Connect with us

Altcoin News

Wajib Tahu, Inilah Arti dan Cara Kerja Protokol Chainlink

Published

on

Dewasa ini sudah banyak sekali teknologi yang digunakan dan juga dikembangkan yang berguna dalam menghubungkan dunia blockchain dengan dunia luar (non-blockchain), salah satunya yaitu Chainlink.

Chainlink merupakan salah satu proyek ambisius yang ada pada dunia mata uang digital dan aset kripto. Walau dikatakan newbie dalam dunia aset kripto, namun ketenarannya tidak dapat dipungkiri lagi lantaran kepopulerannya dalam lingkungan masyarakat mengenai inovasinya terkait teknologi blockchain. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Apa Itu Chainlink?

Chainlink adalah sebuah aset kripto dan juga teknologi dalam dunia digital kripto yang berguna untuk menjembatani antara dunia blockchain dengan dunia luar atau non-blockchain, sistem ini biasa disebut sebagai Oracle

Chainlink yang merupakan sebuah sistem unifikasi platform pembayaran dan data eksternal, seperti web API (Application Programming Interface), data feed, atau rekening bank umum.

Pertama kali diluncurkan pada November 2017 oleh Steve Ellis dan Sergey Nazarov yang mempublikasikan Whitepaper untuk aset kripto satu ini. 

Baca Juga: Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

Cara Kerja Chainlink

Harus dipahami terlebih dahulu bahwa Chainlink bukanlah sebuah blockchain, melainkan sebuah jembatan atau perantara yang mana tanpa adanya proses mining pun akan tetap mendapatkan keuntungan melalui kumpulan blockchain yang menggunakan jaringan data aset kripto ini.

Dalam menjalankan sistem jaringannya, Chainlink memanfaatkan tiga jenis Smart Contract yang ditujukan untuk mengolah data, yakni Reputation Contract, Order-Matching Contract, dan Aggregating Contract.

1. Reputation Contract

Pada mulanya, para pengguna akan diharuskan membuat service-level agreement (SLA) sebagai persyaratan data yang dibutuhkan. Kemudian sistem software akan menggunakan SLA sebagai verifikasi pengguna dengan Oracle.

Kemudian pengguna akan mengirimkan SLA lalu menyimpan Chainlink Coin (LINK) dalam Order-Matching Contract.

2. Order-Matching Contract

Pada bagian ini, Oracle akan terhubung dengan dunia luar atau sumber eksternal dan memperoleh sejumlah data off-chain sesuai permintaan dalam SLA. Oracle nantinya memproses data-data tersebut dan mengirimkannya kembali ke dalam kontrak yang sedang berlangsung pada blockchain Chainlink.

3. Aggregating Contract

Langkah terakhir pada proses ini adalah penghitungan hasil dari pengumpulan data yang sebelumnya sudah dihimpun oleh Oracle yang kemudian dikembalikan kepada kontrak agregasi. 

Kemudian kontrak agregasi merespon, dan mengukur yang kemudian memberi validasi masing-masing pada setiap data yang diterima.

Sehingga, dengan inilah keuntungan Chainlink diperoleh dari seluruh penyedia data (Oracle) yang beroperasi di dalamnya.

cara kerja chainlink coin

Apa itu Chainlink Coin (LINK)?

Pada dasarnya Chainlink tidak memiliki koin native tersendiri, melainkan berbentuk token yang tersedia pada jaringan Ethereum ERC677. Memiliki fungsi secara aktif untuk bertransaksi dalam platform aset kripto satu ini yang didasarkan pada standar token ERC20.

LINK merupakan token yang dirancang dengan maksud dan tujuan sebagai insentif bagi penyedia data yang akurat, menjaga kontrak tetap stabil, juga sebagai imbalan bagi node yang memvalidasi transaksi.

Kemudian, LINK juga dilengkapi dengan fungsi tambahan ERC233, yakni ‘transfer and call‘ yang dapat membantunya dalam berinteraksi dengan smart contracts

Kemudian juga, apabila semakin banyak LINK yang dimiliki oleh sebuah node, maka semakin besar pula perannya dalam jaringan Proof of Stake (PoS).

