Altcoin News
Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak
Harga Solana (SOL) mengalami koreksi tajam dari puncak tahunan di sekitar USD 148 dan kini bertahan di kisaran USD 126–127. Penurunan sekitar 15% sepanjang Januari ini terjadi di tengah melemahnya momentum teknikal. Namun, di balik tekanan harga jangka pendek tersebut, data on-chain dan arus institusional justru menunjukkan lonjakan signifikan yang menjaga prospek bullish Solana untuk periode menengah hingga 2026.
Berdasarkan data TradingNEWS per 24 Januari 2026, kapitalisasi pasar Solana berada di kisaran USD 72–73 miliar, menempatkannya di peringkat tujuh besar kripto global. Volume perdagangan harian tercatat antara USD 1,6 miliar hingga USD 2,7 miliar, mencerminkan volatilitas intraday yang masih tinggi.
Daftar Isi
Tekanan Teknikal Masih Terasa
Dilaporkan Trading News, secara teknikal, SOL-USD saat ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, masing-masing di area USD 134 dan USD 136. Pola death cross pada timeframe jangka pendek, RSI di kisaran 38–40, serta indikator MACD negatif menandakan momentum bearish masih mendominasi.
Area support utama berada di rentang USD 124–127 dan USD 120. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 110 hingga area psikologis USD 100. Sementara itu, resistensi terdekat berada di USD 130–136, dengan target lanjutan di USD 148 dan USD 150.
Meski demikian, pola teknikal jangka menengah seperti inverted head and shoulders dan cup and handle masih terbentuk. Selama area USD 120–130 mampu dipertahankan, peluang pengujian ulang ke level tertinggi sebelumnya tetap terbuka.
Aktivitas Jaringan Solana Melonjak
Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120
Di sisi fundamental, performa jaringan Solana menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Dalam 30 hari terakhir, jaringan ini memproses lebih dari 2 miliar transaksi, jauh melampaui Ethereum dan BNB Chain. Aktivitas tersebut memperkuat posisi Solana sebagai salah satu blockchain dengan throughput tertinggi di industri.
Volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) berbasis Solana juga mencapai rekor, dengan total bulanan sekitar USD 107 miliar dan volume harian puncak hingga USD 4,4 miliar. Angka ini menempatkan Solana di posisi teratas untuk aktivitas perdagangan on-chain dalam jangka pendek.
Selain itu, transaksi stablecoin di jaringan Solana tercatat menembus USD 312 miliar dalam 30 hari, dengan lebih dari 260 juta transaksi dan sekitar 4,5 juta alamat aktif. Data ini menunjukkan bahwa Solana semakin digunakan sebagai jalur penyelesaian (settlement rail) untuk arus dana berbasis dolar, bukan sekadar perdagangan spekulatif.
Pengguna, Staking, dan Keamanan Jaringan
Pertumbuhan pengguna turut memperkuat fundamental Solana. Jumlah pengguna bulanan meningkat sekitar 34% menjadi 81,2 juta, sementara alamat aktif mingguan mencapai 27,1 juta. Pendapatan biaya jaringan juga naik sekitar 42% menjadi lebih dari USD 20 juta.
Dari sisi keamanan, tingkat staking SOL berada di level tertinggi sepanjang masa, mengurangi suplai yang beredar di pasar. Sekitar 92% validator telah mengadopsi pembaruan terbaru, menandakan kesiapan jaringan dalam meningkatkan stabilitas dan keandalan.
Arus Dana Institusional Menguat
Minat institusional terhadap Solana terlihat dari produk ETF berbasis SOL yang mencatat inflow lebih dari USD 11 juta dalam sepekan, berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin dan Ethereum yang justru mengalami arus keluar. Total aset kelolaan ETF Solana kini mencapai sekitar USD 1,08 miliar.
Selain ETF, adopsi neraca perusahaan juga mulai terlihat. Salah satu entitas dilaporkan memegang sekitar 6,9 juta SOL dengan nilai mendekati USD 1 miliar, menandakan Solana mulai diposisikan sebagai aset strategis jangka panjang.
Prospek Harga: $200 Masih Dalam Radar

Dengan harga saat ini di kisaran USD 127, potensi kenaikan ke USD 200 mencerminkan upside sekitar 55–60%. Skenario optimistis jangka panjang bahkan membuka peluang ke level yang lebih tinggi jika Solana mampu mempertahankan dominasi DEX, arus stablecoin, serta keberhasilan upgrade jaringan seperti Alpenglow dan Agave.
Namun, risiko tetap ada. Kegagalan mempertahankan support utama dan memburuknya sentimen pasar kripto secara luas dapat mendorong SOL kembali ke area USD 100.
Kesimpulan
Solana saat ini berada di persimpangan antara tekanan teknikal jangka pendek dan fundamental jaringan yang sangat kuat. Koreksi harga belum menghapus lonjakan aktivitas on-chain, arus ETF, serta adopsi institusional yang terus meningkat. Dengan volatilitas tinggi yang masih membayangi, pergerakan SOL ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga area support kunci sambil mempertahankan pertumbuhan ekosistem yang agresif.
Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.https://x.com/ConnorShowler/status/1942384044261658836
-
Event7 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok ke $92.394, Tekanan Kembali
-
Altcoin News5 days agoCEO Bank of America: Bunga Stablecoin Bisa Bikin $6 miliar Keluar Sistem Perbankan!
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Flat $92.000, Investor Wait and See

