Connect with us

Crypto

Tips Memilih Exchange Aset Kripto yang Tepat

Published

on

tips memilih aset kripto

Kenaikan harga bitcoin berdasarkan per Desember 2020 dengan posisi harga tertinggi berada pada $28.422 atau setara dengan Rp 403,7 Juta. Hal ini didasari oleh naiknya jumlah supply dan demand. Dengan naiknya si harga bitcoin saat ini, itulah kenapa mulai banyak muncul trader-trader baru yang ingin mencoba investasi bitcoin. Lalu sebetulnya, bagaimana dan apa yang harus diperhatikan ketika memilih exchange aset kripto?

Pertama, kita bertemu dengan Fatchurrachman Febrianto, seorang mahasiswa dari Rembang Jawa Tengah yang mengenal aset kripto dan trading  sejak tahun 2018.  Febri mengenal dunia kripto karena rajin mengikuti event – event komunitas yang diadakan oleh Tokocrypto. Dari hasil trading, Febri sudah dapat memenuhi kebutuhan  sehari – hari tanpa perlu meminta orang tua lagi, bahkan bisa membeli gadget impiannya. Untuk trader pemula, Febri menyarankan beberapa hal sebelum memulai trading; pertama, pastikan legalitas platform aset kripto, seperti Tokocrypto. Tokocrypto yang merupakan platform aset kripto yang pertama terdaftar di Bappebti, bersertifikasi ISO 27001:2013 dan jika melihat referensi dari website yang mendokumentasikan test keamanan dari exchange di seluruh dunia, misalnya dari Coingecko, Tokocrypto mempunyai rating cybersecurity yang sangat tinggi (9,35) jika dibandingkan dengan Indodax dan Luno yang memiliki rating 8 dan 7 dari Coingecko, dan rating cybersecurity score 7.19 untuk Indodax dan 3,95 untuk Luno. Kedua, pelajari aset kripto yang diminati, di Tokocrypto sudah ada lebih dari 40 koin dan lebih dari 100 pairing, serta koin-koin yang ditawarkan memiliki fluktuasi lebih besar sehingga kesempatan lebih untung.

Platform exchange aset kripto lain, Indodax misalnya memang menyediakan coin/token yang paling banyak ketersediaannya, sampai 110 jenis coin dan token. Betul, memang ada ribuan koin maupun token yang bisa diperdagangkan, tapi perlu hati-hati, karena koin-koin yang belum terlalu populer, seringkali pergerakan harganya sangat agresif. 

Beda lagi ceritanya bagi I Putu seorang karyawan swasta dari Denpasar Bali, memulai trading di tahun 2019 melalui smartphone kini sudah bisa trading melalui laptop yang dibeli dari hasil trading. Bagi seorang trader, penting mengetahui tentang biaya layanan yang dibebankan kepada user. `Dari semua bentuk biaya di exchange, biasanya user paling concern soal biaya penarikan dan juga biaya transaksi. Untuk biaya penarikan, ada yang flat dan ada yang bentuknya persentase.

Menurut Putu, secara ekonomis, tentunya akan lebih menguntungkan bagi  memilih yang biayanya flat saja seperti Tokocrypto. Kenapa begitu? Coba saja Anda bayangkan misalnya ingin menarik uang dalam jumlah banyak, Anda ingin mencairkan penjualan 1 bitcoin senilai Rp 300 juta, kalau biaya penarikannya 0.5%, berarti akan terpotong 1,5 juta hanya untuk narik uang dari exchangenya saja. Sementara jika melihat biaya transaksi sebagai market taker, Indodax yang biayanya paling tinggi, sementara Pintu tidak ada biaya transaksi, sisanya yang lain berkisar di angka wajar yaitu 0,1%. Bagi Anda yang belum paham, biaya market taker itu adalah potongan ketika Anda bertransaksi dengan ikut antrian harga yang sudah ada, misalnya Anda mau beli bitcoin seharga 10 juta, maka potongan biayanya kalau di Indodax itu adalah 0,3% atau 30 ribu rupiah, sementara kalau di Tokocrypto  misalnya itu cuma 0,1% atau 10 ribu rupiah.

