Connect with us

Blockchain

Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

Published

on

Ilustrasi perlindungan data pengguna.

Sejak adanya COVID-19, hampir semua kegiatan dialihkan ke ranah online atau daring, dan kini masyarakat mulai terbiasa dengan hal tersebut. Seiring dengan ramainya kegiatan online, ternyata meningkatkan aksi kejahatan siber, seperti aksi peretasan atau penipuan.

Untuk menangkal aksi kejahatan siber yang dapat merugikan pengguna, Tokocrypto punya strategi jitu untuk menghalangnya. Hal ini membuat platform ini punya tanggung jawab untuk menjaga keamanannya dengan ketat. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan bantuan teknologi keamanan berlapis, Two-Factor Authentication atau 2FA.

Pentingnya Pakai 2FA untuk Keamanan Bertransaksi

Penggunaan 2FA dalam bertransaksi merupakan sebuah hal penting yang harus Anda lakukan. Verfikasi ini akan dilakukan dengan menggunakan pesan singkat (SMS) atau menggunakan Google Authenticator.

Anjuran ini diberikan semata-mata untuk memberikan keamanan tambahan dalam menjaga kerahasiaan data pribadi dan menghindari adanya pihak ketiga yang berniat buruk pada aset dan akun kripto Anda.

Penggunaan 2FA untuk Melindungi Akun dan Aset Kripto.

Ilustrasi penggunaan 2FA untuk Melindungi Akun dan Aset Kripto.

Cara kerja dari fitur 2FA ini, yaitu fitur akan melakukan verifikasi identitas dengan mengirim pesan yang berisi kode OTP (One-time password) atau melakukan generate langsung dari Google Authenticator. Namun, jika ingin lebih aman Anda bisa melakukan verifikasi dengan kedua cara tersebut.

Berdasarkan beberapa informasi yang beredar, verfikasi melalui SMS ini masih kurang efektif untuk menghindari peretasan akun. Karena, para peretas atau hacker bisa saja menebak digit angka yang ada dalam SMS tersebut atau meretas SIM card Anda.

Berbeda halnya dengan verifikasi menggunakan Google Authenticator akan dianggap lebih aman dari ancaman peretasan. Hal ini dikarenakan Google Authenticator memiliki sistem yang disebut enkripsi, dimana kode yang telah di-generate aplikasi tidak akan bergantung pada jaringan pihak ketiga.

Baca Juga Tokocrypto Kampanyekan Edukasi Keamanan, Guna Jaga Data Pengguna

Tips Aman Bertransaksi di Tokocrypto

Berbicara tentang keamanan, rasanya tidak lengkap, jika belum memberikan tips. Karena, tips ini akan sangat berguna bagi para user Tokocrypto untuk menjaga akun dan aset kriptonya dari para hacker. Untuk itu, berikut beberapa tips agar Anda tetap aman bertransaksi di Tokocrypto.

1. Buat Kata Sandi atau Password yang Rumit

Ketika Anda membuat sebuah akun, tentunya akan diminta membuat username dan password. Sebaiknya Anda membuat password yang rumit agar tidak mudah ditebak.

Kata sandi yang rumit ini bisa merupakan gabungan dari huruf dan angka. Anda juga bisa menggunakan kombinasi antara huruf kapital dan huruf kecil agar kata sandi lebih kuat. Gunakan juga beberapa digit angka dan simbol di belakangnya.

Tips aman bertransaksi di Tokocrypto.

Ilustrasi tips aman bertransaksi di Tokocrypto.

2. Jangan Asal Klik Link atau Tautan

Jika ada orang asing yang tiba-tiba mengirimkan sebuah link yang tidak jelas, sebaiknya Anda jangan asal klik atau buka. Apalagi jika di dalamnya ada embel-embel terkait transaksi kripto dan meminta Anda menuliskan password akun kripto Anda. Sudah jelas sekali bahwa link tersebut merupakan Phishing, salah satu modus penipuan yang populer dan mudah mengelabui korbannya.

Link Phishing ini kerap kali digunakan para hacker untuk meretas berbagai akun dengan memancing pengguna untuk membuka link tersebut dan memasukan kata sandi dari akun yang akan diretas. Jadi, sebaiknya hindari link seperti ini.

3. Jangan Berikan Data Pribadi 

Data pribadi tentunya tidak boleh diberikan sembarangan, apalagi pada orang yang tidak dikenal karena dapat digunakan hacker untuk meretas akun kripto Anda. Jika hal ini terjadi, aset kripto Anda bisa dicuri habis-habisan oleh mereka.

