Connect with us

Bitcoin News

Ketahui Pengertian Kriptografi dan Penjelasan Lengkapnya di Sini

Published

on

ilustrasi token bitcoin

Tahukah Anda bahwa kriptografi adalah dasar dari aset kripto? Kriptografi sendiri dikenal sebagai ilmu sekaligus  praktik untuk membangun dan menganalisis protokol dalam melindungi dari campur tangan pihak ketiga. Berangkat dari situ, kriptografi kemudian dikembangkan menjadi sebuah aset dengan tingkat keamanan tinggi yang sulit untuk ditembus pihak luar. Namun, sebenarnya, bagaimana cara kerja kriptografi itu sendiri? Yuk, ketahui bersama!

Apa Itu Kriptografi?

Menurut buku Introduction to Modern Cryptography (2005) yang ditulis oleh Mihir Bellare dan Phillip Rogaway, Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang cara membangun dan menganalisis suatu protokol yang dapat mencegah campur tangan pihak ketiga dalam suatu informasi pribadi

Istilah kriptografi berasal dari bahasa Yunani Kuno, “kryptós”, yang berarti rahasia dan tersembunyi, serta “graphein” yang berarti menulis. Secara harfiah, kriptografi berarti menulis rahasia atau pesan tersembunyi. 

Dari definisi ini, bisa diketahui bahwa kriptografi memiliki fungsi untuk menciptakan suatu sistem kerahasiaan yang melindungi informasi pribadi seseorang dari keterlibatan pihak ketiga. Lalu, bagaimana kriptografi dapat mencapai fungsi tersebut?

Cara Kerja Kriptografi

cara kerja kriptografi adalah

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa konsep dari kriptografi adalah tentang kerahasiaan. Dalam kriptografi, suatu informasi bersifat rahasia dan hanya dapat diakses oleh pihak yang telah dikehendaki. 

Secara sederhana, cara kerja kriptografi adalah sebagai berikut.

  1. Pengirim menerapkan suatu sistem kerahasiaan untuk melindungi informasi yang akan dikirimkan, di mana sistem tersebut merupakan sebuah kata sandi. 
  2. Saat proses pengiriman, informasi berubah menjadi sebuah kode yang tidak dapat dibaca. 
  3. Untuk bisa mengetahui isi pesan tersebut, penerima harus memasukkan kata sandi dari pengirim
  4. Setelah kata sandi dimasukkan, secara otomatis kode akan berubah menjadi pesan yang dapat dibaca.

Jenis Metode Kriptografi

Proses pengubahan pesan menjadi kode dalam kriptografi disebut dengan istilah enkripsi. Nah, metode enkripsi dalam kriptografi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Symmetric encryption

Metode ini menggunakan kunci rahasia yang sama untuk mengenkripsi pesan pengirim, mengirimkan pesan ke penerima, dan mendekripsi pesan untuk penerima. Jenis metode ini terdiri dari tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Berikut adalah contoh symmetric encryption yang paling sederhana.

Katakanlah Anda ingin mengirim pesan “HAI” dengan menggunakan kode alfabet yang diubah menjadi angka. Itu artinya, A menjadi 1, B menjadi 2, dan seterusnya. Maka, pesan “HAI” akan terenkripsi menjadi kode 819. Kode inilah yang kemudian dikirimkan kepada penerima. Nantinya, penerima akan melakukan dekripsi dengan sistem yang telah disepakati hingga pesan “HAI” muncul.

2. Asymmetric encryption

Pada metode ini, terdapat dua kunci rahasia yang berbeda, kunci publik (public key) dan kunci privat (private key). Satu kunci berfungsi sebagai enkripsi dan kunci lainnya sebagai dekripsi. Kunci publik bisa disebarluaskan, sedangkan kunci privat hanya akan diketahui oleh pemiliknya. Nantinya, pesan dapat dienkripsi dengan kunci publik penerima, namun proses dekripsinya hanya bisa diketahui oleh pemilik kunci privat.