Fitur Chainlink apa saja yang tersedia?

konsep chainlink coin

Fitur yang terdapat dalam Chainlink yaitu Distribusi Oracle, Sumber distribusi, Agregasi, Reputasi, Pembayaran Penalti, dan Sertifikat Pelayanan. Simak dibawah ini untuk penjelasannya!

Distribusi Oracle

Platform ini menawarkan distribusi Oracle dalam satu buah kontrak yang berguna untuk memperoleh data dari sumber yang sama atau menggunakan node guna menghasilkan data dari berbagai sumber.

Sumber distribusi

Berperan sebagai perantara, maka aset kripto ini juga berperan sebagai sumber distribusi data. Dalam artian, node yang berada pada jaringan ini dapat memperoleh data dari berbagai sumber yang ada.

Agregasi

Chainlink menggunakan sistem agregasi untuk menghimpun data dari node, baik itu mengambil berdasar sumber tertentu, mengeliminasi data dengan sumber kurang terpercaya, atau bahkan memperolehnya dari berbagai sumber.

Baca Juga: Ketahui Apa Itu Blockchain dan Pemanfaatannya di Berbagai Industri

Reputasi

Untuk memperkuat keamanan dan kepercayaan pada sistemnya, Chainlink berkomitmen untuk menjaga reputasi dengan mengukur sebuah node dengan berbagai aspek, diantaranya riwayat kinerja, total tugas yang diselesaikan, jumlah permintaan, total pinalti, hingga tingkat waktu responnya.

Pembayaran penalti

Smart contract yang memungkinan penalti untuk menjamin kesesuaian pengumpulan data berdasarkan kontrak. Penalti ini berupa asuransi jaminan apabila terjadi kekeliruan dalam menginput data.

Sertifikat Pelayanan

Pemberian sertifikat pelayanan ini merupakan sebuah fitur menarik yang diberikan kepada Oracles yang dinilai terpercaya. Hal ini akan menjadi bukti betapa hebat dan bagusnya penyedia tersebut dalam menjamin keamanan.

Itulah penjelasan singkat mengenai arti dan juga cara kerja aset kripto ini dan juga token LINK yang memiliki fitur-fitur menarik. Ikuti informasi seputar Chainlink dan aset kripto lainnya di Tokonews. Gabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto dan mulai investasi serta trading kripto di Tokocrypto sekarang!

Altcoin News

Tokocrypto Market Signal 29 Juni 2022: Kripto Bergerak Stagnan

Published

on

Ilustrasi daftar 5 aset kripto bullish dan bearish pekan terakhir Juni 2022.

Pergerakan market aset kripto memasuki tengah pekan ini, masih terlihat stagnan, namun cenderung menurun. Sejak awal pekan, tidak banyak pergerakan market yang mengejutkan, baik naik maupun turun.

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak turun sedikit ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) merosot 2,13% ke US$ 20.284 per keping dalam sehari terakhir. 

Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda turun 3,05% ke US$ 1.145 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) juga mengalami penurunan lebih dari 4%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, memprediksi pergerakan market kripto pada pekan ini masih terus bergerak sideways. Hal ini terjadi di bawah tekanan mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan. Di samping itu, volume trading market juga bergerak tipis sejak akhir pekan lalu. 

“Dari pergerakkan market kripto masih datar saja. Ini diperkirakan akan terus berlangsung lama. Salah satu penyebab market terus sideways di antaranya,  investor khawatir mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Selera risiko investor kripto tengah lesu mengikuti kondisi yang terjadi di pasar saham. Sekarang dalam menentukan aksi jual-beli di market kripto, investor terkadang sering melihat kinerja indeks Wall Street sebagai acuan. Makanya, tak heran jika kini pergerakan pasar kripto berkorelasi dengan pasar saham AS.

Selain itu, pelaku pasar juga mencerna data-data ekonomi terbaru dan komentar dari petinggi The Fed. Terakhir, pemegang kebijakan The Fed pada Selasa (28/6) kemarin berjanji segera menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi, sembari mencegah kekhawatiran biaya pinjaman yang lebih tinggi yang akan memicu penurunan tajam.