Baca Juga Seperti Facebook dan Instagram, YouTube Disebut Akan Menerapkan NFT Ikut Twitter

4. Gunakan Fitur Google Authenticator

Penggunaan fitur Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga. Akan lebih baik lagi, jika menggunakan 2FA ganda SMS dan Google Authenticator untuk keamanan transaksi kripto Anda.

Akun dan aset kripto merupakan barang berharga yang harus dijaga. Meskipun wujudnya tidak terlihat, namun nilainya dapat dipertaruhkan karena bisa memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Untuk itu pastikan Anda menggunakan fitur 2FA untuk bertransaksi.

Metaverse

Riset: 88% Pekerja di Indonesia Siap Rapat di Metaverse

Published

on

Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse.

Riset terbaru mengatakan sudah banyak pekerja atau karyawan di Indonesia yang siap untuk melakukan rapat di metaverse. Literasi mengenai konsep metaverse atau dunia virtual semakin membuahkan hasil.

Penelitian global yang dilakukan oleh Ciena, mendapati kesiapan para pekerja profesional untuk berkolaborasi di dunia virtual. Menariknya, riset itu mengungkap sebanyak 98% responden di Indonesia mengakui nilai tau value dari rapat virtual.

Bahkan, 88% responden telah menyatakan siap berpartisipasi dalam rapat kerja di metaverse dibandingkan tool konferensi video yang sudah ada. Kesediaan untuk memanfaatkan lingkungan kerja virtual baru ini, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 78%.

Ilustrasi metaverse
Ilustrasi metaverse.

Baca juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Efisien Rapat di Metaverse

Penelitian yang melakukan survei terhadap 15.000 profesional bisnis di 15 negara ini menemukan bahwa 66% pekerja Indonesia mengakui betapa efisiennya rapat virtual.

Salah satu keunggulannya adalah minimnya distraksi atau celah untuk ngobrol, dibandingkan dengan rapat tatap muka. Sementara lebih dari setengah (55%) responden setuju bahwa rapat virtual bisa menciptakan lingkungan yang memudahkan kolaborasi.

Hambatan

Terlepas dari tumbuhnya keinginan untuk memanfaatkan platform kerja virtual, masih ada penghalang untuk mengadopsi platform ini secara luas. Sebanyak 59% responden Indonesia yakin bahwa performa jaringan internet yang tidak bisa diandalkan adalah alasan utama perusahaan enggan menggunakan platform kerja virtual.

bekerja lewat metaverse
Ilustrasi bekerja lewat metaverse.

Baca juga: Grup K-pop Aespa Luncurkan Koleksi NFT Bersama Blake Kathryn

Faktor hambatan lain adalah kekhawatiran tak mempunyai hardware yang tepat (52%), atau teknologi yang belum tersedia (43%).

“Agar antusiasme ini menjadi kenyataan, kita membutuhkan infrastruktur yang tepat untuk menciptakan tempat kerja masa depan. Jaringan kita harus cepat, bisa beradaptasi dan memiliki latensi yang rendah, serta memiliki bandwidth yang memadai untuk mendukung lingkungan kerja virtual-reality baru kita,” kata Dion Leung, Regional Managing Director, Ciena ASEAN.

Continue Reading

Metaverse

Platform Metaverse Terbesar di Asia, Zepeto Tingkatkan Ekspansi Global

Published

on

Zepeto semakin fokus kembangkan dunia metaverse. Foto: Zepeto.

Platform metaverse terbesar di Asia, Zepeto, meningkatkan ekspansi globalnya untuk bersaing dengan perusahaan besar lainnya untuk kembangkan dunia virtual. Seperti diketahui, banyak perusahaan teknologi yang bertaruh miliaran dolar AS untuk menciptakan dunia metaverse.

Zepeto yang dimiliki oleh grup teknologi Korea, Naver, telah menarik 340 juta pengguna sejak diluncurkan pada 2018. Saat ini dikutip dari laporan Financial Times, pengguna Zepeto didominasi oleh segmen perempuan muda.

Hal tersebut memang bukan kejutan, karena Zepeto fokus pada K-pop dan fashion. Zepeto sendiri telah bernilai lebih dari US$ 1 miliar, dan menarik investasi dari perusahaan hiburan Korea JYP Entertainment, YG Entertainment dan Hybe, serta dari Vision Fund II SoftBank.

“Perjalanan kami masih panjang untuk menjadi pemain yang lebih dominan secara global, tetapi kami sangat berada di jalur yang benar,” kata Head of Business at Naver Z, Ricky Kang.

Ilustrasi avatar Zepeto. Foto: Zepeto.
Ilustrasi avatar Zepeto. Foto: Zepeto.

