Connect with us

Altcoin News

Tokocrypto Market Signal 6 April 2022: Pasar Kripto Belum Stabil

Published

on

Ilustrasi Tokocrypto Market Signal 6 April 2022.

Kondisi market aset kripto masih belum stabil di awal bulan April 2022. Dari pantauan situs Coinmarketcap hari Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir.

Nilai Bitcoin (BTC) masih nyaman berada di harga $ 45.195 saat artikel ini ditulis dan merupakan penurunan 2,62% dalam sehari terakhir. Altcoin lainnya juga bernasib tidak jauh berbeda. Nilai Ethereum (ETH) anjlok 4,74% ke $ 3.344,06 per keping di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat walaupun market kripto belum stabil, peluang altcoin yang berada di 10 besar big cap tetap berpeluang bullish pekan ini. Ia mencontohkan Solana (SOL) dan Cardano (ADA) akan berpeluang naik masing-masing sekitar 20% dan 10%.

Overall market masih mendominasi ke altcoin. Sementara, Bitcoin sedang mengalami sideaways, kondisi ketika harga suatu aset yang diperdagangkan di pasar bergerak relatif datar, karena kurangnya sentimen positif akhir-akhir ini,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: Riset: Indonesia Jadi Negara Pengadopsi Aset Kripto Tertinggi di Dunia

Lebih lanjut Afid menjelaskan secara umum, pergerakan aset kripto masih dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang kembali ragu-ragu menanamkan dananya ke pasar berisiko, termasuk kripto.

Hal tersebut terjadi setelah The Fed kembali menyebarkan komentar mengenai kebijakan moneternya yang ketat ke publik. Pengetatan moneter The Fed akan menuntun investor untuk mencari aset yang lebih aman dan berbondong-bondong meninggalkan aset spekulatif.

Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Solana (SOL)

Ilustrasi analisis teknikal Solana (SOL).

Solana membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan nilai SOL kemunginan besar akan melonjak, pasca kabar integrasi NFT marketplace, OpenSea dengan Solana pada tanggal 12 April mendatang.

“OpenSea akan mengintegrasikan Solana pada bulan April ini untuk memperluas ekosistem NFT di platformnya. Langkah ini telah lama ditunggu-tunggu oleh industri sehingga menimbulkan sentimen positif di market. Dari analisis teknikal, SOL berpeluang meningkat harganya sekitar 20% hingga $ 153,” kata Afid.

Solana adalah proyek open source yang menggunakan teknologi blockchain permissionless, untuk menyediakan sebuah solusi decentralized finance (DeFi). Protokol Solana dirancang untuk memfasilitasi pembuatan decentralized app (DApp).

Peringkat SOL di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar $ 41.606.279.924. Jumlah koin yang beredar  325.728.501 koin SOL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. PancakeSwap (CAKE)

Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).

CAKE masuk dalam daftar aset kripto bullish pekan ini dengan alasan adanya peningkatan smart contract MasterChef. Afid mengatakan MasterChef V2 yang baru  menjanjikan lebih banyak hadiah kepada para pemegang CAKE.

“PancakeSwap sedang bersiap untuk rilis MasterChef V2, smart contract yang mengontrol farming dan staking di aplikasi terdesentralisasi. Upgrade ini akan membawa berbagai peningkatan fitur. Analisis teknikal melihat pergerakan CAKE bisa melonjak hingga 23% dengan harga mencapai $ 11,” tutur Afid.

PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Sementara, CAKE merupakan token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. 

Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #51, dengan kapitalisasi pasar $ 2.694.502.970. Jumlah koin yang beredar  281.051.699 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. NEAR Protocol (NEAR)

Ilustrasi analisis teknikal NEAR Protocol (NEAR).

NEAR Protocol (NEAR) adalah blockchain layer-one yang dirancang sebagai platform komputasi awan yang dijalankan komunitas dan menghilangkan beberapa batasan, seperti kecepatan transaksi rendah, throughput rendah, dan interoperabilitas yang buruk. 

NEAR juga memiliki token utilitas asli sendiri dinamai “NEAR”. Pemegang token NEAR dapat berpartisipasi dalam tata kelola on-chain dari platform NEAR, atau mereka dapat memiliki suara validator atas nama mereka. Menariknya, pekan ini NEAR masuk dalam kripto potensi bullish.

