Connect with us

Business

BlockFi Diambang Kebangkrutan Setelah FTX Runtuh

Published

on

BlockFi Diambang Kebangkrutan Setelah FTX Runtuh. Foto: Budrul Chukrut | SOPA Images | LightRocket via Getty Images.

Kejatuhan FTX masih menginfeksi sebagian besar dunia aset kripto. Bloomberg telah melaporkan bahwa yang paling terpengaruh baru-baru ini adalah BlockFi. Mereka telah merencanakan pengajuan kebangkrutan yang akan segera terjadi.

Platform pemberi pinjaman kripto, BlockFi, masuk dalam daftar teratas perusahaan yang berpotensi mengikuti kebangkrutan FTX. Kabar ini sudah kencang beredar hampir sepanjang minggu ini.

Tampaknya sekarang hal itu akan membuahkan hasil dengan BlockFi bersiap untuk mengajukan kebangkrutan chapter 11 dalam waktu dekat.

BlockFi dan FTX

Tidak ada yang menyangka BlockFi akan menghadapi krisis terparah sepanjang sejarah aset kripto. Efek domino dari FTX begitu besar. Sebagai salah satu platform crypto exchange paling terkenal di dunia, memiliki ketergantungan dengan beberapa perusahaan mitranya.

Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Jelang Piala Dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masuk Dunia NFT

FTX memulai krisis dengan token asli yang anjlok, diakhiri dengan perusahaan yang bangkrut. Karena tawaran akuisisi yang gagal dan laporan penyalahgunaan dana pelanggan menghancurkannya sampai tidak bisa kembali. Selanjutnya, tanpa ada tempat tersisa untuk berbelok, FTX mengajukan kebangkrutan chapter 11.

Sepertinya BlockFi diatur untuk mengikutinya. Paparan mereka yang luas terhadap FTX membawa mereka ke nasib yang sama. Seperti yang dilaporkan Bloomberg bahwa pengajuan kebangkrutan sekarang sudah dekat untuk platform pinjaman kripto.

Belum Terkonfirmasi

Laporan Bloomberg tersebut berasal dari, “orang-orang yang mengetahui masalah ini”, dan mengikuti periode penghentian penarikan klien. Meskipun ini telah menjadi rumor hampir sepanjang hari, BlockFi sejauh ini menolak mengomentari masalah tersebut.

Wall Street Journal sebelumnya telah melaporkan awal pekan ini, soal BlockFi yang menuju kebangkrutan. Selain itu, BlockFi mengaku memiliki banyak transaksi dengan FTX. Penanda lain bahwa runtuhnya FTX merupakan ancaman bagi industri aset kripto.

Sebelumnya ditengah tech winter, BlockFi memangkas sekitar 20% stafnya karena perusahaan memperhitungkan penurunan dramatis dalam aset kripto dan meningkatnya kekhawatiran tentang melemahnya ekonomi.

Baca juga: Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak

Business

BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

Published

on

Ilustrasi CBDC Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.

Bank Indonesia (BI) terus memberikan update terkait perkembangan proyek Rupiah Digital. Kabarnya BI akan melakukan perilisan proof of concept Rupiah Digital pada Juli 2023 dan akan menjadi momen yang ditunggu oleh masyarakat.

BI sendiri telah menerbitkan Consultative Paper (CP) mengenai rencana pengembangan Rupiah Digital. CP ini merupakan tindak lanjut dari penerbitan White Paper Proyek Garuda: Menavigasi Arsitektur Rupiah Digital yang dirilis untuk publik pada November 2022 lalu.

Penerbitan CP ini juga merupakan upaya untuk membuka ruang diskusi publik mengenai desain Rupiah Digital. CP ini menguraikan overview desain pengembangan Rupiah Digital tahap pertama (immediate state), yaitu wholesale Rupiah Digital cash ledger yang mencakup pengenalan teknologi dan fungsi dasar yang meliputi penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana.

Desain pengembangan Rupiah Digital dimaksud telah mempertimbangkan hasil dari benchmarking terhadap praktik terbaik dari beberapa negara yang telah melakukan pengkajian dan eksperimen wholesale central bank digital currency (CBDC).

Proof of Concept Rupiah Digital

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Salah Satu Pemimpin Pasar Aset Kripto di Dunia

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan proof of concept Rupiah Digital di pertengahan tahun 2023 dan telah bertemu dengan pemain-pemain potensial untuk menjadi wholesaler mata uang digital ini. Langkah ini untuk mendukung kebijakan sistem pembayaran untuk akselerasi digital.

