Connect with us

Market News

Harus Tahu! Ini Dia Perbedaan Menabung dan Investasi

Published

on

Ilustrasi menabung kripto.

Berbicara menabung, tentunya kita semua sudah lekat dengan istilah ini sejak kecil. Seringkali menabung sudah diajarkan oleh orang tua maupun guru kita sedari dini. Dewasa kini, istilah investasi pun kerap diperbincangkan banyak orang. Namun, nyatanya masih banyak orang yang beranggapan jika kedua kegiatan tersebut adalah sama. Padahal jelas terdapat perbedaan menabung dan investasi.  

Hal menarik terjadi ketika awal pandemi COVID-19 berlangsung, di mana tren investasi di Indonesia kian populer karena melonjaknya harga aset kripto secara pesat. Lambat laun, akhirnya hal ini membuat banyak orang sadar akan cuan yang didapat dari investasi ini cukup membantu kita semua di keadaan yang penuh ketidakpastian.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya mengenai perbedaan kedua kegiatan tersebut!

Pengertian dari Menabung dan Investasi

Istilah menabung sendiri dapat didefinisikan sebagai kegiatan menyimpan uang yang disisihkan dari penghasilan harian atau bulanan sebagai persiapan kebutuhan jangka pendek maupun kondisi darurat,sedangkan investasi adalah menengmbangkan uang yang dimiliki untuk kebutuhan jangka panjang dan juga bertujuan agar mendapatkan keuntungan lebih. 

Perbedaan Menabung dan Investasi

Berikut penjelasan agar Anda mudah dalam membedakan antara menabung dengan investasi:

  • Berdasarkan Fungsi 

Seperti yang sudah disinggung di atas, kegiatan menabung dilakukan dengan jangka waktu yang pendek karena memang tujuannya untuk mengalokasikan dana cadangan. Sehingga jika suatu hari Anda mempunyai kebutuhan yang mendesak, Anda bisa menggunakan dana ini. 

Sedangkan investasi umumnya dilakukan untuk jangka yang lebih panjang, karena memang fungsinya sendiri yaitu untuk meraih keuntungan di masa depan. Biasanya hasil dari investasi ini bisa digunakan sebagai dana pensiun Anda, atau bahkan untuk anak Anda kelak. Umumnya, keuntungan yang bisa didapat dari hasil bunga uang yang Anda investasikan baru bertumbuh setelah lebih dari 1 tahun. 

  • Berdasarkan Bentuk 

Nah, jika dilihat dari bentuk, jelas keduanya mempunyai bentuk yang sangat berbeda. Dalam kegiatan menabung umumnya menggunakan uang, yang mana uang tersebut disimpan di bank atau koperasi dalam bentuk uang tabungan maupun deposito. 

Sedangkan dalam berinvestasi, ada banyak pilihan instrumen yang tersedia. Investasi pun mempunyai dua jenis, yakni investasi dalam bentuk aset riil (nyata) dan investasi aset finansial. Adapun contoh bentuk aset riil adalah produk properti ataupun emas secara fisik, sedangkan investasi aset finansial misalnya saham, obligasi, reksa dana dan terbaru yang kini kian digandrungi adalah aset kripto.

  • Berdasarkan Risiko 

Apabila dilihat dari risiko keduanya, menabung memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan berinvestasi. Menabung yang paling aman tentunya harus dilakukan di bank, karena bank sendiri sudah memiliki keamanan yang sudah teruji.

Sedangkan investasi, risiko yang didapatkan lebih tinggi karena uang yang Anda gunakan bisa hilang sewaktu-waktu, misalnya karena kerugian atau tidak amannya platform yang Anda pilih. Untuk itu, penting sekali untuk melakukan investasi di tempat yang terpercaya. Namun, risiko yang lebih tinggi tersebut tentunya tidak lepas dari potensi imbalan atau cuan yang lebih besar pula ketika berinvestasi. 

Nah, untuk urusan menabung dan investasi, pastikan bank maupun platform tersebut terdaftar dan memiliki izin dari lembaga yang berwenang seperti OJK, Bank Indonesia, BAPPEBTI atau Kementerian Koperasi dan UKM, ya!

  • Berdasarkan Akses Simpanan

Terakhir, menabung dan investasi memiliki perbedaan di akses penyimpanan. Saat Anda menabung, Anda bisa mengakses maupun mengambil uang Anda di manapun dan kapanpun sesuai kebutuhan Anda. Yaps, dana tabungan dapat diambil sesuka Anda dan semudah itu, yakni hanya dengan berkunjung ke ATM maupun bank secara langsung.

Sedangkan berinvestasi memiliki akses penyimpanan yang berbeda. Ketika Anda sudah memutuskan menginvestasikan uang, Anda tidak bisa mengambil uang tersebut secara mendadak, karena seperti yang sudah disebutkan di atas, investasi ada jangka periode waktu tertentu. Jangka periode tersebut membatasi akses Anda dalam pengambilan uang karena memang ditujukan untuk penyimpanan jangka panjang. 

Sekarang Anda sudah tahu, kan, perbedaan menabung dan investasi? Nah, bagi Anda yang ingin menabung crypto atau berinvestasi aset kripto, segera kunjungi www.tokocrypto.com sekarang dan dapatkan pengalaman investasi yang mudah dan aman! 

Salam to the Moon!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Market

NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish AVAX dan Litecoin Pekan Ini

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish AVAX dan Litecoin Pekan Ini.

Video NGOBRAS Season 2 kali ini bakal bahas soal Avalanch (AVAX) dan Litecoin (LTC) yang berpotensi bullish pada pekan ini. Apa saja indikatornya?