“NEAR berpeluang mengalami bullish dengan peningkatan nilai mencapai 13 persen. harga NEAR diprediksi akan naik hingga $ 17. Penyebabnya datang dari sentimen positif yang ramai di Twitter, di mana NEAR mengumumkan peluncuran Unchainfund, kemitraan mereka dengan SialGP, dan pemenang MetaBUILD 2,” kata Afid.

Peringkat NEAR di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar $ 10.873.890.094. Jumlah koin yang beredar  661.739.117 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

Baca juga: Harga Aset Kripto Akan Meningkat pada Kuartal 2 Tahun 2022?

4. Cardano (ADA)

Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 10% dengan harga mencapai $ 1,2.

Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh perilisan NFT dari rapper legendaris, Snoop Dogg di jaringan Cardano. Tidak hanya itu, Cardano menandai tonggak baru dengan menambahkan lebih dari 450.000 wallet baru di Q1 2022.  Ekosistem Cardano juga memiliki hampir 900 proyek blockchain.

“Pengumuman dari Snoop Dogg yang akan merilis koleksi NFT lagunya di jaringan Cardano membawa angin segar. Nilai ADA langsung melonjak dan akan berlangsung selama sepekan ke depan,” jelas Afid.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 39.695.511.165. Jumlah koin yang beredar 33.752.555.544 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

5. Mines of Dalarnia (DAR)

Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

Afid melihat token DAR dalam waktu dekat berpotensi bullish. Peningkatan nilai DAR kemungkinan bisa mencapai lebih dari 24% dengan harga hingga $ 1,5 yang dikarenakan peluncuran Mainnet V2.0.

“Pengumuman peluncuran Mines of Dalarnia Versi 2.0 Mainnet pada 31 Maret lalu terus membawa harga DAR melonjak. Diperkirakan nilainya akan terus meningkat hingga Mainnet tersebut berhasil dirilis pada akhir April ini,” ungkap Afid.

Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #315, dengan kapitalisasi pasar $ 160.562.830. Jumlah koin yang beredar 123.200,000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Zcash (ZEC)

Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

Zcash akan berpeluang mengalami penurunan nilai pada pekan ini. Kondisi bearish ZEC dipengaruhi oleh sentimen negatif pada koin privasi. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat penurunan ZEC bisa sampai 15% dengan harga hingga $ 143.

“Koin privasi tidak menemukan banyak pendukung di antara regulator dan penegak hukum. Mereka dianggap dapat membantu menghindari sanksi dan pencucian uang. Ramainya kabar ini turut membuat nilai ZEC tertekan,” kata Afid.

Zcash adalah aset kripto terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Ini menggunakan jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.

Peringkat ZEC di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar $ 2.346.559.236. Jumlah koin yang beredar 14.104.656 koin ZEC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEC.

2. ApeCoin (APE)

Ilustrasi analisis teknikal ApeCoin (APE).

Aset kripto fenomenal, ApeCoin (APE) berpotensi kembali masuk fase bearish pada pekan ini. Afid melihat ApeCoin berisiko melakukan aksi jual besar-besaran karena APE turun 70% dalam dua minggu. Dari analisis teknikal, APE akan mengalami penurunan hingga 14% dengan harga sampai $ 10.

“Reli harga APE yang terjadi pada pertengahan Maret tampaknya sudah habis berkat penurunan 70% dalam dua minggu terakhir dan mungkin jatuh lebih jauh pada bulan April ini,” kata Afid.

Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #45, dengan kapitalisasi pasar $ 3.247.030.354. Jumlah koin yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.

Baca juga: Aturan Pajak Aset Kripto di Indonesia Resmi Terbit: Terlalu Berat Bagi Investor

3. Injective (INJ)

Ilustrasi analisis teknikal Injective (INJ).

Injective Protocol merupakan proyek blockchain yang memiliki ide revolusioner. Ini bertujuan untuk membuat pertukaran mata uang sepenuhnya terdesentralisasi atau jaringan yang dioperasikan publik. Artinya, pertukaran hanya dioperasikan oleh orang-orang yang memegang token INJ.

Meski memiliki fundamental yang baik, INJ pada pekan ini masuk dalam kripto berpotensi bearish. Afid melihat walaupun sempat terjadi kenaikan nilai hampir 100% pada pekan lalu, tapi pekan ini INJ mengarah ke penurunan.

“INJ saat ini tengah mengalami koreksi setelah overbought pada pekan lalu. Akibatnya berpotensi turun hingga 7% dan hargannya sampai $ 5,8,” ungkapnya.

Peringkat INJ di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #183, dengan kapitalisasi pasar $ 310.021.356. Jumlah koin yang beredar 48.653.971 koin INJ dan maksimal pasokan 100.000.000 koin INJ.