“Insya Allah nanti sekitar Juli kami akan keluarkan proof of concept untuk Digital Rupiah mempersiapkan Indonesia sebagai negara Indonesia maju dengan digital, digitalisasi pembayaran dan juga digitalisasi rupiah,” kata Perry dikutip Antara pada Rabu (6/2).

Perry menjelaskan Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yakni Digital Rupiah wholesale (w-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbatas dan hanya didistribusikan untuk melayani transaksi wholesale, dan Digital Rupiah ritel (r-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik dan didistribusikan untuk transaksi ritel.

“Kami sudah ketemu dengan pemain-pemain besar yang kami pandang punya kemampuan untuk menjadi wholesaler,” ujar Perry.

Tahap Penerbitan

Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.
Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.

Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

Pengembangan Rupiah Digital terdiri dari tiga tahap. Pada tahap pertama, pengembangan akan dimulai dengan w-Digital Rupiah untuk use case penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana antar pihak. Pada tahapan berikutnya, use case w-Digital Rupiah akan diperluas dengan use case tambahan yang mendukung transaksi di pasar keuangan.

Pada tahap akhir, konsep integrated end-to-end w-Digital Rupiah to r-Digital Rupiah akan diujicobakan. Pendekatan itu memungkinkan eksplorasi berbagai alternatif desain Digital Rupiah guna memastikan nilai tambah yang paling optimal.

Rupiah Digital akan dibangun dalam fitur desain yang tangguh dan memungkinkan pengembangan model bisnis baru yang inovatif, inklusif, dan mendorong efisiensi. Mata uang digital ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur yang memastikan resiliensi, baik dalam konteks keamanan maupun ketersediaan, misalnya, offline functionality, yang juga memastikan perluasan inklusi keuangan di daerah tertinggal.

CBDC punya Bank indonesia ini juga akan dilengkapi fitur programmability yang memungkinkan pengembangan inovasi dan efisiensi keuangan, misalnya smart contract. Tokenisasi surat berharga juga akan dikembangkan untuk membuka peluang-peluang baru bagi pendalaman pasar keuangan.

Continue Reading

Business

82% Jutawan Dunia Pertimbangkan Investasi Aset Kripto Karena Cuan

Published

on

Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

Meskipun merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kripto, 82% klien jutawan dunia telah mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam aset digital seperti Bitcoin (BTC) pada tahun 2022. Data ini ditunjukan dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh firma penasihat keuangan deVere Group.

Dikutip Cointelegraph, hasil jajak pendapat yang dirilis pada 30 Januari itu, menemukan bahwa delapan dari setiap 10 klien high net-worth (HNW) perusahaan yang disurvei — individu dengan aset yang dapat diinvestasikan antara US$ 1,2 juta dan US$ 6,1 juta — mencari informasi investasi tentang kripto dari penasihat keuangan di 12 bulan terakhir.

Nigel Green, CEO dan pendiri deVere Group, mengatakan bahwa meskipun grup yang disurvei “biasanya lebih konservatif,” dia yakin minat tersebut berasal dari nilai inti Bitcoin sebagai “digital, global, tanpa batas, terdesentralisasi, dan anti rusak.”

Tren Minat Investasi Kripto

Baca juga: Misterius Harga Bitcoin 60% Lebih Tinggi di Nigeria, Kenapa?

Studi tahun sebelumnya telah menunjukkan tren meningkatnya minat investasi kripto dari investor kaya. Sebuah studi tahun 2020 dari deVere menemukan bahwa 73% dari 700 individu berpenghasilan tinggi yang disurvei sudah memiliki atau ingin berinvestasi dalam aset kripto sebelum akhir tahun 2022, sementara studi perusahaan tahun 2019 menemukan bahwa 68% individu HNW global sudah berinvestasi atau berencana untuk berinvestasi dalam kripto pada akhir tahun 2022.

Green juga mencatat minat dalam menawarkan layanan kripto kepada klien oleh lembaga keuangan lama seperti Fidelity, BlackRock, dan JPMorgan sebagai pertanda baik bagi industri.

Laporan bulan Juni tahun 2022 lalu dari PricewaterhouseCoopers, menemukan bahwa sekitar sepertiga dari 89 dana lindung nilai tradisional yang disurvei sudah berinvestasi dalam aset digital seperti BTC.