3. Hash

Terakhir ada metode hash. Metode ini biasanya digunakan untuk memverifikasi apakah data transaksi di suatu jaringan sudah terintegrasi dengan baik. Salah satu contoh penerapan hash adalah pemeliharaan struktur data blockchain serta pengkodean alamat akun pengguna. Sering kali, metode hash juga dilengkapi dengan tanda tangan digital sebagai jaminannya. Dengan tanda tangan digital, mereka yang memiliki kewenangan terhadap data bisa membuktikan identitas kepada jaringan.

Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Faktor yang Buat Harga Aset Kripto Berubah

Peran Kriptografi dalam Aset Kripto

apakah bitcoin aman

Kriptografi merupakan jantung aset kripto. Tanpa penerapan kriptografi, maka aset kripto akan sangat mudah untuk ditembus dan dikuasai oleh pihak ketiga. Dalam transaksi aset kripto, kriptografi memungkinkan terjadinya proses yang lebih aman dan rahasia.

Dengan kriptografi, Anda juga bisa melakukan transaksi aset kripto hanya dengan pihak yang bersangkutan, tanpa ada campur tangan dari pihak ketiga seperti bank atau perusahaan kartu kredit. Selain itu, metode enkripsi kriptografi seperti hashing juga diperlukan untuk merawat struktur data blockchain yang menjadi “rumah” dari aset kripto.

Apa manfaat langsung dari praktik kriptografi pada transaksi aset kripto?

Mengutip Coinbase, dikarenakan aset kripto merupakan aset digital yang hanya terdiri dari sekumpulan kode, besar kemungkinan untuk terjadinya duplikasi kode dalam memperoleh aset dalam jumlah banyak oleh oknum. Dalam mengatasinya, dicetuskan lah solusi dengan memanfaatkan konsep kriptografi oleh Satoshi Nakamoto, pendiri aset kripto pertama yang ada yaitu Bitcoin.

Bitcoin menggunakan enkripsi public-private key yang ada pada jenis metode asymmetric encryption yang dikenal dengan sebutan ‘secp256k1’. Di mana dalam jaringan Bitcoin, para pengguna mendapatkan private key yang juga sudah terikat dengan public key, di mana proses pengikatan itu menggunakan konsep hash

Jadi, jaringan akan secara otomatis “mengenal” siapa saja pemilik Bitcoin dan sifatnya permanen hingga Bitcoin tersebut pindah ke tangan pengguna lain dan menghindari adanya praktik penduplikasian aset kripto.

Dari sini, bisa disimpulkan bahwa kriptografi adalah suatu proses yang mengubah informasi menjadi kode. Tujuannya adalah agar informasi tersebut tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak ada kaitannya sama sekali. 

Dalam pengelolaan aset kripto, teknik ini digunakan untuk memastikan keamanan dan kerahasiaan transaksi, juga menjamin agar tidak ada pihak ketiga yang ikut campur dalam suatu transaksi.

Kriptografi juga telah diterapkan di exchange kripto pertama Indonesia, Tokocrypto. Di Tokocrypto, Anda dapat jual-beli aset kripto dengan rahasia dan tentunya aman karena sudah resmi terdaftar di Bappebti. Terlebih, Tokocrypto juga menyediakan pairing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari BIDR, USDT, hingga BUSD. Daftarkan diri Anda untuk investasi aset kripto di Tokocrypto dan gabung di komunitas Tokocrypto di Telegram dan Discord sekarang! 

Bitcoin News

Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Bitcoin untuk Stimulus Market Kripto

Published

on

ilustrasi membeli bitcoin

Situasi market aset kripto masih dalam tekanan memasuki kuartal III 2022. Kapitalisasi pasar atau market cap kripto kembali di bawah US$ 1 triliun untuk pertama kalinya sejak Januari tahun 2021 lalu di tengah kondisi bear market.

Bitcoin sebagai aset kripto terpopuler sejagat pun mengalami penurunan hingga 70% saat bear market ini. Bitcoin pernah mencapai All Time High (ATH) dengan harga hingga US$ 68.789 pada bulan November 2021.

Melihat kondisi market yang bearish dan ingin menciptakan peluang yang besar untuk para investor mendapatkan untung, Tokocrypto membebaskan biaya trading Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh penggunanya. Benefit ini bisa didapatkan langsung dengan mudah.

Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto
Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto.

Baca juga: 5 Aset Kripto yang Paling Diminati Investor Indonesia

Program Zero-Fee Bitcoin Trading ini bisa digunakan untuk seluruh pengguna Tokocrypto. Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BTC yang dapat nikmati mulai 6 Juli 2022. Bitcoin merupakan salah satu aset kripto dengan transaksi terbesar di Tokocrypto, bersama Tether (USDT) dan Ethereum.

Bear market ini telah menjadi perhatian besar bagi kita semua. Ada banyak investor yang baru merasa bear market, sehingga menimbulkan kekhawatiran untuk portofolio mereka. Untuk menstimulus market dan memberikan kenyamanan dan kemudahan investor di tengah bear market ini, Tokocrypto membebaskan biaya trading untuk pembelian Bitcoin agar #SiapLebihCuan,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

Ada 6 spot trading pairs yang dibebaskan untuk biayanya mulai dari BTC/BIDR, BTC/BUSD, BTC/DAI, BTC/TUSD, BTC/USDC & BTC/USDT. Syarat untuk mendapatkan gratis trading fee Bitcoin, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 7 Juli 2022: Kripto Bergerak Hijau

Tidak hanya itu, Tokocrypto juga meluncurkan fitur baru, yaitu TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO. 

Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon fee trading ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait program Zero-Fee Bitcoin Trading bisa simak di link ini dan TKO Trading Fee di link ini.

Continue Reading

Altcoin News

Tokocrypto Market Signal 7 Juli 2022: Kripto Bergerak Hijau

Published

on

Ilustrasi daftar 5 aset kripto bullish dan bearish pekan kedua Juli 2022.

Pergerakan market aset kripto di tengah pekan ini, terlihat sumringah ada sedikit reli menimbulkan kenaikkan harga. Sejak awal pekan, market terus berjuang untuk tidak anjlok lebih dalam di tengah penguatan sinyal resesi.

Melansir situs CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap sukses melaju ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) melambung 1,08% ke $ 20.505 per keping dalam sehari terakhir. 

Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) lebih baik, naik 3,28% ke $ 1.184 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Cardano (ADA) juga mengalami peningkatan masing-masing 3,28%, 1,69% dan 1%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan market kripto yang mengalami kenaikan singkat ini disebabkan karena investor yang mulai bersemangat, setelah melihat dinamika yang terjadi di indeks pasar saham AS. Investor melacak pasar ekuitas utama seperti, Nasdaq, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average semuanya naik, meskipun sedikit.

“Investor kripto ternyata sedikit bergairah melihat market saham AS yang juga mengalami kenaikan. Hal ini wajar saja, mereka selalu berkaca pada stock market AS, untuk melihat ketertarikan market secara keseluruhan terhadap aset berisiko secara umum,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

Gerak Kripto dan Pasar Saham Makin Sejajar

Laporan terbaru Coin Metrics menunjukkan, korelasi antara aset kripto dan indeks saham AS telah mencapai level terkuatnya di kuartal II 2022 sejak Maret 2020. Bisa dibilang Bitcoin dan ekuitas AS bergerak hampir sejajar.

Meski demikian, reli singkat ini kemungkinan diprediksi hanya sementara. Menurut Afid, sentimen utama market kripto belum kondusif. Investor masih mencermati dinamika makroekonomi dan efektivitas pengetatan kebijakan moneter The Fed terhadap tingkat inflasi AS. Kemudian, kegagalan platform kripto, Three Arrows Capital (3AC) dan Voyager.

“Kondisi market kripto saat ini yang belum kondisi. Masih ada banyak pukulan yang bisa menghantam lebih jauh, mulai dari ketidakpastian makroekonomi, agresivitas The Fed hingga kegagalan sistem ekosistem kripto itu sendiri. Investor menyakini tidak melihat harga naik dalam waktu dekat, kecuali perubahan tak terduga terjadi,” jelasnya.

Afid melihat investor sangat menanti data inflasi AS yang sedianya bakal dirilis pekan depan. Data tersebut mungkin menunjukkan kebijakan moneter The Fed efektif atau tidak. Jika inflasi turun dan indikator ekonomi lainnya juga melanjutkan penurunan, investor mungkin merasa lebih yakin masuk ke market kripto.

