Connect with us

Tips & Tricks

Pahami Apa Itu Deposit dan Penerapannya dalam Aset Kripto!

Published

on

Ilustrasi aset kripto.

Deposit tentu sudah menjadi istilah yang tak asing lagi di telinga Anda. Istilah ini banyak digunakan dalam industri keuangan seperti perbankan. Namun, tak hanya perbankan, kripto juga mengenal istilah deposit. Sebenarnya, apa itu deposit secara umum dan bagaimana penerapannya dalam aset kripto? Temukan jawabannya berikut ini!

Apa Itu Deposit?

ilustrasi menarik uang deposit

Sebelum membahas apa itu deposit dalam aset kripto, mari kita bahas secara umum terlebih dahulu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), deposit adalah tindakan menyimpan sejumlah uang dalam rekening bank. Ini berarti Anda memiliki hak tersendiri atas sejumlah uang yang berada dalam rekening bank Anda. Dari pengertian tersebut, dapat pula disimpulkan bahwa Anda telah menyetujui tindakan menyimpan uang di suatu bank tertentu.

Namun, bukan hanya Anda yang dimintai persetujuan, tapi juga pihak bank. Jika Anda ingin melakukan deposit di sebuah bank tertentu, pihak bank tentu telah mengetahui niat dan tujuan Anda. Mereka juga akan melakukan verifikasi data terlebih dahulu sebelum akhirnya memberikan izin penyimpanan uang Anda.

Baca juga: Yuk, Ketahui Apa itu Peer to Peer dan Penerapannya dalam Kripto

Apa Manfaat Deposit?

Adapun manfaat dari deposit bisa sebagai setoran minimum ketika kita hendak menyetorkan sejumlah uang untuk membuka rekening baru. Ini tak berlaku hanya di perbankan saja, melalui pada aset kripto juga. 

Manfaat deposit lainnya adalah jaminan atau sebagai itikad baik ketika kita hendak melakukan pembelian tertentu. Pembeli harus menyetorkan sejumlah dana tertentu sebagai tanda jadi ketika hendak melakukan pembelian. Nah, uang jaminan ini tidak bisa dikembalikan apabila pembelian dibatalkan oleh pembeli. Atau cara lainnya hanya dikembalikan separuhnya saja. 

Apa Contoh Deposit?

Inilah beberapa contoh deposit yang umum dijumpai. 

  • Demand Deposit

Jaminan yang bisa diambil tanpa perlu pemberitahuan sebelumnya. Contoh dari deposit ini adalah rekening tabungan. 

  • Time Deposit

Merupakan rekening bank dengan bunga yang dikenai tanggal jatuh tempo. Mudahnya bisa disebut dengan bunga deposito. Adapun beberapa contohnya antara lain: Certificate of Deposit, Pas Book, dan Deposito Berjangka dan Rekening Terbuka. 

  • Saving Deposit

Nah, kalau saving deposit ini merupakan salah satu jenis dari demand deposit. Anda bisa menarik dananya tanpa batas. Namun, pada saving deposit ini akan dikenai bunga, tapi memang dalam jumlah yang kecil. 

  • Refundable Deposit

Jaminan atau deposit yang bisa ditarik kembali setelah jangka waktu tertentu. Contoh deposit ini umum  kita temui di perhotelan. Biasanya, saat akan menyewa kamar, Anda diminta untuk menyerahkan uang deposit sebagai jaminan atas fasilitas hotel yang akan Anda gunakan. Namun, apabila terdapat suatu fasilitas yang rusak, uang deposit tersebut tidak dapat dikembalikan lagi.

Deposit dalam Aset Kripto

Setelah mengetahui apa itu deposit secara umum, pahami juga bahwa deposit ini turut diterapkan dalam aset kripto. Bagaimana maksudnya? Sebenarnya, deposit dalam aset kripto juga sama halnya dengan deposit dalam industri perbankan dan perhotelan yang telah dijelaskan di atas.

Intinya adalah pengguna melakukan penyetoran sejumlah uang pada pihak tertuju untuk alasan penyimpanan, jaminan, pembelian aset, dan sebagainya. Dalam hal kripto, tentu saja tujuan deposit di sini adalah seputar pembelian aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan lainnya.

