Connect with us

Altcoin News

Milyuner Ini Prediksi ADA Tembus $4 Tahun Ini

Published

on

Milyuner Ini Prediksi ADA Tembus $4 Tahun Ini

Cardano (ADA) terpantau memiliki kinerja yang patut diperhitungan. ADA mencatat lonjakan 1,027% dan berhasil diperdagangkan dengan normal di level $2,15. Dengan pencapaian tersebut, milyuner optimis ADA akan tembus $4 pada akhir tahun ini.

Meskipun Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah 2 cryptocurrency terbesar dan terkenal saat ini. Tetapi ADA perlahan-lahan menyusul sampai tiga besar setelah kenaikan spektakuler tahun ini.

Narasi Bullish Akan Dimulai

Milyuner yang disebutkan tadi adalah CEO dari salah satu perusahaan konsultan keuangan terbesar di dunia, Nigel Green dari deVere Group.

Ia berbicara dengan Business Insider dan mengungkapkan pandangan optimisnya untuk Alt yang sedang tren ini.

“Cardano akan menetapkan harga tertinggi baru berkat reli crypto yang lebih luas. Terutama karena peningkatan teknologi baru-baru ini. Hal ini bisa membuka jalan Cardano untuk mencapai harga tertinggi baru bahkan sampai $4 pada akhir tahun 2021.” Ungkap Green dalam sebuah wawancara.

Baca JugaPlatform DeFi dan DEX Layer 2 Alami Lonjakan Luar Biasa

Green menambahkan jika Cardano telah berada pada lintasan yang jelas dan tidak ada alasan untuk berpikir bahwa ini akan berhenti dalam waktu dekat.

Menurut Green, jika orang-orang mengatakan ADA adalah token yang datang ‘entah dari mana’ kemudian berhasil ‘sukses dalam semalam’, sebenarnya bukan itu poinnya.

Karena ADA sendiri dibuat oleh salah satu pendiri Ethereum, Charles Hoskinson yang kemudian diluncurkan pada tahun 2017 silam.

Tidak hanya Hoskinson, para ahli juga ikut membantu penelitian ADA secara serius. Dan token ADA baru bisa menarik perhatian publik setelah lebih dari 18 bulan terombang ambing, dan itu bukan lah waktu yang singkat.

Sementara itu, bulan lalu Green juga memprediksi Cardano akan mencapai $3. Prediksi itu pun terbukti akurat.

Altcoin berhasil memuncak di angka $3,10 pada 2 September. Namun, harganya memang sedikit runtuh pada saat hari penulisan.

Terlepas dari itu, Green tetap yakin bahwa Cardano akan bangkit kembali bersama dengan cryptocurrency teratas lainnya sambil mendapatkan keuntungan dari  green cred.

Baca JugaNFT Proyek Cardano Diprediksi Memiliki Masa Depan Terbaik!

Pendapat Green Tentang Penggemar Cardano Jangka Panjang

Menurut Green, ADA sebenarnya sudah lama alami bullish jika dibandingkan dengan token cryptocurrency lainnya.

Fakta menarik untuk dicatat, Cardano telah ditambahkan ke deVere Crypto sesuai dengan blog resminya.

Dengan itu, Cardano berhasil bergabung dengan mata uang digital utama lainnya termasuk Bitcoin, Ethereum, Dash, Bitcoin Cash, XRP, dan Dogecoin.

Kesimpulannya, tidak ada yang perlu di khawatirkan.

Altcoin News

Diterpa Isu KDRT Rizky Billar, Koin Kripto Leslar Anjlok Tenggelam

Published

on

Koin Kripto Leslar Anjlok Tenggelam.

Hubungan artis Rizky Billar dan Lesty Kejora yang diterpa isu KDRT, tampaknya cukup berpengaruh pada nilai kripto Leslar, LESLARVERSE (LLVERSE). Kedua pasangan suami-istri tersebut sebelumnya meluncurkan proyek kripto LLVERSE yang memiliki sejumlah utilitas.

Melansir data CoinMarketCap, harga token kripto milik pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora mengalami penurunan cukup drastis. Pada Jumat (30/9) pukul 12.00 WIB harga LLVERSE berada di level US$ 0,000001006 atau sekitar Rp 0,015 atau alami penurunan 12,64%.

Momen harga LLVERSE mengalami anjlok terjadi pada Kamis (29/9) malam pukul 19.07 WIB, dari level US$ 0.000001141 langsung terjun ke US$ 0.0000009086. Kemudian, berhasil merangkak naik, namun belum bisa kembali ke harga sebelum penurunan tajam.

Volume perdagangan token LESLARVERSE selama 24 jam terakhir hanya US$ 3.703 dan total market cap belum diketahui. Peringkat CoinMarketCap saat ini untuk LLVERSE adalah #5389, dengan maksimal pasokan 1.000.000.000.000 koin LLVERSE.

LESLARVERSE metaverse. Foto: LESLARVERSE.
LESLARVERSE metaverse. Foto: LESLARVERSE.

Baca juga: Ketakutan akan PHK, Meta Induk Facebook Setop Rekrut Karyawan

Apa Itu LESLARVERSE?

LESLARVERSE ditujukan untuk membangun ekosistem metaverse terbesar di Indonesia. Misi ekosistem tersebut adalah menjadi pintu gerbang bagi orang-orang untuk belajar, terhubung, dan menjelajahi dunia web3 yang imersif dengan menyediakan pendidikan (Watch-to-Earn) dan game (Play-to-Earn) dengan imbalan yang menjanjikan.