Lalu apalagi yang perlu diperhatikan ketika untuk memilih platform aset kripto, tentu saja fitur trading yang bisa dimanfaatkan oleh para trader. Bicara soal fitur, memang masing – masing exchange punya keunikan sendiri-sendiri. Tapi dari semua fitur, coba kita pilih 3 fitur yang menurut salah satu Trader Tokocrpto, Afid sangat penting, yaitu adanya chart harga yang akan membantu melakukan analisis teknikal, adanya fitur cutloss atau pembatasan limit kerugian supaya bisa membatasi kerugian diharga tertentu. Fitur ini krusial, khususnya buat para trader, mengingat aset kripto mempunyai volatilitas harga yang tinggi dan agresif. Dan terakhir adanya fitur shortselling agar bisa tetap mendapatkan keuntungan walaupun harga aset kripto lagi mengalami penurunan atau masuk ke fase bearish. Dari ketiga kategori tersebut, dapat dikatakan bahwa Tokocrypto adalah satu-satunya yang memenuhi ketiga fitur penting tersebut, sementara Pintu memang tidak memiliki fitur trading dan hanya terbatas pada fungsi jual-beli saja.

Selanjutnya kita bahas, dari sisi spread harga beli dan jual. seorang trader yang membuat keputusan transaksi yang cepat, khususnya dengan timeframe jangka pendek, akan sangat tertolong dengan selisih harga jual dan beli yang tidak terlalu jomplang. Tujuannya agar keuntungan di setiap transaksi bisa direalisasikan dengan optimal, akan tetapi umumnya ketika kita membeli komoditas, terdapat spread atau selisih harga antara harga beli dengan harga jual, semakin besar selisihnya, akan semakin sempit ruang gerak trader, sementara semakin kecil selisihnya, maka akan semakin luas ruang gerak trader dalam membuat keputusan. Prinsipnya sama saja seperti membeli emas, selalu ada spread harga antara harga jual dengan harga beli kan? begitu juga dengan kripto. Tokocrypto memiliki spread harga yang sangat kecil selisihnya jika dibandingkan exchange lainnya, mungkin bagi kalian yang belum berpengalaman dalam trading, melihat spread harga dan likuiditas ini jadi hal yang sepele. Tapi bagi trader yang serius, selisih spread harga ini bisa menjadi game changer dalam setiap keputusan tradingnya.

Itulah semua aspek yang harus diperhatikan dalam memilih exchange. Dengan begitu, pengalaman trading dan investasi pun menjadi lebih aman dan menyenangkan! Yuk mulai trading dan investasi bersama Tokocrypto!

Bitcoin News

Bloomberg Intelligence Klaim Masa Depan Bitcoin Cerah Tahun 2023

Published

on

Iustrasi aset kripto Bitcoin

Seorang peneliti dari Bloomberg Intelligence, Jamie Coutts, memberikan pandangan bahwa aset kripto Bitcoin memiliki masa depan yang cerah di tahun 2023. Apa alasannya?

Dikutip U.today, Coutts menjelaskan bahwa Bitcoin (BTC) akan memasuki siklus baru di tahun 2023. Hal tersebut, diklaim berdasarkan pengukuran likuiditas yang mulai berbalik.

Namun, meski begitu harga Bitcoin masih akan terkoreksi dengan volatilitas yang tinggi.

“2023 mungkin masih menjadi tahun yang bermasalah untuk aset berisiko (resesi), tetapi ukuran likuiditas global kami mulai berbalik, dan ini menciptakan angin penarik untuk Bitcoin dan awal tentatif dari siklus baru,” tulis Coutts dalam tweet-nya.

Capai Titik Terendah

Baca juga: Metaverse Fashion Week Akan Kembali Hadir di Tahun 2023

Coutts yakin tahun 2023 yang akan datang mungkin tetap bermasalah untuk aset berisiko karena resesi mungkin tetap ada. Namun, karena langkah-langkah likuiditas global mulai berbalik (merujuk pada pernyataan baru-baru ini yang dibuat oleh ketua The Fed, mungkin, tentang memangkas kenaikan suku bunga), penarik untuk Bitcoin dapat dibuat, serta “permulaan tentatif dari siklus baru.”