Sebelum melakukan deposit, pastikan Anda sudah mengunduh platform exchange aset kripto-nya.alah satu exhchange aset kripto terpercaya adalah Tokocrypto Anda perlu menyelesaikan rangkaian proses Know Your Customer (KYC) level 1. Apabila pengguna belum menuntaskan rangkaian tersebut, Anda tidak akan diizinkan untuk melakukan deposit.

Jika bingung tentang KYC, tonton penjelasan singkatnya melalui video di bawah ini:

Cara Deposit Aset Kripto

Deposit dalam aset kripto bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari transfer bank, e-wallet, hingga menggunakan aset kripto itu sendiri. Nominal deposit yang bisa dilakukan juga beragam, sesuai dengan keinginan pengguna. Namun, biasanya, tiap-tiap broker kripto telah menyediakan jumlah minimal deposit yang harus dilakukan pengguna. Lalu, bagaimana cara depositnya?

  1. Menggunakan aset digital

Cara deposit aset kripto yang pertama adalah melalui aset digital kripto itu sendiri, mulai dari Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan sebagainya. Anda bisa melakukan deposit dengan cara memilih aset kripto mana yang akan didepositkan. Setelah itu, pilih tujuan deposit. Umumnya, deposit dilakukan sebelum melaksanakan trading, jadi Anda bisa memilih tujuannya untuk trading. Sebab, tidak jarang dalam trading dibutuhkan sejumlah biaya tambahan.

Saat ingin melakukan deposit, pastikan juga Anda tahu jumlah saldo Anda dalam exchange tersebut. Jangan sampai Anda mengaku tidak bisa melakukan deposit, padahal sebenarnya saldo memang tidak mencukupi untuk dikirimkan. Pastikan juga pihak penerima mengetahui tindakan Anda agar bisa dicek dari dua belah pihak.

  1. Menggunakan mata uang Fiat

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk deposit aset kripto adalah dengan menggunakan fasilitas transfer bank atau dompet digital, seperti OVO dan GoPay. Jika Anda ingin menggunakan fasilitas transfer bank, pastikan Anda tahu virtual account yang dibuat oleh exchange yang Anda gunakan.

Namun, jika Anda ingin melakukan deposit lewat dompet digital, Anda bisa memilih dua e-wallet yang tersedia bagi broker Tokocrypto, yakni OVO dan GoPay. Masukkan nomor tujuan pengisian dan nominal deposit yang Anda inginkan. Proses deposit lewat dompet digital juga cukup cepat karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3-5 menit saja.

Itulah penjelasan tentang apa itu deposit secara umum dan bagaimana penerapannya dalam aset kripto. Jika Anda ingin mulai bertransaksi aset digital, gunakan platform Tokocrypto dan ikuti info lengkap seputar perkembangan dunia kripto di website, Twitter, serta Instagram Tokocrypto.

Anda juga bisa melakukan deposit aset kripto di Tokocrypto dengan minimal Rp50.000 saja. Untuk metode depositnya, Anda bebas memilih akan menggunakan transfer bank lewat virtual account Mandiri maupun Permata atau melalui dompet digital, OVO dan GoPay. Yuk, jual-beli aset kripto di Tokocrypto dan selesaikan KYC Anda sekarang juga!

Continue Reading

Tips & Tricks

Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Published

on

Ilustrasi ini alasan kenapa autentikasi SMS bisa bikin akun kripto bobol.

Keamanan menjadi hal yang penting di era dunia digital saat ini. Ancaman peretasan akun atau wallet kripto pun masih bisa saja sering terjadi. Salah satu celah yang paling mudah diretas adalah penggunaan autentikasi SMS.

Bagi kamu para investor aset kripto ada hal yang harus dipastikan sebelum memulai investasi, yaitu perhatikan soal keamanan. Setiap platform investasi, termasuk exchange kripto pasti menyediakan layanan two-factor authentication (2FA) untuk mengamankan akun.