Kondisi market kripto pekan ini cenderung mengalami kenaikan sejak awal pekan atau hari Senin (5/11). Ada beberapa aset kripto yang berpeluang untuk reli atau mengalami kenaikan, salah duanya AVAX dan Litecoin.

Untuk membahas selengkapnya mengenai aset kripto potensi bullish pekan ini bisa simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 8. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar juga akan membahas berbagai berita ter-update seputar dunia kripto dan blockchain.

Baca juga: Bos BI: Belanja hingga Beli Rumah di Metaverse Bisa Pakai Rupiah Digital

Namun, sekali lagi ini konten watchlist dalam video ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video NGOBRAS Season 2.

Langsung saja yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

Melihat Proyeksi Market Aset Kripto di Akhir Tahun 2022

Published

on

Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.

Sepanjang November lalu, market kripto mengalami volatilitas tinggi yang cenderung turun tajam. Lalu, bagaimana dengan proyeksi market kripto bulan Desember?

Belum reda masalah dari Terra Luna dan Three Arrow Capital, pasar kripto di bulan ini harus menghadapi masalah yang lebih besar.  Bursa kripto FTX yang sempat memiliki valuasi senilai US$ 32 miliar harus bangkrut karena krisis likuidasi.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan akhir tahun ini mungkin bisa menjadi awal dari masa pemulihan, namun harus disikapi dengan kehati-hatian. Kehancuran FTX ini pun menyebabkan pasar kripto harus menderita dan menyebabkan investor khawatir dan panik.

“Bulan Desember ini mungkin akan menjadi masa pemulihan dari keterpurukan market yang hancur pada November lalu berkaitan dengan runtuhnya FTX. Selain itu, kita mesti optimis dengan proyeksi kebijakan The Fed yang bakal melunak untuk tidak terlalu agresif menaikkan suku bunga acuan di bulan ini,” kata Afid.

Kebijakan The Fed

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.

Baca juga: Brasil Rilis Aturan Legalkan Kripto Sebagai Metode Pembayaran

Diketahui, Ketua The Fed, Jerome Powell, telah mengisyaratkan potensi penurunan kenaikan suku bunga di bulan Desember. Pertemuan FOMC sendiri akan dilaksanakan pada 13-14 Desember. Melunaknya sikap The Fed bisa menggenjot market kripto dan memberikan harapan kepada investor.

“Bila suku bunga jangka pendek akan meningkat sebesar 50 basis poin ke kisaran target 4,25 hingga 4,50%. Bisa membuat nilai Bitcoin sedikit meningkat dan kemungkinan akan bertahan hingga akhir Desember. Perlu dicatat bahwa pertemuan FOMC sering memicu volatilitas di pasar krpto,” jelas Afid.

Dengan volatilitas yang merendah dari imbas FTX serta potensi pelambatan dalam kenaikan suku bunga The Fed, Bitcoin dan Ethereum kemungkinan akan mengalami bullish di bulan Desember.

Reli Sinterklas

Ilustrasi investasi aset kripto
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: Telegram Berencana Bikin Exchange dan Wallet Kripto Terdesentralisasi

Afid juga berharap akan ada fenomena “Reli Sinterklas.” Reli Sinterklas adalah fenomena di mana pasar saham reli pada hari-hari menjelang Natal. Oleh karena itu, investor percaya bahwa Desember adalah bulan keberuntungan bagi saham yang juga dapat membantu Bitcoin dan pasar kripto untuk menguat.

“Investor percaya bahwa reli Sinterklas di pasar saham akan mengalir ke pasar kripto membuat harga Bitcoin melonjak pada bulan Desember,” jelas Afid.

Di sisi lain, efek reli Sinterklas diklaim sudah tidak relevan lagi. Pada tahun 2021, Bitcoin mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 69.044 pada bulan November, tetapi harganya turun pada bulan Desember.

Rawan Taking Profit

Pasar kripto bernasib baik hingga November 2021, tetapi turun pada bulan Desember tanpa efek reli Sinterklas. Hal ini yang membuat analis sulit melihat proyeksi market kripto pada akhir tahun 2022 ini.

Market kripto juga rawan dari aksi taking profit yang masif dilakukan oleh investor di bulan Desember ini. Biasanya, investor akan lebih membutuhkan uang tunai, daripada berinvestasi di musim liburan akhir tahun.

“Harga kripto di bulan Desember bisa jadi sideways, karena investor sedang dalam mood untuk musim liburan dan biasanya taking profit, sehingga beristirahat pada aktivitas pasar,” pungkas Afid.

Continue Reading

Market

NGOBRAS Spesial: Prediksi Market Kripto dan NFT di Akhir Tahun 2022

Published

on

NGOBRAS Spesial: Bahas Prediksi Market Kripto dan NFT di Akhir Tahun 2022.

Tidak terasa tahun 2022 telah memasuki babak akhir. Di Desember ini, diharapkan menjadi bulan yang baik untuk market kripto dan NFT pulih dan menguntungkan bagi investor.

Untuk membahas lengkap mengenai prediksi market kripto di akhir tahun 2022 ini, NGOBRAS hadir dengan video edisi spesial. Kali ini, bukan hanya Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar saja yang membahas soal market, tetapi kedatangan bintang tamu Dennis Adhiswara.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish Dogecoin dan MobileCoin

Mereka bertiga akan kupas tuntas prediksi market kripto dan token-token apa saja yang menjadi watchlist pekan ini dan diskusi soal masa depan NFT. Tapi, sekali lagi ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video NGOBRAS edisi spesial ini.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Popular