Khusus untuk pergerakan Bitcoin sendiri, Afid melihat saat ini masih cenderung konsolidasi dan ada potensi penurunan harga di kisaran US$ 18.000-US$ 20.000. Bitcoin telah ‘beristirahat’ di atas US$20.000 untuk hari ketiga berturut-turut.

Adapun altcoin yang meningkat pesat adalah Storj (STORJ) yang nilainya melonjak 16,52% dalam 24 jam terakhir. Kemudian, ada THORChain (RUNE) dan Sandbox (SAND) yang masing-masing tumbuh 8,14% dan 7,62%.

Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Baca juga: Pelaku Industri Kripto Optimis Badai akan Berlalu

Daftar 5 Aset Kripto Bullish 

1. API3 (API3)

Analisis teknikal API3 (API3).

API3, membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pekan ini. API3 sendiri adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat digunakan untuk staking dan menerima reward, serta berfungsi sebagai jaminan untuk keberlangsungan keamanan dalam jaringan. 

Afid menilai API3 dalam pekan ini bisa dibilang sebagai token keuangan terdesentralisasi (DeFi) terbaik untuk berpotensi bullish. Pemicu sentimen positifnya adalah API3 mengadakan panggilan komunitas Livestream, di mana mereka memperkenalkan Communications Lead baru mereka.

Token API3 memiliki sentimen positif untuk masuk fase bullish. Meski akan sedikit alami penurunan terlebih dahulu diperkirakan capai harga US$ 8,4, tapi ada kemungkinan melonjak ke US$ 10,18 atau naik sekitar 18%,” kata Afid.

Peringkat API3 di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #278, dengan kapitalisasi pasar US$ 76.505.405. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. Basic Attention Token (BAT)

Analisis teknikal Basic Attention Token (BAT).

Basic Attention Token (BAT) adalah token yang menggerakkan platform periklanan digital berbasis blockchain. Project kripto ini menarik karena dirancang untuk memberi reward yang adil kepada pengguna yang melihat iklan dan memberikan pengembalian yang lebih baik kepada pengiklan atas pembelanjaan iklan mereka.

Afid menilai selama 30 hari terakhir BAT telah naik lebih dari 12,1%, sementrara dalam seminggu terakhir telah naik lebih dari 15,5%. Reli BAT sebagian besar tampaknya didukung oleh berita Komunitas BAT yang memperpanjang batas waktu pengiriman untuk BAT Meme Contest untuk airdrop Solana BAT NFT Brave yang akan datang di platform MagicEden. 

“Ini menghasilkan minat besar dalam protokol, sehingga membawa RSI (Relative Strength Index) ke 57,53 selama sesi perdagangan intra-hari pada hari Rabu (6/7). Harga BAT bisa mencapai US$ 0,4904 dari titik support-nya US$ 0,4157 atau naik 18%,” jelas Afid.

Peringkat BAT di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #64, dengan kapitalisasi pasar US$ 642.315.114. Pasokan yang beredar 1.497.691.558 koin BAT dan maksimal pasokan 1.500.000.000 koin BAT.

3. iExec RLC (RLC)

Analisis teknikal iExec RLC (RLC).

iExec adalah platform terkemuka komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka, serta aplikasi dan bahkan kumpulan data.

Afid menilai dari pergerakan harga RLC selama 7 hari terakhir perdagangan mengarah ke peringkat risiko rendah. Alasannya pergerakan harga baru-baru ini relatif terhadap volume perdagangan memberi alasan kepada investor untuk percaya diri pada manipulasi token.

“Analisis teknikalnya memperlihatkan kenaikan secara bertahap. Titik support RLC saat ini ada di harga US$ 0,985. Lalu akan ada kemungkinan naik hingga harga US$ 1,273 dari US$ 1,046 atau melonjak 29%,” terangnya.

Peringkat BAT di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #273, dengan kapitalisasi pasar US$ 80.834.709. Pasokan yang beredar 80.999.785 koin RLC dan maksimal pasokan 86.999.785 koin RLC.