Baca juga: Penyebab Harga Kripto Terra Luna Classic Melonjak 40%

Ekspansi Metaverse

Zepeto menambahkan ekspansi ke negara di kawasan Amerika Latin, seperti Brasil. Perusahaan juga mengumumkan sedang mengerjakan platform versi bahasa Turki dan Arab sebagai bagian dari dorongan ke Timur Tengah.

Itu datang ketika grup dari induk Facebook Meta hingga Microsoft bertaruh miliaran bahwa metaverse 3D yang digadang-gadang akan menjadi platform teknologi besar berikutnya.

Zepeto dengan cepat menjadi situs terbesar di Asia. Ini memiliki sekitar 15-20 juta pengguna aktif bulanan, terutama di Korea Selatan, Jepang dan China. Dari jumlah tersebut, 70 persen adalah perempuan dan sebagian besar berusia antara 13 dan 21 tahun.

Zepeto pun sudah melakukan kerja sama strategis dengan The Sandbox, dunia virtual game terdesentralisasi terkemuka dan anak perusahaan Animoca Brands. Kedua mitra masing-masing akan menawarkan ruang 3D paralel di lingkungan dunia virtual masing-masing, di mana pengguna dapat bersosialisasi, mengobrol, berinteraksi, dan bersenang-senang, sambil dapat mengakses serangkaian NFT untuk digunakan di The Sandbox yang menampilkan item game Zepeto.

Zepeto jalin kemitraan strategis dengan The Sandbox. Foto: Zepeto.
Zepeto jalin kemitraan strategis dengan The Sandbox. Foto: Zepeto.

Baca juga: Lihat Lebih Dekat NFT Noah yang Jadi Tiket Konser Satu Dekade

Hambatan

Kang mengakui kesulitan dalam melakukan ekspansi dan mengembangkan metaverse, khususnya dalam mengawasan kebijakan komunitas. Ia mengatakan bahwa Naver Z memiliki program kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi perilaku yang tidak pantas dan call center yang dapat dihubungi pengguna untuk meminta bantuan.

Wi Jong-hyun, seorang profesor bisnis di Universitas Chung-Ang di Seoul, mengatakan perusahaan perlu “untuk membuat langkah-langkah yang lebih keras dan lebih pragmatis.”

“Banyak dari remaja ini benar-benar mengidentifikasi dengan avatar, sehingga mereka terkejut dengan pengalaman online yang tidak menyenangkan ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Blockchain

Ini Wujud Pernikahan Metaverse Pertama di The Sandbox

Published

on

The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

The Sandbox akhirnya membawa realitas virtual ke level berikutnya dengan memanfaatkan metaverse tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk pernikahan. Untuk menggelar momen suci ini, Sandbox bekerja sama dengan 1-Group dan Smobler Studios.

The Sandbox mengadakan pernikahan pertamanya di metaverse-nya secara hybrid, digital dan kehidupan nyata. Ini merupakan lompatan baru dari perkembangan metaverse dan mendobrak tradisi pernikahan di Asia.

 The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.
The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

Baca juga: The Sandbox Rilis Alpha Season 3 Harapkan Pengguna Bahagia di Metaverse

Pengantin yang menikah di metaverse Sandbox adalah pasangan asal Singapura, Joanne Tham dan Clarence Chan, yang merupakan CEO Bandwagon. Mereka merayakan pernikahan pada hari Sabtu (17/9) dalam tema “disko glam 70-an”, yang berlangsung di replika digital The Alkaff Mansion yang terkenal di Singapura.

Desain Pernikahan Metaverse

Untuk momen spesial ini, arsitektur metaverse dan agensi desain Web3, Smobler Studios, membuat aset melalui The Sandbox yang menciptakan The Alkaff Mansion dan arsitekturnya yang khas.

Sementara, pasangan itu secara fisik hadir di tempat hotel dunia nyata bersama dengan beberapa tamu, avatar digital mereka juga hadir dalam metaverse The Sandbox dan dapat dilihat oleh tamu yang bergabung dari jarak jauh. Acara ini diresmikan oleh salah satu pendiri dan kepala operasi The Sandbox Sebastien Borget dalam bentuk avatar digital.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Setelah ciuman virtual pertama mereka sebagai suami dan istri, pasangan itu keluar dari Metaverse untuk melanjutkan perayaan mereka secara offline.

Pernikahan digital sangat dapat disesuaikan sehingga dapat dibentuk sejauh imajinasi seseorang membawanya. Pasangan dapat mewujudkan impian fantastis mereka di dunia metaverse, semua tanpa biaya yang lebih besar dan batasan pernikahan fisik di dunia pasca pandemi.

Continue Reading

Popular