“Investor bisa mencerna rentetan komentar pejabat The Fed tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed masih bakal menaikkan suku bunga acuannya dengan agresif dan mengabaikan dampak negatifnya ke pasar saham dan kripto,” ungkap Afid.

Baca juga: Bos Binance: Bearish Pasar Kripto Mungkin Segera Usai

Belum Ada Momentum Bullish

Afid berkeyakinan dalam beberapa waktu ke depan belum ada momentum yang baik untuk market bergerak bullish. Apalagi ekonom Wall Street meramalkan bahwa resesi ekonomi bisa terjadi dalam kurung waktu 12 bulan mendatang. Ramalan ini memberikan sinyal antisipasi bagi pelaku pasar, mengantisipasi efek samping kebijakan moneter agresif The Fed.

Pergerakkan Bitcoin pun rupanya diramalkan belum bergerak bagus. Pasar kripto belum bisa menguat signifikan pekan ini, karena tidak ada momentum yang bisa mendorong BTC meninggalkan kisaran US$ 20.000 per keping.

Bitcoin akan menuju test support berkali-kali, di mana harganya bisa jadi akan berada di level US$ 19.800 hingga US$ 17.000 dalam beberapa waktu ke depan. Dari analis teknikal, prospek bullish belum bisa terihat. Untuk bergerak bullish, BTC harus melewati level resistance di titik US$ 23.000,” jelas Afid.

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Jika dilihat dari sisi teknikal, BTC sendiri memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya sampai ke area US$ 22.000 dalam waktu dekat ini. Tanda kekuatan pertama adalah penembusan dan penutupan di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari di level US$ 22.890. Kenaikan harga kripto yang terjadi nantinya hanya bersifat prematur, karena belum ada sentimen positif yang kuat.

Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Axie Infinity (AXS)

Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat nilai AXS masih memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh dibukanya Ronin Bridge dan peluncuran Land Staking pada minggu ini, yang merupakan skema lain untuk membantu menghasilkan hadiah bagi pemain yang telah menginvestasikan uang dalam permainan.

Ronin Bridge, “jembatan” yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer dana ke dan dari akun di game Axie Infinity, akhirnya telah dibuka kembali pada 28 Juni lalu, setelah insiden pencurian sebesar US$ 625 juta yang terjadi Maret lalu.

“Harga AXS masih berpotensi untuk naik pada pekan ini. Sentimen positif datang dari dibuka kembali transaksi Ronin Bridge. Sky Mavis, grup pengembang di belakang Axie Infinity tampaknya telah menepati janjinya untuk memberi kompensasi kepada pemain yang terkena dampak pencurian,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 25% dari US $ 14,20.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.263.171.869. Pasokan yang beredar 82.118.077 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

2. MyNeighborAlice (ALICE)

Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).

MyNeighborAlice (ALICE) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto potensi bullish pada pekan ini. Pada dasarnya, My Neighbor Alice adalah salah satu game blockchain multipemain paling populer saat ini. Setiap pemain dapat membeli pulau virtual dan mulai bertani, mengumpulkan item dalam game dan bersosialisasi dengan pemain lain.

Untuk memperdagangkan item dalam game, pemain menggunakan token ALICE. Aset kripto ini dapat digunakan untuk staking, buyback, dan menggunakan produk DeFi. Afid melihat rumor perilisan konten terbaru Alpha Season 1 pada 30 Juni nanti menjadi sentimen positif untuk token ALICE.

“Mulai 30 Juni nanti, pemilik tanah virtual di My Neighbor Alice akhirnya dapat menikmati Alpha Season 1 yang telah lama dinanti-nantikan. Sebelum waktu peluncuran pengguna mungkin akan mengakumulasi ALICE, sehingga harganya bergerak naik,” kata Afid.

Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 3,263 atau naik 29% dari harga saat ini US$ 2,568 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #269, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 83.891.144. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

3. Binance Coin (BNB)

Analisis teknikal Binance Coin (BNB).