Seperti yang dilaporkan oleh U.Today sebelumnya, pakar top dari Standard Chartered Bank, Eric Robertsen, percaya bahwa pada tahun 2023, Bitcoin dapat terus turun dan mencapai level terendah US$ 5.000.

Anjloknya, jika itu terjadi, katanya dalam sebuah catatan pada hari Minggu, akan turun ke jatuhnya bursa FTX baru-baru ini. Robertsen berpikir bahwa minat investor akan beralih ke emas, yang mungkin mengalami reli 30% tahun depan, dan jauh dari “emas digital,” Bitcoin.

Optimis Naik

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Kripto dan Fintech Sumbang Pajak Rp 339 M ke Penerimaan Negara RI

Sementara itu, investor ventura terkemuka Tim Draper, yang dikenal karena dukungannya terhadap Bitcoin, baru-baru ini mengonfirmasi perkiraan sebelumnya tentang BTC yang mencapai angka US$ 250.000.

Sebelumnya, dia mengklaim BTC akan melonjak setinggi itu pada tahun 2022, tetapi sekarang, dia telah menambahkan setengah tahun lagi dan menempatkan kemungkinan ini pada pertengahan tahun 2023.

Pada saat penulisan ini, Bitcoin berpindah tangan pada US$ 16.808, tetap berada di dekat level US$ 17.000 sejauh ini.

Continue Reading

Crypto

Vitalik Buterin: Fokus Teknologi, Bukan Pergerakan Harga Kripto

Published

on

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Foto: Flickr.

Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin telah berbicara tentang keadaan industri kripto dan bagaimana menghindari kebosanan. Menurutnya saat ini banyak orang yang hanya fokus pada pergerakan harga saja.

Dikutip Crypto Potato, Buterin mengingatkan untuk menghindari kebosanan akan situasi industri kripto saat ini, pengguna harus fokus pada teknologi yang berkembang, bukan sekadar memantau pergerakan harga aset.

Saat ini, kripto digunakan sebagai sarana untuk spekulasi harga, dan di situlah para penipu berkembang. Kehancuran FTX disebabkan oleh bank run yang dikatalisis oleh overleveraging dan pinjaman besar.

Saran Buterin

Buterin menyarankan untuk menjauhkan diri dari perdagangan dan investasi, pengguna harus fokus pada teknologi dan aplikasi.

Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Kenal Kripto Neblio (NEBL), Project Bantu Perusahaan Bikin dApps

“Saya akan merekomendasikan untuk meningkatkan jarak Anda dari lingkaran perdagangan/investasi, dan lebih dekat dengan ekosistem teknologi dan aplikasi,” katanya.

Vitalik Buterin menambahkan bahwa mereka yang kelelahan memantau harga kripto harus mempelajari lebih lanjut tentang beberapa teknologi yang mendasarinya, seperti zk-SNARK.

Zk-SNARK adalah singkatan dari “Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge.” Ini adalah bukti kriptografi yang memungkinkan satu pihak membuktikan bahwa ia memiliki informasi tertentu tanpa mengungkapkan apa informasinya.

Salah satu pendiri Ethereum juga menyarankan untuk menghadiri pertemuan crypto dan pengembang, mendengarkan panggilan pengembang inti, dan bahkan menghafal semua nomor EIP (Ethereum Improvement Protocol).

Outlook Harga Ethereum

Investor Menanti Pengaruh The Merge Ethereum. Foto: Getty Images.
Ilustrasi Ethereum. Foto: Getty Images.

Baca juga: Melihat Proyeksi Market Aset Kripto di Akhir Tahun 2022

Fokus pada teknologi datang saat harga aset kripto berada di kedalaman siklus musim dingin yang memanjang. Harga mereka yang sudah terpukul semakin terpukul oleh jatuhnya platform besar seperti FTX dan Terra/Luna tahun ini.

Ethereum telah naik 2,6% pada hari itu hingga mencapai US$ 1.290 pada saat penulisan, menurut CoinGecko. ETH mendekati level harga tertingginya selama hampir sebulan, tetapi ada banyak resistensi di US$ 1.300.

Aset tetap turun 73,5% dari level tertinggi sepanjang masa, tetapi itu tidak sedalam beberapa altcoin lainnya.