Baca juga: Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis

4. Cosmos (ATOM)

Analisis teknikal Cosmos (ATOM).

Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang, berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Afid melihat ATOM telah menembus dari garis support naik jangka panjang dan dari indikator RSI harian memiliki sinyal bullish.

“Cosmos (ATOM) telah memulai sinyal pembalikan tren, menjadikannya salah satu token tren teratas. Melampaui penolakan sebelumnya di dekat EMA 50 bisa menjadi titik balik dalam proyeksi harga token ATOM. Harga ATOM berpotensi bisa menembus US$ 10,18 atau naik 18% dari level US$ 8,54,” kata Afid.

Afid menjelaskan Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan software Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

Peringkat ATOM di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar US$ 8.548.724.516. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

5. Loopring (LRC)

Analisis teknikal Loopring (LRC).

LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.

Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. “Dengan indikator RSI bergerak menuju wilayah overbought dan AO berkedip hijau, LRC mungkin dapat ditutup di atas US$ 0,47 pada akhir minggu ini mengingat posisinya saat ini di US$ 0,41,” tutur Afid.

Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #70, dengan kapitalisasi pasar US$ 536.222.079. Jumlah koin yang beredar 1.330.088.530 koin LRC dan maksimal pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Convex Finance (CVX)

Analisis teknikal Convex Finance (CVX).

Convex Finance adalah protokol pengoptimal dan otomatisasi hasil yang dibangun di Curve Finance. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menerima CRV dan reward mining likuiditas yang ditingkatkan dengan usaha minimal.

Sementara, CVX adalah token asli Convex Finance untuk staking, mengeklaim biaya kinerja, dan voting tata kelola. Token ini menurut Afid berpotensi masuk ke fase bearish.

“CVX juga diperdagangkan dengan volume yang sangat rendah. Harga token saat ini berada di US$ 5,64 setelah kenaikan harga 11,96% selama sehari terakhir. CVX juga diperdagangkan dengan volume yang sangat rendah. Harga CVX potensi turun ke US$ 4,33 dari US$ 5,90 atau anjlok 25%,” ungkapnya.

Peringkat CVX di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #86, dengan kapitalisasi pasar US$ 362.694.639. Pasokan yang beredar 64.673.029 koin CVX dan maksimal pasokan 100.000.000 koin CVX.

Baca juga: Apa Itu Metaverse? Masa Depan Dunia Virtual

2. Harmony (ONE)

Analisis teknikal Harmony (ONE).

Pekan ini Harmony (ONE) tampaknya masih terjebak di fase bearish. Afid menjelaskan dampak dari kabar Bridge Horizon yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan masih terasa di market.

“Investor harus menaikkan harga lebih dari US$ 0,019 untuk mencegah ONE turun di bawah US$ 0,014 sebagai tanggapan terhadap berita negatif. Penurunan tidak valid jika titik support US$ 0,023 dilanggar. Untuk menjadi bullish dalam waktu dekat, candle harga harian atau mingguan ONE harus ditutup di atas US$ 0,023,” tutur Afid.

Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #119, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 220.590.910. Pasokan yang beredar 12.295.022.547 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. Lido DAO (LDO)

Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

Lido DAO (LDO) bernasib sama dengan Harmony (ONE) yang masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO lalgi masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.

“Kripto LDO masih tertekan dengan kesepakatan token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok. Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 37% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara level resistance-nya berada di angka US$ 0,947,” kata Afid.

Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #139, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 177.261.211. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

4. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

Analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, salah satu penyebabnya adalah karena exchange, Crypto.com pada 27 Juni lalu menghapus 15 altcoin termasuk KNC dari program Crypto Earn-nya.

“Crypto.com tidak menawarkan klarifikasi apa pun tentang mengapa ia menghapus 15 koin ini dari program hadiah Crypto Earn, tapi membuat harga KNC anjlok. Harga KNC bisa turun hingga US$ 1,207 dari US$ 1,402 atau anjlok 14%,” tutur Afid.

Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #113, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 240.851.999. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Game GTA VI Bakal Pakai Sistem Rewards Kripto?

5. Curve DAO Token (CRV)

Analisis teknikal Curve (CRV).