Selanjutnya, ada Binance Coin (BNB) yang merupakan aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

Afid menjelaskan BNB berpotensi bullish dampak dari sentimen positif kerja sama eksklusif antara Binance dengan pesepak bola, Cristiano Ronaldo. Melalui kemitraan ini, Binance akan meluncurkan promosi global yang bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada penggemar Ronaldo ke Web3 dengan titik masuk yang menarik ke dunia NFT.

“Pergerakkan harga BNB seketika mengalami kenaikan pasca pengumuman kerja sama Binance dan Cristiano Ronaldo. Tampaknya investor mulai mengakumulasi BNB untuk menantikan koleksi NFT Cristiano Ronaldo akan tersedia secara eksklusif di Binance NFT. Namun, Binance harus menjaga momentum ini, jika terlalu lama perilisannya, maka harga BNB bisa berbalik arah,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, Afid menjelaskan BNB masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 236,1 atau naik 11% dari harga saat ini US$ 211,3 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #4, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 37.348.668.947. Pasokan yang beredar 163.276.975 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.

Baca juga: Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan

4. Mines of Dalarnia (DAR)

Analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

Selain BNB, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Player Tournament yang kemungkinan besar terjadi pada 30 Juni mendatang. Keunikan dari additional content tersebut adalah adanya gameplay tambahan dengan storyline baru dan fitur in-game chat.

“Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari rumor peluncuran Player Tournament pada 30 Juni mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 13% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,30571 ke US$ 0,34184,” ungkap Afid.

Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #309, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 63.882.600. Jumlah koin yang beredar 208.484.058 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

5. Mina (MINA)

Analisis teknikal Mina Protocol (MINA).

Mina Protocol (MINA) adalah salah satu platform yang paling canggih di blockchain, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.

Afid mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 25 Juni 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen. “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sentimen positif dari peluncuran Package crypto library yang dirilis 30 Juni nanti untuk meningkatkan kemampuan Mina Protocol,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, Afid mengatakan MINA masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 0,600 atau naik 16% dari harga saat ini US$ 0,701 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat MINA di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 372.163.161. Pasokan yang beredar 565.399.895 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Harmony (ONE)

Analisis teknikal Harmony (ONE).

Pekan lalu, Harmony (ONE) masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish, namun pada pekan ini tampaknya akan berbalik arah. Afid menjelaskan sentimen positif ONE sudah berakhir dampak dari kabar Horizon Bridge yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan, dengan nilai kerugian sekitar US$ 100 juta atau lebih dari Rp 1 triliun.

“Sentimen negatif yang menerpa Harmony Protocol membuat sebagian investor khawatir. Alhasil pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang kemungkinan besar akan terus turun, sehingga menimbulkan aksi jual yang lebih besar,” tutur Afid.

Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,01765 atau turun 13% dari US$ 0,02042. Sementara, level resistance di US$ 0,02708.

Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #114, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 247.772.502. Pasokan yang beredar 12.201.111.376 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. Lido DAO (LDO)

Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

LDO, token tata kelola di jaringan Lido DAO masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO kali ini masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.

Setelah empat hari pemungutan suara, komunitas Lido tampaknya siap untuk menolak panggilan untuk membatasi pertumbuhannya sendiri. 99% suara yang diberikan mendukung Lido membatasi kepemilikannya di Ethereum. “Kekisruhan dalam penggunaan kripto LDO sebagai token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 39% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara, level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.

Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #142, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 167.792.578. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

Baca juga: Apa Itu Web3: Konsep Baru Internet di Masa Depan

3. SuperRare (RARE)

Analisis teknikal SuperRare (RARE).

SuperRare adalah platfrom NFT yang menghubungkan karya seni digital dengan sebuah token. Setelah NFT berada di SuperRare, karya digital itu dapat dibeli, dijual atau bahkan bisa digunakan sebagai investasi jangka panjang. Token RARE digunakan sebagai utilitas di platform SuperRare.

Afid melihat pergerakan RARE dari analisis teknikalnya kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga pada pekan ini. “Analisis teknikal melihat akan ada penurunan 21% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,240 ke US$ 0,189,” ungkap Afid.