Salah satu masalahnya, meski sudah menerapkan sistem keamanan 2FA, masih banyak investor yang menggunakan verifikasi melalui SMS. Autentikasi SMS memang sederhana, tetapi itu sama buruknya atau bahkan bisa lebih buruk daripada tidak menggunakan 2FA sama sekali.

Autentikasi SMS Jadi Faktor Kasus Pembobolan Akun

Verifikasi SMS memiliki terlalu banyak keterbatasan dan terbukti kurang aman dibanding metode autentikasi dua faktor lainnya. Faktanya, NIST (National Institute of Standards and Technology) telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengganti autentikasi SMS dengan jenis 2FA lain pada tahun 2016.

Ilustrasi peretasan autentikasi SMS. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi peretasan autentikasi SMS. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

Banyak investor percaya bahwa perlindungan SMS jauh lebih baik daripada tidak ada perlindungan sama sekali. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh sejumlah skandal pelanggaran data yang terkenal selama beberapa tahun terakhir, membobol akun yang dilindungi SMS tidak terlalu sulit untuk penjahat biasa, dan sangat mudah untuk dilakukan.

Para ahli keamanan di bank atau layanan perbankan lain tahu betapa buruknya menggunakan SMS untuk 2FA. Berdasarkan beberapa informasi yang beredar, verfikasi melalui SMS ini masih kurang efektif untuk menghindari peretasan akun. Karena, para peretas atau hacker bisa saja menebak digit angka yang ada dalam SMS tersebut atau meretas SIM card Anda.

Apa yang bisa investor lakukan adalah mengatakan bahwa kita semua harus berhenti menggunakan layanan yang hanya menawarkan SMS sebagai metode untuk 2FA.

Gunakan Aplikasi 2FA Pihak Ketiga

Banyak yang tidak menyadari bahwa menggunakan aplikasi autentikasi 2FA berbasis perangkat lunak, seperti Google Authenticator sama mudahnya dengan autentikasi SMS. Bahkan, investor tidak menunggu kode, tinggal membuka aplikasi dan dapat kode secara instan.

Google Authenticator benar-benar kuat di sini, karena hampir semua situs dan layanan yang mendukung 2FA juga mendukung aplikasi Google. Di samping itu, aplikasi ini mempertimbangkan kemudahan penggunaan. 2FA bekerja dengan sangat baik karena sederhana, tujuannya adalah untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra ke akun online dengan sedikit atau tanpa kerumitan.

Cara kerja dari fitur 2FA ini, yaitu melakukan generate kode langsung dari Google Authenticator setiap 30 detik. Verifikasi menggunakan Google Authenticator akan dianggap lebih aman dari ancaman peretasan.

Ilustrasi aplikasi Google Authenticator. Sumber: Shutterstocks.
Ilustrasi aplikasi Google Authenticator. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Tokocrypto Kampanyekan Edukasi Keamanan, Guna Jaga Data Pengguna

Hal ini dikarenakan Google Authenticator memiliki sistem yang disebut enkripsi, di mana kode yang telah di-generate aplikasi tidak akan bergantung pada jaringan pihak ketiga.

Amankan Akun Tokocrypto dengan Google Authenticator

Tokocrypto, sebagai pedagang aset digital yang teregulasi Bappebti, tak hanya menawarkan kenyamanan dan kemudahan, tetapi aspek keamanan juga menjadi fokus utama yang terus dikembangkan dengan penerapan teknologi keamanan berlapis.

Tokocrypto mulai mewajibkan para penggunanya mengaktifkan 2FA dengan aplikasi Google Authenticator sebagai pelapis keamanan ganda. Selain itu, diimbau agar tidak lagi menggunakan autentikasi SMS karena persoalan peretasan akun. Hacker masih bisa menebak kode OTP atau membajak kartu SIM untuk mendapatkan akses.

Untuk cara mengaktifkan 2FA Google Authenticator di aplikasi Tokocrypto bisa simak selengkapnya video di bawah ini.

Baca juga: Tips Mengenali dan Menghindari Penipuan Online

Continue Reading

Tips & Tricks

5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market 

Published

on

market kripto bitcoin

Pergerakan market aset kripto memang sulit diprediksi. Walaupun secara keseluruhan market tengah lesu, tapi banyak analis geraknya saat ini lebih mengarah ke sideways atau datar.