Curve (CRV) merupakan token native dari Curve DAO, pertukaran terdesentralisasi untuk stablecoin. Tujuan CRV adalah untuk berfungsi sebagai media tata kelola, struktur insentif dan metode pembayaran biaya, serta metode pendapatan jangka panjang untuk penyedia likuiditas.

Afid melihat CRV telah menembus dari garis resistensi yang menurun, sehingga sudah ada sinyal bearish. CRV telah jatuh sejak mencapai tertinggi US$ 6,40 pada Januari. Pergerakan ke bawah sejauh ini telah menyebabkan rendahnya US$ 0,535 pada 18 Juni lalu.

“Dari analisis teknikalnya, nilai CRV bisa turun 20% ke harga US$ 0,839 dari US$ 1,880,” pungkas Afid.

Peringkat CRV di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 522.037.730. Pasokan yang beredar  537.372.111 koin CRV dan maksimal pasokan 3.303.030.299 koin CRV.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Continue Reading

Bitcoin News

Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis

Published

on

Ilustrasi Bitcoin

Aset kripto, Bitcoin mengalami gejolak kembali di akhir Juni 2022. Di awal pekan ke-4 Juni, aset kripto terbesar tersebut turun mencapai nilai terendah.

Nilai tersebut setara dengan angka tertinggi yang pernah tercatat pada 2017 lalu, tepatnya pada angka US$ 19.500 per keping.

Menyikapi situasi tersebut, pengamat aset kripto, Gareth Soloway justru menggambarkan optimismenya. Ia bahkan memperkirakan nilai Bitcoin akan menembus angka US$ 25.000 hingga US$ 28.000 secara analisis teknis.

Gareth menjabarkan bahwa terdapat beberapa alasan bahwa situasi terkini merupakan kondisi penurunan jangka pendek. Ia menerangkan bahwa Bitcoin telah mencapai yang lebih rendah dari nilai tertingginya di tahun 2017.

Pemegang aset kripto saat ini mulai melakukan banyak pembelian dengan asumsi menahan aset. Hal tersebut menunjukkan banyak orang telah cukup banyak kembali mengambil risiko. Gareth berpendapat bahwa hal tersebut akhirnya akan menjadi serangan bunuh diri.

Baca juga: Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Kripto Sebagai Alat Transaksi

“Penting untuk memperhatikan dan mengetahui orang-orang berinvestasi pada aset tersebut. Sehingga investor strategis dapat memahami bahwa telah mengikuti arus mayoritas,” ujarnya membuka analisa lanjutan.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi menarik, sebab mayoritas investor saat ini berada dalam posisi merugi. Sehingga keputusan tersebut juga dapat dikatakan sebagai sesuatu yang terlalu berisiko.

Bitcoin pada tahun 2009 hanya berharga beberapa pennies. Perbandingan nilainya saat ini tentu sangat menakjubkan,” ujarnya.

Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai situasi yang sangat menjanjikan dalam jangka panjang pada aset kripto terkait. Namun Gareth tidak menganggap hal serupa berlaku dalam jangka pendek.

“Jika dibandingkan dengan momen penurunan Terra LUNA, maka Bitcoin telah kehilangan US$ 14.000 dari nilai sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: El Salvador Kembali Beli Bitcoin, Saat Bear Market

Ia menjelaskan bahwa dalam dunia trading, hal tersebut dikenal dengan waktu untuk pendekatan terukur. Situasi tersebut berkaitan dengan penurunan jangka pendek.

“Sebab durasi tersebut juga akan menjadi perkiraan yang sepadan dengan peningkatan kembali sebuah aset,” ujarnya.

Ia memperkirakan bahwa Bitcoin akan mengalami peningkatan kembali hingga titik US$ 25.000 sebagai target terdekat. Nilai tersebut berpotensi menjadi nilai stabil untuk beberapa waktu menurutnya.

“Lalu tren tersebut akan berlanjut dengan gelombang naik-turun berikutnya sebelum penurunan lain yang lebih besar,” ujar Gareth. [Im]

Artikel ini telah tayang di Cryptoharian dengan judul “Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis.“

Continue Reading

Popular