LESLARVERSE adalah jembatan yang menghubungkan berbagai platform kripto seperti Exchanger (contoh: Binance, PancakeSwap, Biswap), platform pasar NFT (contoh: OpenSea) dan lain-lain. Pengguna dapat mengakses beberapa platform kripto hanya dengan satu platform, LESLARVERSE.

Di LESLARVERSE juga akan ada fasilitas edukasi dan platform berita yang memudahkan pemula untuk belajar kripto dan blockchain dari bawah ke atas. LESLARVERSE memiliki visi untuk menjadi platform yang memperluas adopsi kripto mulai dari pasar lokal dan kemudian ke pasar global.

LESLARVERSE metaverse. Foto: LESLARVERSE.
LESLARVERSE metaverse. Foto: LESLARVERSE.

Baca juga: Kenalan Kang Jong Hyun, CEO Bithumb Kripto Dekat Park Min Young

Dibangun oleh Rizky Billar-Lesti Kejora

Pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora mulai jajaki bisnis investasi digital berupa koin kripto sejak awal tahun 2022 ini. Keduanya menggunakan nama $Leslar untuk bisnis terbaru mereka itu dan sudah mulai menggelar pre-sale.

Lesti dan Billar mengabarkan bahwa dalam pre-sale yang sudah dibuka, koin crypto mereka sudah ludes terjual habis dalam 30 detik. Di acara Private Sale, Leslar Metaverse sudah menyiapkan 555 BNB dan semuanya ludes terjual habis dengan cepat sehingga banyak orang yang tidak kebagian kuota saat Private Sale berlangsung.

Sebagai informasi, Rizky Billar dan Lesti Kejora tengah diterpa isu miring. Di mana Lesti melaporkan suaminya ke kepolisian atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Continue Reading

Altcoin News

Penyebab Harga Kripto Terra Luna Classic Melonjak 40%

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

Terra Luna Classic (LUNC), token kripto asli dari jaringan blockchain, Terra yang sempat runtuh, tampaknya sedang menjadi primadona dalam beberapa hari terakhir ini. Apa penyebab harga LUNC kian terbang?

Dalam pantauan CoinMarketCap pada Selasa (27/9) pagi, primadona market kripto jatuh ke duo token jaringan Terra, Terra Classic (LUNC) dan Terra (LUNA), yang masing-masing sukses meroket 48,73% dan 23,88% dalam 24 jam terakhir. LUNC kini diperdagangkan di kisaran harga US$ 0,000297, sedangkan LUNA di level US$ 2,68.

Dengan pertumbuhan lebih dari 40% membuat pengembalian ajaib LUNC. Kini terpantau LUNC masuk dalam 35 besar aset kripto teratas, berdasarkan kapitalisasi pasar atau market cap.

Faktor Binance

Nilai kedua token LUNC dan LUNA meningkat disebabkan oleh Binance, exchange kripto terbesar di dunia saat ini. Kedua token tersebut melesat setelah Binance mengungkap skema baru burn koin LUNC untuk menguras jumlah pasokannya di platform tersebut.

Ilustrasi Binance
Ilustrasi Binance. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Trade Expo Indonesia 2022, Ajang Kumpul Penggiat Blockchain dan Kripto

Hal tersebut secara efektif mengurangi token dari suplai yang beredar, yang biasanya bullish untuk aksi harga. Keputusan itu merupakan permintaan komunitas Terra yang ingin memulihkan reputasi LUNC setelah nilai stablecoin UST dan LUNC longsor pada Mei lalu.

“Binance akan menerapkan mekanisme burn untuk membakar semua biaya perdagangan di spot LUNC dan pasangan perdagangan margin dengan mengirimkannya ke alamat burn LUNC,” kata Binance dalam pengumuman resminya.

Skema Burn LUNC

Dilaporkan Decrypt, awalnya Binance berencana untuk menerapkan tombol opt-in untuk pemegang LUNC yang ingin secara sukarela membantu membakar persediaan token di bursa. Pengguna akan secara sukarela membayar biaya burn tambahan 1,2% pada setiap perdagangan, yang hanya akan dimulai jika cukup banyak pengguna yang setuju untuk mengambil bagian dalam proses tersebut. Terra Classic meluncurkan mekanisme on-chain serupa minggu lalu.

Namun, seperti yang dijelaskan oleh CEO Binance, Changepeng Zhao (CZ) pada hari Senin (26/9), pendekatan tersebut tidak akan berhasil dalam kenyataan. “Pengguna kami tidak akan memilihnya,” jelas dalam tweet-nya.

Baca juga: Lihat Lebih Dekat NFT Noah yang Jadi Tiket Konser Satu Dekade

Komunitas Terra juga tidak senang dengan rencana awalnya. Beberapa anggota komunitas Terra menyerukan untuk memboikot Binance setelah mengeklaim CZ telah “mengingkari kata-katanya” untuk menerapkan burn sepihak.

Sebaliknya, paket baru membuat semua perdagangan LUNC/BUSD dan LUNC/USDT berkontribusi pada pembakaran pasokan — tanpa membebankan biaya tambahan kepada pengguna.

Namun, kenaikannya baru-baru ini kemungkinan tidak akan banyak berarti bagi bull Terra yang membeli lebih dari US$ 100 pada bulan April. Saat ini, LUNC masih hanya diperdagangkan di bawah harga US$ 0,0003.

Continue Reading

Altcoin News

Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Shiba Inu.

Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Tren Pasar Shiba Inu

Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.

Continue Reading

Popular