Peringkat RARE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #541, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 22.842.357. Pasokan yang beredar 101.756.228 koin RARE dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin RARE.

4. Hive (HIVE)

Analisis teknikal Hive (HIVE).

Sama seperti RARE, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen.

“HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 35 persen ke harga US$ 0,4471 dari US$ 0,6718,” ungkap Afid.

Hive adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

Peringkat HIVE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #98, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 295.733.505. Pasokan yang beredar 445.435.787 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. Stratis (STRAX)

Analisis teknikal Stratis (STRAX).

Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan untuk perusahaan, termasuk meluncurkan private sidechains, running full nodes, developing dan deploying smart contracts, platform penawaran koin awal, dan aplikasi bukti identitas. Perusahaan juga menyediakan dompet kripto dan layanan konsultasi blockchain.

STRAX menjadi token yang digunakan untuk membeli dan mengoperasikan layanan seperti mengeksekusi smart contracts, membayar sidechain dan lainnya. Afid menjelaskan nilai STRAX bisa mengalami penurunan hingga 28%. “STRAX akan konsolidasi dahulu ke harga US$ 1,190, lalu akan turun menuju US$ 0,850.”

Peringkat STRAX di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #153, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 144.417.008. Pasokan yang beredar 138.379.149 koin STRAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Continue Reading

Altcoin News

Persija Rilis Fan Token Kripto untuk Penggemarnya

Published

on

Persija

Persija, menjadi klub sepak bola kedua di Indonesia yang bakal merilis Fan Token kripto. Sebelumnya, Persib sudah lebih dahulu menyatakan komitmen yang sama untuk mengadopsi aset kripto dan teknologi blockchain dalam bisnis mereka.

Persija menjalin kemitraan global dengan platform fans engagement berlabel Socios.com untuk menyambut Liga 1 2022/2023. Dalam kerja sama ini, Persija akan meluncurkan Fan Token, yaitu aset kripto yang memberikan akses kepada seluruh penggemar Persija ke layanan digital.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan Socios.com. Kami sangat terbuka dengan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan hubungan kami dengan para pendukung Persija,” kata Direktur Komersial Persija, Ivi Sumarna Suryana dalam keterangan resminya.

Persija bergabung dengan 150 klub besar dari berbagai belahan dunia lainnya yang telah bermitra dengan Socios.com. Dari mulai raksasa Eropa, seperti Paris Saint-Germain, FC Barcelona, ​​​​Valencia, Atlético de Madrid, Manchester City, Arsenal, Juventus, AC Milan dan Inter Milan, hingga klub dari Amerika Selatan, River Plate, Flamengo dan Korintus.

Persija
Klub sepak bola, Persija bakal rilis Fan Token kripto. Foto: Dok. Persija.

Baca juga: Mengenal Kripto AC Milan Fan Token (ACM) dan TrueFi (TRU)

Banyak Benefit Pemegang Fan Token Persija

Socios.com memproyeksikan nantinya para pemegang Fan Token $PRSJ memungkinkan untuk mempengaruhi keputusan klub yang diambil dari suara pendukung tentang berbagai hal. Mulai dari desain jersey, pemilihan nomor punggung, dan lagu disaat klub merayakan kemenangan.

Para holder $PRSJ juga akan memberi penghargaan kepada lebih banyak penggemar. Sekitar 17.000 penggemar akan mendapatkan kesempatan menonton langsung pertandingan di periode 2022.

Pemegang Fan Token pun akan menerima hadiah yang unik, seperti aset digital, termasuk NFT, serta merchandise dan jersey pertandingan. Sementara yang memenuhi syarat bisa mengakses diskon eksklusif yang terkait dengan sponsor klub dan penawaran serta insentif khusus lainnya. Socios.com pun akan meningkatkan gamification pada aplikasi, meluncurkan berbagai game mobile bertema olahraga khusus untuk pemegang Fan Token.

“Kami senang menyambut Persija di Socios.com. Kami tahu ada banyak gairah untuk sepak bola di Indonesia dan platform kami memberikan akses kepada seluruh penggemar,” kata CEO Chiliz and Socios.com, Alexandre Dreyfus.

