggerakan market bisa datang dari hasil sementara pemilu sela AS. Saat ini dilaporkan sejumlah anggota parlemen pro-kripto telah memenangkan kursi mereka. Sehingga regulasi yang ramah kripto bisa terwujud di AS,” terangnya.

Waktu Tepat Nabung Kripto

Di saat market kripto yang tengah gonjang-ganjing, VP Growth Tokocrypto, Cenmi Mulyanto, menjelaskan masih ada strategi yang bisa dijalankan untuk tetap menciptakan peluang keuntungan di masa depan. Menurutnya dengan konsep nabung kripto di saat market anjlok akan mendapatkan keuntungan membeli aset dengan harga bawah atau ‘diskon.’

“Ketika market anjlok, pergerakan aset kripto cenderung sulit diprediksi. Banyak investor setuju bahwa jalan terbaik ke depan adalah dengan mengadopsi strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan Buy The Dip di mana membeli sejumlah aset kripto di saat pasar mengalami koreksi bearish yang signifikan. Konsep ini bisa disebut sebagai nabung kripto,” terang Cenmi.

Ilustrasi menabung kripto.
Ilustrasi menabung kripto.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Menurut Cenmi, hal yang paling penting untuk dipahami adalah ketika market anjlok bukanlah akhir dari segalanya. Kabar baiknya, setidaknya secara historis, penurunan kripto akan selalu diikuti oleh kenaikan kuat yang membuat Bitcoin dan berbagai altcoin lain bisa mencapai kenaikan harga.

Pastikan Riset

Walaupun dengan terjadi penurunan harga atau ‘diskon,’ investor harus selalu melakukan riset dan tidak terbuai dengan iming-iming keuntungan yang cepat. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

“Jadi, pastikan investor lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja. Strategi nabung kripto bisa jadi peluang keuntungan di market,” ujar Cenmi.

Dari analisis teknikal, Bitcoin terlihat sempat menurun di rentang harga US$ 15.000, lalu kembali berusaha untuk rebound ke US$ 16.700. Ada upaya dari investor untuk membuat level support BTC di harga US$ 15.000 tidak jebol.

Continue Reading

Popular