4. JUST (JST)

Ilustrasi analisis teknikal JUST (JST).

JUST adalah ekosistem decentralized finance (DeFi) baru yang populer untuk blockchain TRON. Produk ini adalah sebagian besar berpusat di sekitar platform pinjaman stablecoin terdesentralisasi dengan nama JustStable.

Pengelola Ekosistem koin Just (JST) adalah JUST Foundation, yang mencakup individu dari Alibaba, Tencent, IBM. Sementara tim analisis keuangan JUST berasal dari beberapa bank investasi global.

Afid menjelaskan JST berpotensi bearish karena nilainya sedang terdepresiasi. JST sudah sempat koreksi naik, namun akan tetap turun karen jauh dari level support-nya.

“JST berada dalam koreksi ke bawah karena nilai terdepresiasi. Kripto ini juga sudah alami fase overbought. Penurunan nilainya bisa capai 15 persen dan harganya anjlok sampai $ 0,06,” katanya.

Peringkat JST di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #126, dengan kapitalisasi pasar $ 555.121.871. Jumlah koin yang beredar 7.300.425.000 koin JST dan maksimal pasokan 9.900.000.000 koin JST.

5. SelfKey (KEY)

Ilustrasi analisis teknikal SelfKey (KEY).

SelfKey adalah platform identitas berbasis blockchain. Teknologi ini memberi individu, perusahaan, bursa, startup fintech, dan bank untuk platform mengelola data identitas atau biasa disebut KYC (Know Your Costumer).

Afid melihat KEY berpotensi bearish dengan penurunan nilai hingga 11 persen. Dari analisis teknikalnya harga KEY bisa anjlok sampai $ 0,006.

“KEY memang salah satu aset kripto yang kurang populer. Namun, beberapa waktu terakhir sempat mencuri perhatian sehingga pernah mengalami peningkatan harga yang tinggi. Tapi saat ini sudah overbought dan mengalami konsolidasi,” kata Afid.

Peringkat KEY di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #579, dengan kapitalisasi pasar $ 50.014.608. Jumlah koin yang beredar 5.124.969.446 koin KEY dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin KEY.

Baca juga: Daftar Anak Muda yang Kaya Berkat Investasi Aset Kripto

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Altcoin News

Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Shiba Inu.

Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Tren Pasar Shiba Inu

Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.

Continue Reading

Altcoin News

Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.

Terra Luna Classic sempat kembali mencuri perhatian karena termasuk ke dalam salah satu altcoin yang menguntungkan dalam beberapa hari terakhir. Namun, ternyata memasuki pekan ketiga September, LUNA dan LUNA Classic kembali anjlok.

Dikutip Decrypt, Terra telah kehilangan tenaga setelah lonjakan mendadak minggu lalu, tetapi harga LUNA dan LUNA Classic masih tergolong lebih baik, tidak terpuruk jauh. Terra LUNA turun akhir minggu lalu, karena versi token kripto yang di-reboot melonjak 247% pada awal hari Jumat (9/9).

Sebenarnya, token LUNA masih mengambil nilai besar selama seminggu terakhir, meski pendakian telah berhenti. Sekarang nilainya turun lebih dari sepertiga dari puncaknya baru-baru ini.

Dengan harga saat ini US$ 4,17 per koin, LUNA telah turun total 38% dari puncak Jumatnya sebesar US$ 6,72, per data dari CoinGecko.

Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.
Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.

Baca juga: Disney Metaverse akan Hadir Bawa Konsep Taman Hiburan Virtual

Harga Tertinggi LUNA Sejak Krisis

Nilai tersebut adalah harga tertinggi yang berhasil dicapai untuk LUNA sejak 1 Juni lalu, tak lama setelah koin generasi kedua diluncurkan dan didistribusikan ke pemegang aset kripto LUNA sebelumnya, yang sejak itu berganti nama menjadi LUNA Classic (LUNC).

Meskipun itu adalah penurunan yang cukup besar, LUNA masih mempertahankan sedikit kenaikannya baru-baru ini. Itu masih naik 133% selama tujuh hari terakhir, lebih dari dua kali lipat dalam beberapa hari terakhir setelah menghabiskan berbulan-bulan melayang di sekitar US$ 2.