Persija
Klub sepak bola, Persija bakal rilis Fan Token kripto. Foto: Dok. Persija.

Baca juga: Persib Luncurkan Fan Token Kripto Ikuti Jejak AC Milan dan Barcelona FC

“Kami berkomitmen untuk membangun jaringan di tingkat domestik dan menciptakan peluang keterlibatan dan pengalaman bagi para suporter Persija. Kami berharap dapat meningkatkan pengalaman penggemar Persija dan para pendukungnya,” tuturnya lagi.

Langkah Persija ini tidak hanya ditujukan untuk suporternya yang berada di Indonesia saja, namun dapat merangkul pendukungnya di seluruh dunia. Selain itu, memiliki peluang baru untuk mendapatkan keuntungan serta keakraban baru dengan para pendukung klub sepak bola asal Jakarta tersebut.

Continue Reading

Altcoin News

Kenalan Kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

Published

on

AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

Dua aset kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD) mencuri perhatian akhir-akhir ini. AirSwap memiliki project yang membuat protokol perdagangan terdesentralisasi dengan transaksi yang cepat menggunakan blockchain Ethereum.

Kalau Adventure Gold (AGLD), memiliki fungsi token ERC-20 proyek NFT, Loot. AGLD awalnya dikerahkan melalui airdrop ke anggota komunitas Loot NFT. Itu baru sedikit penjelasan soal AST dan AGLD, penasaran apa keunggulannya? So, mari berkenalan lebih dekat AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD).

AirSwap (AST)

Apa Itu AirSwap (AST)?

AirSwap adalah DAO (Decentralized Autonomous Organization) yang fokus pada sistem perdagangan terdesentralisasi. Platform ini berfungsi sebagai pertukaran untuk koin kripto yang relatif baru dan token asli platform.

AirSwap menjadi semakin populer karena koinnya, token kripto aslinya AST. Platform ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan token Ethereum secara langsung satu sama lain.

Dibandingkan dengan pertukaran terdesentralisasi lainnya, AirSwap tidak membebankan biaya perdagangan atau biaya apa pun untuk setoran dan penarikan. Mereka juga tidak memberlakukan batasan pada setoran, penarikan, dan swap.

AirSwap (AST)
Ilustrasi aset kripto AirSwap (AST).

Baca juga: Apa Itu Aset Kripto IRISnet (IRIS) dan BitShares (BTS)?

Pengguna juga tidak dipaksa untuk mendaftar ke AirSwap untuk menggunakan fitur-fiturnya. Meski begitu, pertukaran ini sangat aman bagi investor kripto dan memberikan pengalaman pengguna yang luar biasa, terutama untuk volume perdagangan yang tinggi.

AirSwap dikenal sebagai penyedia layanan mandiri. Tidak menggunakan bantuan pihak ketiga untuk menyimpan dan mengelola dana para pedagang. Pengguna di bursa memegang kendali penuh atas dana kripto mereka. Mereka dapat langsung melakukan perdagangan antara berbagai pihak dan tetap anonim karena platform tidak mengharuskan proses pendaftaran akun.

Apa yang Membuat AirSwap (AST) Unik?

AirSwap (AST) adalah token Ethereum untuk AirSwap, jaringan perdagangan peer-to-peer terdesentralisasi. Airswap bertujuan untuk membuat pembelian dan penjualan token aman, sederhana dan tanpa biaya. Token AST terutama berfungsi sebagai sarana bagi pembuat pasar untuk mengatur pasar di AirSwap.

AST berfungsi sebagai aset digital bagi para pedagang. Token dirancang untuk melindungi pedagang dari risiko rekanan penipuan dan selip harga. Token AST juga digunakan untuk menguji pedagang yang dikenal sebagai front running.

Untuk mengeksekusi perdagangan, pengguna harus memiliki 100 AST. Dengan jumlah AST ini, platform memungkinkan staking. Ini juga membantu pengguna dalam mengunci AST ini selama tujuh hari. Setelah durasi penguncian, pengguna mendapatkan kendali atas mekanisme tata kelola.