Dalam ranah investasi kripto memang terkenal istilah bear market dan bull market yang menunjukkan tren naik dan turun. Namun, ada juga sideways market yang bisa berlangsung lama, seperti kondisi saat ini.

Sideways market sendiri adalah ketika harga aset melayang dalam kisaran kecil, menunjukkan tidak ada tren naik atau turun yang jelas. Kondisi sideways terjadi ketika harga aset yang diperdagangkan di pasar bergerak secara horizontal karena kekuatan permintaan dan penawaran yang sama.

“Kondisi sideways terjadi ketika pergerakan harga horizontal yang terjadi ketika penawaran dan permintaan hampir sama selama periode waktu tertentu. Ini biasanya terjadi selama periode konsolidasi sebelum harga melanjutkan tren sebelumnya atau berbalik ke tren baru. Kondisi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh investor profit taking,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.
VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Strategi Investor Kripto dalam Hadapi Gejolak Market

Menurut Adytia, melihat kondisi market kripto dalam dua pekan terakhir ini menunjukan gerak sideways. Kondisi ini ternyata bisa dimanfaatkan oleh investor meraup keuntungan tipis, sekaligus untuk menutup kerugian pada saat bear market lalu.

Berikut strategi yang bisa diterapkan investor kripto dalam menghadapi sideways market:

1. Perhatikan Kondisi Aset Kripto

Sebelum mengambil keputusan jual atau beli di kondisi market ini, sebaiknya investor memastikan kondisi aset kripto yang layak untuk disimpan atau tidak. Kondisi pasar ini mulai bisa menjadi menguntungkan, jika dapat memilih aset kripto yang terbaik melalui riset.

“Jika investor benar-benar percaya pada kripto yang dimiliki dan telah melakukan penelitian, mereka tidak perlu khawatir. kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi,” tutur Adytia.

2. Tahan Ketika Pasar Tidak Beraturan (Choppy)

Investor pemula harus ingat bahwa ketika pasar seperti ini sebaiknya menahan diri sampai ada pergerakan yang jelas atau membentuk pola yang lebih jelas. Dengan harga yang bergerak dalam kisaran kecil, investor pemula mungkin kesulitan menghasilkan keuntungan.

Hal terbaik adalah lebih memilih untuk HODL aset dalam jangka waktu tertentu untuk kondisi market untuk mengukur arah harga di masa depan. Strategi ini sangat penting untuk digunakan, terutama ketika tekanan ekonomi berada dalam siklus fase jangka panjang.

Ilustrasi market kripto
Ilustrasi market kripto.

Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

3. Pantau Arah Pasar

Investor bisa memantau arah pasar dengan melihat pergerakan harga aset-aset kripto lainnya menuju arah sentimen positif atau negatif. Selain itu, investor juga dapat mempelajari Average True Range (ATR).

ATR adalah indikator yang membantu investor untuk mengukur volatilitas dan dapat membantu menemukan titik yang tepat untuk memaksimalkan keuntungan. Bagian terbaiknya, ini juga merupakan alat manajemen risiko yang baik untuk menilai tempat yang sempurna untuk stop loss.

4. Stop Loss di Bawah Level Support

Cara lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan melakukan stop loss di bawah level support. Hal ini akan mencegah kerugian yang meningkat ketika market turun lebih jauh.

Jika stop-loss diposisi terlalu lebar, berisiko kehilangan lebih banyak uang. Di sisi lain, jika stop-loss terlalu ketat, berisiko tersingkir dari perdagangan yang positif sebelum waktunya.

“Tokocrypto memiliki fitur Stop-Limit Order yang sangat berguna sebagai sebuah alat pengatur resiko, dan investor sebaiknya menggunakannya untuk menghindari kehilangan yang signifikan. Stop limit berguna untuk membuat pesanan jual untuk memastikan mengambil untung pada saat target transaksi tercapai,” jelas Adytia.

