Connect with us

Blockchain

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Published

on

Ilustrasi metaverse.

Penulis: Angelia Wiradi

Metaverse kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat luas, baik dalam forum online maupun offline. Metaverse tidak hanya hadir untuk melengkapi Web3 saja, namun juga memiliki dampak positif buat keseharian kamu! 

Sebelum masuk ke dampak positif yang perlu kamu ketahui tentang dunia virtual ini, kita pahami dulu yuk, apa itu metaverse!

Menurut para ahli, metaverse adalah gerbang yang membawa masyarakat atau pengguna internet untuk merasakan berbagai pengalaman virtual atau digital. Jeffry Budiman, Group Chief Innovation Officer & Co-Founder WIR Group, menjelaskan pengertian dari metaverse adalah sebuah ruang virtual yang dapat digunakan bersama, ada dunia baru di mana para pengguna direpresentasikan melalui avatar untuk melakukan aktivitas, berinteraksi layaknya di dunia nyata. 

Berikut adalah beberapa dampak positif dari metaverse yang bisa dinikmati masyarakat di kehidupan sehari-hari: 

Perluas Relasi 

Di masa seperti ini, relasi sangat diperlukan baik untuk bisnis atau untuk sekedar menambah pertemanan secara online. Jika masih belum bisa bertemu secara fisik, pertemuan online adalah pilihan terbaik untuk memperluas relasi mu. 

Di metaverse, kamu bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru dari belahan dunia manapun. Pertemuan virtual akan merasa lebih seru dan nyaman, karena menggunakan avatar yang ingin disukai dengan berbagai karakter. 

Peluang Hasilkan Cuan 

Media sosial saat ini sudah sangat berhasil untuk membantu menciptakan banyak sekali peluang bisnis dan cuan bagi para penggunanya, seperti Instagram dan Tiktok. Para kreator menemukan tempat bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas, di samping mengembangkan bisnisnya. 

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!
Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

Metaverse akan memberikan peluang yang lebih besar lagi bagi para kreator konten. Metaverse sangat memungkinkan untuk menjadi lahan lapangan pekerjaan yang besar dan beragam.

Untuk skala yang lebih besar, seperti Samsung yang berkolaborasi dengan platform avatar 3D Naver Zepeto meluncurkan MetaverseMy House’ (pameran teknologi tahunan) yang tembus 4 juta visitor selama kurang dari satu bulan. Adidas, Nike, dan HSBC juga mulai memasuki metaverse sebagai ladang baru memperluas bisnis mereka. 

Tingkatkan Produktivitas

Sejak pandemi berlangsung, semua kegiatan yang biasanya dilakukan offline harus bergeser ke online, terutama pekerjaan. Ternyata setelah di jalankan selama kurang lebih dua tahun masa pandemi, banyak orang merasa bekerja secara online membuat mereka lebih produktif dan lebih praktis. 

Metaverse memberikan pengalaman tersebut bagi para penggunanya, kegiatan bisa menjadi lebih atraktif, interaktif dan meningkatkan semangat juga kreativitas para pengguna. Selain bekerja, kegiatan belajar pun di dunia metaverse akan lebih engaging dan menarik karena banyak hal yang dapat dilihat lebih jelas dan terasa nyata. 

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Shopping NFT

Buat kamu yang suka shopping dan bosen dengan platform belanja yang sudah pernah kamu pakai, metaverse bisa menjadi salah satu opsi platform belanja online kamu loh! Di metaverse, kamu bisa membeli karya seni, pakaian, sepatu dan lain sebagainya dalam bentuk NFT, jadi kepemilikanmu juga terjamin. 