Continue Reading

Altcoin News

Kenal Kripto Neblio (NEBL), Project Bantu Perusahaan Bikin dApps

Published

on

Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.

Neblio (NEBL) menjadi salah satu aset kripto yang proyeknya mencuri perhatian di industri blockchain. Sejak didirikan pada tahun 2017, Neblio terus mengalami perkembangan.

Seperti diketahui, blockchain adalah teknologi baru yang sangat berharga untuk bisnis skala kecil dan besar. Nablio hadir menjadi tools dan solusi perangkat lunak yang memudahkan adopsi blockchain secara luas.

Penasaran dengan keunggulan dan keunikan proyek Neblio dan aset kripto NEBL? Simak selengkapnya artikel di bawah ini.

Neblio (NEBL)

Apa Itu Neblio (NEBL)?

Neblio adalah platform yang dirancang untuk mempercepat dan menyederhanakan penerapan, serta pengembangan aplikasi terdistribusi pada blockchain Neblio dan jaringan blockchain lainnya di masa mendatang.

Platform ini lahir pada awal 2017 karena kebutuhan akan alat intuitif dan solusi sederhana untuk mendorong adopsi teknologi blockchain di ruang bisnis perusahaan.

Neblio telah membuat rangkaian solusi open-source software dan protokol token (NTP1) yang menyederhanakan pengembangan dan penerapan aplikasi yang memanfaatkan teknologi blockchain di industri seperti Supply Chain, Records Management, Gaming, Asset Tracking, Identity Management dan banyak lagi.

Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.
Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.

Baca juga: Melihat Proyeksi Market Aset Kripto di Akhir Tahun 2022

Sesuai dengan whitepaper-nya, keterampilan pengembang yang tidak memadai dan kompleks diamati sebagai hambatan utama yang menghambat adopsi teknologi blockchain untuk mengembangkan aplikasi terdistribusi di dunia bisnis.

Untuk mengatasi kesulitan ini, platform Neblio membuat rangkaian RESTful API (Application Programming Interfaces) yang bertujuan untuk memungkinkan pengembang berkomunikasi secara intuitif dengan jaringan tanpa memahami detail kompleks teknologi blockchain.

RESTful API suite adalah kumpulan API dengan SDK (kit pengembangan perangkat lunak) yang membantu menyederhanakan bahasa pemrograman seperti JAVA. Selain itu, dokumen dan alat jaringan ini bertujuan untuk memungkinkan pengguna membangun token proyek mereka dengan cepat dan menetapkan metadata ke token individu untuk digunakan dalam aplikasi terdistribusi mereka.

Apa yang Membuat Neblio (NEBL) Unik?

NEBL adalah token utilitas dari platform Neblio yang diamankan oleh algoritma konsensus terdistribusi PoS (Proof-of-Stake) yang efisien. Jaringan memberi penghargaan kepada penggunanya karena mereka membuat blok blockchain baru dan memverifikasi setiap blok penuh dengan informasi dan transaksi yang menggerakkan jaringan. Aset mendorong pengguna untuk secara aktif mengoperasikan, mengatur, dan mengamankan jaringan melalui pertaruhan.

Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.
Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.

Baca juga: Kripto dan Fintech Sumbang Pajak Rp 339 M ke Penerimaan Negara RI

Untuk mendorong staking dan mengamankan jaringan, Neblio Network memberi penghargaan kepada pengguna atas waktu yang dihabiskan untuk staking. Jaringan diatur untuk menghasilkan koin baru dengan kecepatan yang bervariasi tergantung pada jumlah koin yang saat ini dipertaruhkan di jaringan pada waktu tertentu.

Platform memberi penghargaan kepada pengguna setiap kali wallet mereka berhasil mempertaruhkan blok berikutnya dalam rantai melalui hadiah taruhan agar tetap terdesentralisasi, sehat, dan aman. Setiap hadiah pasak didasarkan pada usia koin dan jumlah NEBL di grup koin yang dipertaruhkan di blok blockchain berikutnya.

Neblio (NEBL) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Neblio (NEBL).

Trading NEBL/BTC, NEBL/USDT & NEBL/BUSD dapat dilakukan mulai tanggal 2 Desember 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran NEBL di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Popular