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Bianda Ludwianto
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Bianda Ludwianto

Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

5. Lakukan Diversifikasi Aset

Taktik lain yang bisa diterapkan investor adalah diversifikasi. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa lebih penting untuk memiliki aset yang dialokasikan secara efektif daripada mencoba dan mengelola kapan waktu yang tepat untuk masuk ke market. Ketika pasar sideways atau bergerak ke samping, penting untuk menjaga keseimbangan alokasi investasi.

Selain itu, sangat penting untuk meninjau grafik harian, terutama yang sudah mempelajarinya bagi investor berpengalaman. “Jika grafik harian mencerminkan hasil yang tidak biasa, investor harus menahan transaksi untuk sementara waktu. Namun, jika grafik menunjukkan pola yang berulang, dapat mengeklaim bahwa sekaranglah saatnya untuk memasuki pasar,” pungkas Adytia.

Continue Reading

Tips & Tricks

Strategi Investor Kripto dalam Hadapi Gejolak Market

Published

on

market kripto bitcoin

Situasi kritis sedang membayangi market kripto dalam beberapa bulan terakhir. Banyak faktor yang menyebabkan sejumlah aset kripto turun harga, mulai dari inflasi tinggi, suku bunga acuan meroket diperburuk isu resesi dan depresi ekonomi yang berpotensi menerjang sejumlah negara, seperti Amerika Serikat.

Kondisi tersebut menjadikan pergerakan market kripto lesu. Beberapa investor terlihat mengambil langkah “main aman” dalam menghadapi situasi terkini. Alhasil volume perdagangan kripto stagnan dan pergerakan market sideways.

VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, melihat hal tersebut tentu sangat berpengaruh pada investor retail dan pemula. Sebab dengan pergerakan nilai aset yang tidak terlalu signifikan, tentu pengambilan keputusan investasi di momen saat ini menjadi sangat krusial.

VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

Adytia memberikan beberapa merekomendasikan langkah strategis bagi investor pemula yang baru memasuki dunia investasi agar siap menghadapi gejolak kritis di market kripto yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

“Bagi investor retail dan pemula, hal utama yang harus dilakukan tentu adalah jangan berinvestasi dalam kripto, jika tidak dapat menerima perubahan pasar yang tajam, yang terkadang bisa naik-turun lebih dari 15% dalam periode 24 jam. Selain itu, investor harus mengambil keputusan berdasarkan apa yang diyakini dengan hasil riset,” katanya.

Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

Atur Portofolio Investasi

Adytia merekomendasikan untuk berinvestasi tidak lebih dari 5% dari portofolio di kripto. Ia juga menghimbau bagi para investor agar memastikan diri telah memiliki cukup uang tunai. Hal tersebut merujuk pada upaya pemenuhan kebutuhan diri dan rutinitas kehidupan.

Situasi terkini dan beberapa waktu ke depan merupakan momen strategis untuk berinvestasi. Jika investor dapat menerima risikonya, bear market sekarang bisa menjadi saat yang tepat untuk masuk ke pasar kripto, karena harga lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada yang namanya waktu yang “sempurna” untuk memasuki pasar, jadi ingatlah bahwa fluktuasi harga akan terus terjadi dan bersiaplah untuk harga kripto yang turun lebih jauh.

Ilustrasi investasi aset kripto
Ilustrasi investasi aset kripto.

“Hal penting lainnya adalah apabila investor memiliki dana lebih, saat ini merupakan waktu yang tidak terlalu buruk untuk berinvestasi. Mereka memilih cepat-cepat melakukan buy the dip mumpung mendapatkan harga ‘diskon’. Setelah market kembali bergerak naik sedikit, mereka merealisasikan cuannya mumpung kripto menghijau,” jelasnya.

Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

Fokus ke Fundamental Aset Kripto

Bagi investor retail dan pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren penurunan berikutnya.

Secara keseluruhan pertumbuhan market masih menunggu kelonggaran suku bunga acuan The Fed dan inflasi yang menurun serta faktor makroekonomi lainnya. Selain itu, peran investor institusi yang tetap percaya dan mengakumulasi kripto sebagai dana cadang bisa membuat market kripto bergerak tumbuh.

Continue Reading

Popular