Karena metaverse merupakan salah satu bentuk adopsi blockchain, jadi sangat erat kaitannya dengan kripto yang merupakan alat transaksi yang akan kamu gunakan di dalam metaverse

Itu adalah beberapa dampak positif dari metaverse. Selama konsep dunia virtual ini terus berkembang, tidak menutup kemungkinan kegiatan yang biasanya kita lakukan di dunia nyata bergeser ke metaverse dan semakin banyak dampak positif yang dihasilkan. Tertarik untuk memulai kegiatan mu di metaverse

Blockchain

Ini Wujud Pernikahan Metaverse Pertama di The Sandbox

Published

on

The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

The Sandbox akhirnya membawa realitas virtual ke level berikutnya dengan memanfaatkan metaverse tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk pernikahan. Untuk menggelar momen suci ini, Sandbox bekerja sama dengan 1-Group dan Smobler Studios.

The Sandbox mengadakan pernikahan pertamanya di metaverse-nya secara hybrid, digital dan kehidupan nyata. Ini merupakan lompatan baru dari perkembangan metaverse dan mendobrak tradisi pernikahan di Asia.

 The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.
The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

Baca juga: The Sandbox Rilis Alpha Season 3 Harapkan Pengguna Bahagia di Metaverse

Pengantin yang menikah di metaverse Sandbox adalah pasangan asal Singapura, Joanne Tham dan Clarence Chan, yang merupakan CEO Bandwagon. Mereka merayakan pernikahan pada hari Sabtu (17/9) dalam tema “disko glam 70-an”, yang berlangsung di replika digital The Alkaff Mansion yang terkenal di Singapura.

Desain Pernikahan Metaverse

Untuk momen spesial ini, arsitektur metaverse dan agensi desain Web3, Smobler Studios, membuat aset melalui The Sandbox yang menciptakan The Alkaff Mansion dan arsitekturnya yang khas.

Sementara, pasangan itu secara fisik hadir di tempat hotel dunia nyata bersama dengan beberapa tamu, avatar digital mereka juga hadir dalam metaverse The Sandbox dan dapat dilihat oleh tamu yang bergabung dari jarak jauh. Acara ini diresmikan oleh salah satu pendiri dan kepala operasi The Sandbox Sebastien Borget dalam bentuk avatar digital.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Setelah ciuman virtual pertama mereka sebagai suami dan istri, pasangan itu keluar dari Metaverse untuk melanjutkan perayaan mereka secara offline.

Pernikahan digital sangat dapat disesuaikan sehingga dapat dibentuk sejauh imajinasi seseorang membawanya. Pasangan dapat mewujudkan impian fantastis mereka di dunia metaverse, semua tanpa biaya yang lebih besar dan batasan pernikahan fisik di dunia pasca pandemi.

Continue Reading

Blockchain

Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

Published

on

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Guild of Guardians, game NFT berbasis teknologi Web3 kini mulai merambah dunia eSports. Langkah ini akan semakin memajukan game berteknologi Web3 agar bisa dinikmati semua kalangan.

Game Guild of Guardians telah bekerja sama dengan delapan organisasi eSports profesional terbesar dan paling terkemuka di dunia. Tujuan utama kemitraan ini akan membangun masa depan game Web3 dan hiburan digital, serta membuka pra-registrasi Guild of Guardians ke komunitas eSports terbesar di seluruh dunia.

Di bawah kemitraan ini, nama-nama besar eSports, termasuk Cloud9, Fnatic, Navi, Ninjas in Pyjamas, NRG, SK Gaming, T1, dan Team Liquid akan bergabung dengan dunia fantasi Guild of Guardians. Brand eSports mereka akan menjadi karakter yang dapat dimainkan sepenuhnya.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Ini Dia Game RPG Blockchain, Guild of Guardians!