AirSwap (AST)
Ilustrasi aset kripto AirSwap (AST).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto dForce (DF) dan Bonfida (FIDA)

Harga token AST tumbuh secara signifikan. Kapitalisasi pasar total AST pernah mencapai US$ 27,2 juta. Pada tahun 2021, platform tersebut telah mengedarkan sedikit lebih dari 150 juta koin AST.

Peringkat AST di situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) jam 08.00 adalah #626, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 16.701.270. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 150.000.000 koin AST dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Adventure Gold (AGLD)

Apa Itu Adventure Gold (AGLD)?

Adventure Gold (AGLD) adalah token ERC-20 asli dari proyek Loot NFT. Loot adalah proyek NFT yang dirancang secara acak berbasis teks yang dihasilkan dan disimpan secara on-chain, dibuat oleh salah satu pendiri media sosial, Vine, Dom Hofmann.

Proyek Loot tidak memiliki antarmuka front-end, gambar, statistik atau fungsionalitas. Sebaliknya, ini didasarkan pada satu set 8.000 NFT berbasis teks yang terbuka untuk bagaimana komunitas ingin menafsirkannya. NFT berisi teks mulai dari tulisan “Holy Greaves of Giants” hingga “Grim Shout.”

Adventure Gold sendiri diluncurkan pada 2 September 2021, dan memungkinkan setiap pemilik Loot NFT untuk mengklaim 10.000 token secara gratis. Pada 8 September 2021, harga floor price NFT Loot di OpenSea adalah 8,56 ETH. Banyak proyek turunan sedang dibangun di sekitar Loot.

Adventure Gold (AGLD)
Ilustrasi aset kripto Adventure Gold (AGLD).

Baca juga: Lebih Kenal Aset Kripto Akropolis (AKRO) & Tellor (TRB)

NFT dihasilkan sebagai item untuk digunakan dalam game atau proyek yang dibuat oleh komunitas. Ini telah menyebabkan generasi komunitas, alat pengembang, developer tools, guilds, market trackers, dan derivative projects menggunakan NFT Loot di dunia mereka.

Loot telah menerima banyak hype karena sifatnya yang inovatif. Meskipun tidak menambahkan fitur atau utilitas baru, inilah yang sebenarnya membuatnya begitu populer. Kebebasan untuk menggunakan Loot sesuai keinginan membuatnya sangat serbaguna.

Apa yang Membuat Adventure Gold (AGLD) Unik?

Adventure Gold mengikuti pendekatan bottom-up. Sementara para pendiri proyek NFT lain mengarahkan pengembangan NFT ciptaannya. Di Loot, komunitaslah yang menentukan nilainya dan cara menggunakannya. Segera setelah pembuatan Loot, komunitas dan proyek telah berkembang untuk menggunakan setiap NFT Loot dengan cara yang unik.

Kesederhanaan dan keunikan Loot itu sendiri mengilhami komunitas web3 untuk membuat banyak proyek turunan berdasarkan kodenya, Adventure Gold sendiri bertujuan untuk digunakan sebagai token tata kelola dan meminta pengguna memilih kredit dalam game di masa depan atau membangun mint di masa depan atas Loot dan mengadopsi AGLD.

Grup multisig yang terdiri dari Papper dan “anggota komunitas yang sangat bereputasi baik yang menyukai Loot” dapat menjalankan izin kontrak, seperti membuat keputusan dan proposal tata kelola lainnya.

Adventure Gold (AGLD)
Ilustrasi aset kripto Adventure Gold (AGLD).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto Golem (GLM) dan Optimism (OP)

Kecepatan pengembangan Loot dan Adventure Gold dan desas-desus seputar proyek juga telah menyebabkan lingkungan perdagangan yang unik, didorong oleh keputusan bursa kripto, seperti FTX untuk mendaftarkan AGLD hanya 30 jam setelah peluncurannya.

Peringkat AGLD di situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) jam 08.00 adalah #483, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 31.156.921. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 70.170.001 koin AGLD dan maksimal pasokan tidak tersedia.

AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD).

Trading AST/BTC, AGLD/USDT, AGLD/BUSD dan AGLD/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 28 Juni 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran AST dan AGLD di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Popular