Momentum

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: ChatGPT Prediksi Bagaimana Bitcoin Akan Akhiri Dominasi Uang Fiat

CEO deVere percaya momentum minat ini dapat berkembang lebih jauh karena “crypto winter” tahun 2022 telah mencair setelah perubahan kondisi dalam sistem keuangan tradisional di awal tahun ini.

Bitcoin berada di jalur Januari terbaiknya sejak 2013 berdasarkan harapan bahwa inflasi telah memuncak, kebijakan moneter menjadi lebih menguntungkan, dan berbagai krisis sektor kripto, termasuk kebangkrutan profil tinggi, sekarang ada di ‘kaca spion’.”

“CAset kripto terbesar di dunia naik lebih dari 40% sejak pergantian tahun, dan ini tidak akan luput dari perhatian klien HNW dan lainnya yang ingin membangun kekayaan untuk masa depan,” tambah Green.

Individu kaya bukan satu-satunya yang telah meningkatkan kepemilikan kripto mereka selama setahun terakhir. Menurut laporan 13 Desember oleh JPMorgan Chase, sekitar 13% populasi Amerika — kira-kira 43 juta orang — telah memegang aset kripto di beberapa titik dalam hidup mereka, naik dari hanya sekitar 3% pada tahun 2020.

Continue Reading

Business

Misterius Harga Bitcoin 60% Lebih Tinggi di Nigeria, Kenapa?

Published

on

Ilustrasi Nigeria dan Bitcoin.

Banyak investor yang bertanya-tanya mengapa harga Bitcoin (BTC) di Nigeria, bisa 60% lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain di dunia. Kenapa bisa terjadi?

Dilaporkan Cointelegraph, harga Bitcoin di Nigeria telah meroket jauh di atas tingkat pasar global. Penyebab perbedaan ini adalah kurs resmi naira-ke-dolar AS yang digunakan untuk perhitungan.

Pada saat artikel ini ditulis, harga 1 BTC di bursa kripto Nigeria, NairaEX adalah 17,8 juta naira, setara dengan US$ 38.792 dalam kurs resmi. Namun, media lokal menunjukkan bahwa kurs mata uang asing resmi yang dicantumkan oleh Bank Sentral Nigeria (CBN) tidak mencerminkan harga USD sebenarnya yang tersedia untuk warga negara Nigeria.

Perbedaan Kurs

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: BPS Pakai Teknologi Blockchain Olah Data Penduduk Indonesia

Sesuai nilai tukar CBN resmi, US$ 1 sama dengan 460 Naira Nigeria per 30 Januari. Namun, nilai tukar USD di pasar, atau harga sebenarnya yang dapat ditukarkan Naira Nigeria dengan dolar AS mendekati 750 Naira Nigeria.

Perbedaan antara kurs resmi naira-ke-USD dan kurs pasar riil USD untuk pedagang Nigeria menyebabkan Bitcoin tampak memiliki “premium” 60% di atas harga pasar saat ini, yaitu sekitar $23.124 pada saat penulisan.

Baru-baru ini, CBN memperkenalkan uang kertas naira baru dengan tujuan membatasi inflasi dan pencucian uang. Bank sentral memberlakukan tenggat waktu 24 Januari bagi warga Nigeria untuk menukar uang kertas denominasi lama mereka yang lebih tinggi dengan mata uang baru.

Namun, terjadi antrean panjang dan keluhan karena tidak cukup waktu untuk memenuhi tenggat waktu. Bank sentral sekarang telah memperpanjang tenggat waktu itu hingga 10 Februari, BBC melaporkan pada 29 Januari.

Nigeria dan Bitcoin

Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira.
Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira. Foto: Sunday Aghaeze/Nigeria State House via AP

Baca juga: Mengenal eNaira, Mata Uang Digital Nigeria yang Hebohkan Dunia

Nigeria telah menjadi negara terdepan untuk pencarian web Bitcoin, menurut Google Trends . Nigeria juga menjadi negara Afrika pertama yang meluncurkan mata uang digital, eNaira.

Bank Sentral Nigeria telah bergabung dengan daftar pasar negara berkembang yang bertaruh pada aset kripto untuk mengurangi biaya transaksi dan mempromosikan partisipasi dalam sistem keuangan formal.

Central Bank Digital Currency (CBDC) adalah mata uang digital tak sama seperti aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum yang memiliki nilai sebagian karena tidak terikat dengan mata uang fiat. eNaira akan sama dengan Naira fisik, yang telah mengalami penurunan nilai 5,6% akibat inflasi pada tahun 2021 lalu, meskipun ada upaya stabilisasi moneter bank sentral.

Continue Reading

Popular