Misi Guild of Guardians

Guild of Guardians yang dikembangkan oleh Immutable Games Studio dan Stepico Games ini bisa melanjutkan misi mereka untuk memperluas pasar. Kemitraan bersama delapan organisasi eSports belum pernah terjadi sebelumnya, maka akan ada potensi eksposur jutaan penggemar mereka — selain lebih dari 250.000 pemain yang sudah terdaftar sebelumnya — untuk masa depan game web3.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan beberapa nama yang paling menonjol dan dikenal di bidang eSports profesional,” kata Vice President and Game Director for Guild of Guardians, Derek Lau dikutip Venturebeat.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

“GOG adalah RPG tim mobile yang dibuat untuk pemain dan dirancang sebagai game yang sangat mudah diakses, menjadikannya pintu gerbang yang sempurna ke dunia Web3 untuk semua pemain.”

Penggemar eSports akan dapat mendukung tim dan pemain favorit mereka dengan cara baru dan bermakna, dengan mewakili tim favorit mereka dalam game, melalui aset digital, seperti kripto dan NFT.

Dengan kepemilikan aset digital yang sebenarnya, penggemar akan dapat membuat, memiliki, dan memperdagangkannya, selain bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan hadiah.

Continue Reading

Blockchain

CEO Tokocrypto: Web3 Sangat Potensial untuk Masa Depan

Published

on

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

Tokocrypto terus berkomitmen untuk mengembangkan peluang dan memanfaatkan potensi yang ada di industri blockchain secara maksimal. Dalam acara Bloomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9), CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan situasi crypto winter mungkin akan menghambat arus investasi di industri kripto dan blockchain, tetapi tidak akan menghentikannya.

Crypto winter terjadi berdasarkan pada situasi market saat ini yang umumnya disebabkan oleh inflasi dan lainnya. Namun, kami tahu ini akan berlalu,  karena bear market itu seperti siklus dan akan rebounce kembali. Peluang dan potensi di dunia blockchain dan Web3 akan selalu ada dan menarik investor meski dalam situasi market saat ini,” kata Kai.

“Investor tidak bisa mengabaikan peluang dari blockchain. Cobalah untuk mengenali relevansi blockchain yang jauh lebih luas dengan masa depan, jangan hanya memandangnya sebagai arsitektur teknologi untuk kripto.”

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.
CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

Baca juga: The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

Dorong Startup Blockchain di Indonesia

Lebih lanjut Kai menjelaskan bahwa Web3, seperti Gamefi dan metaverse sangat potensial untuk masa depan. Khusus di Indonesia, baik pihak swasta dan pemerintah saat ini mencoba mempelajari implementasinya. Beberapa proyek sekarang sedang dibangun untuk adopsi yang lebih luas.

Blockchain akan terus mengubah berbagai sektor industri secara fundamental. Bagi Tokocrypto, kita akan terus mendorong adopsinya lebih luas dengan ekosistem yang kami bangun. Seperti TokoLabs, yang menjadi program akselerator startup blockchain di Indonesia untuk meningkatkan nilai dan menumbuhkan bisnis mereka dengna berbagai project Web3,” jelasnya.

Menurutnya saat ini, kemitraan dan regulasi telah menjadi kunci penting dalam mendorong adopsi aset digital, khususnya kripto, Web3 dan project blockchain lainnya. Maka dari itu, Tokocrypto selalu membuat peluang potensi kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pelaku usaha hingga stakeholders.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3 dan Startup Blockchain

Tokocrypto Bangun TokoLabs

TokoLabs bersama BRI Ventures sendiri telah membantu mengembangkan bisnis berbagai project blockchain dari startup di Indonesia. Startup yang masuk dalam ekosistem TokoLabs akan mendapatkan bimbingan empat pilar utama: Branding dan marketing, strategi investasi, taktik lanskap investasi, dan akses ke peluang pendanaan. 

Adopsi blockchain oleh Tokocrypto bukan hanya dari TokoLabs saja, ada ekosistem TokoVerse telah mengembangkan T-Hub, crypto hub pertama di Asia; TokoMall, NFT marketplace pertama dan terbesar di Indonesia; Kriptoversity, aplikasi edutech blockchain learn-to-earn; TokoCare, program CSR berbasis blockchain, dan inisiatif lainnya.

Continue Reading

Popular