Altcoin Ekosistem Terra Turun

Menariknya, koin-koin lain di ekosistem Terra telah memetakan kemunculan dan penurunan serupa dalam beberapa hari terakhir. LUNC, misalnya, telah turun 43% sejak puncak akhir pekan lalu, dan turun 17% selama 24 jam terakhir dengan harga saat ini US$ 0,0003. Meski begitu, LUNA Classic tetap naik 33% dalam seminggu dan 242% selama 30 hari terakhir.

Ilustrasi aset kripto Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Raja Charles III Soal Blockchain: Perkembangan yang Menarik

Sementara itu, TerraClassicUSD (USTC) —sebelumnya stablecoin yang dipatok dolar bernama UST— turun 10% hari ini dengan harga US$ 0,047, tetapi masih naik hampir 54% selama seminggu terakhir dan 61% selama 30 hari terakhir.

Kenaikan LUNC dalam beberapa minggu terakhir lebih bertahap daripada LUNA, dan telah terjadi di tengah inisiatif yang dipimpin oleh komunitas untuk membangun kembali ekosistem yang hancur.

Continue Reading

Altcoin News

Alasan Terra Luna Classic Ungguli Bitcoin Selama 30 Hari Terakhir

Published

on

Alasan Terra Luna Classic ungguli Bitcoin selama 30 hari terakhir. Foto: Coinpedia.org.

Terra Luna Classic kini jadi salah satu altcoin yang mencuri perhatian dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya Terra Classic (LUNC) menikmati sedikit kebangkitan dalam seminggu terakhir, karena nilainya mengalami kenaikan yang signifikan.

Dikutip dari Be[in]crypto, nilai LUNC meningkat setelah pengenalan burn tax 1,2% pada semua pertukaran. Token diperdagangkan capai US$ 0,00031131 selama seminggu, bahkan pada saat berita ini ditulis nilainya sudah tinggi US$ 0,0004052 atau naik lebih dari 57% dalam 24 jam terakhir.

Terlepas dari ini, LUNC adalah salah satu aset kripto berkinerja terbaik di bear market saat ini. Token mampu bangkit sejak ledakan historisnya pada bulan Mei lalu, di mana aset telah meningkat lebih dari 25.000% selama empat bulan terakhir.

Dalam 30 hari terakhir saja, LUNC naik 160,5% dan hampir 200% dalam 14 hari terakhir.

Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Analis: Terra Classic (LUNC) Tidak Akan Pernah Capai Harga US$ 1

LUNC Mampu Kalahkan Bitcoin

Untuk konteks perbandingan dengan kripto lain, Bitcoin telah kehilangan lebih dari 13% nilainya selama 30 hari terakhir, sementara Ethereum telah kehilangan sekitar 4%, meskipun antusiasme seputar The Merge mulai merangkak naik.

Salah satu faktor penyebab naiknya harga LUNC adalah komunitas Terra ingin menghidupkan kembali ekosistem. Token LUNA asli melihat turunya volume perdagangan mencapai US$ 7 triliun setelah runtuhnya ekosistem Terra.

Inflasi token akhirnya menyebabkan jatuhnya nilainya dari lebih dari US$ 80 menjadi kurang dari satu sen. Sejak itu, para pengembang telah menyerahkan tata kelola blockchain kepada komunitas, yang sekarang ingin menebus aset kripto teratas kembali.

Faktor Harga LUNC Kembali Meroket

Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan harga LUNC kembali melonjak. Sebelum mekanisme burn baru 1,2%, tingkat ‘pembakaran’ yang ada telah menyebabkan penghapusan lebih dari 3 miliar token dari peredaran.

Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Wamendag Sebut Bursa Kripto Bakal Rilis Akhir Tahun 2022

Mekanisme staking di Terra telah membantu rebound harga untuk token. Staking ratio tadinya 2,6% dari total pasokan pada 27 Agustus lalu. Namun, kini sudah mencapai 7,5%.

Imbalan taruhan APY 37% adalah faktor utama yang menarik lebih banyak investor. Tetapi, pengembalian yang tinggi ini memiliki kemiripan dengan hasil yang tidak berkelanjutan yang menyebabkan runtuhnya ekosistem asli.

Namun demikian, banyak yang antusias dengan mekanisme token burn baru, yang akan ditayangkan pada 12 September mendatang. Ini akan berlaku untuk swap on-chain dan pertukaran, seperti Binance dan KuCoin.

Setelah mekanisme token burn dimulai, hal itu dapat mengakibatkan hampir separuh pasokan terbakar dalam beberapa bulan, tergantung pada volume perdagangan. Namun, ada banyak variabel yang akan mempengaruhi seberapa efektif mekanisme pembakaran.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.

Continue Reading

Popular