Altcoin News
Funding Rate ETH Negatif, Tanda Bearish Kembali Menguasai?
Harga Ethereum (ETH) kembali menghadapi tekanan setelah sejumlah indikator tunjukkan sinyal bearish.
Tim Research Tokocrypto melihat secara onchain dan derivatif, funding rate negatif penting karena menunjukkan tekanan psikologis pasar sedang condong ke sisi bearish.
Harga Ethereum (ETH) kembali menghadapi tekanan setelah sejumlah indikator pasar derivatif menunjukkan sinyal bearish. Salah satu indikator utama, yakni funding rate pada kontrak perpetual futures, baru-baru ini berbalik menjadi negatif, yang menandakan meningkatnya minat trader untuk membuka posisi short.
Dalam beberapa pekan terakhir, ETH juga kesulitan mempertahankan harga di atas level US$2.100. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan analis apakah pasar kembali dikuasai oleh sentimen bearish.
Daftar Isi
Funding Rate ETH Berbalik Negatif

Data pasar derivatif menunjukkan bahwa funding rate kontrak perpetual Ethereum turun ke wilayah negatif. Kondisi ini biasanya menandakan bahwa lebih banyak trader yang mengambil posisi short dibanding posisi long.
Selain itu, funding rate juga berada di bawah kisaran netral sekitar 6% hingga 12% selama sebulan terakhir. Hal ini mencerminkan rendahnya minat trader untuk membuka posisi bullish dengan leverage.
Tekanan ini terjadi setelah harga ETH turun sekitar 54% dalam enam bulan terakhir. Penurunan aktivitas jaringan juga turut memengaruhi sentimen pasar.
Aktivitas Jaringan Ethereum Melambat

Pendapatan biaya transaksi pada jaringan Ethereum juga mengalami penurunan signifikan. Dalam satu bulan terakhir, biaya transaksi mingguan di layer utama Ethereum hanya rata-rata sekitar US$2,3 juta.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan puncak sekitar US$8 juta yang tercatat pada awal Februari.
Sementara itu, jumlah transaksi selama tujuh hari terakhir relatif stabil di sekitar 14 juta transaksi. Namun fokus industri pada solusi skalabilitas layer-2 belum berhasil mendorong permintaan baru terhadap token Ether.
Baca juga: Harga Ethereum Bertahan di $2.000, Trader Bidik Short Squeeze?
ETF Ethereum Catat Arus Keluar
Tekanan terhadap harga ETH juga terlihat dari arus dana keluar pada produk exchange-traded fund (ETF) berbasis Ether.
Dalam periode Kamis hingga Senin, ETF Ethereum mencatat arus keluar bersih sekitar US$225 juta. Angka ini berbalik arah setelah sebelumnya mencatat arus masuk sebesar US$169 juta.
Permintaan institusional dinilai masih tertahan karena imbal hasil staking Ethereum sekitar 2,8% dianggap kurang menarik dibandingkan beberapa produk stablecoin yang menawarkan imbal hasil sekitar 3,75%.

Sinyal Campuran dari Pasar Opsi
Meski demikian, data dari pasar opsi menunjukkan gambaran yang sedikit lebih seimbang.
Indikator delta skew untuk opsi ETH masih berada di kisaran netral antara -6% hingga +6%. Opsi jual diperdagangkan dengan premi sekitar 7% dibandingkan opsi beli, yang menunjukkan sebagian investor masih mempertahankan pandangan optimistis.
Selain itu, Ethereum masih mempertahankan total nilai terkunci (TVL) sekitar US$56 miliar, yang hingga kini belum mampu disaingi oleh blockchain lain.
Menurut Tim Research Tokocrypto, secara onchain dan derivatif, funding rate negatif penting karena menunjukkan tekanan psikologis pasar sedang condong ke sisi bearish.
“Namun kondisi seperti ini juga bisa menjadi bahan bakar short squeeze jika harga ETH berhasil bertahan dan mendorong likuidasi posisi short, sehingga pasar tetap berada di zona yang rapuh tapi berpotensi sangat volatil,” analisanya.
Upgrade Ethereum Belum Dorong Permintaan
Dilaporkan Cointelegraph, pengembangan jaringan Ethereum terus berjalan, termasuk rencana peningkatan keamanan wallet dan fleksibilitas pembayaran biaya transaksi.
Salah satu pembaruan yang direncanakan adalah implementasi account abstraction yang memungkinkan wallet berfungsi sebagai smart account serta mendukung sistem pembayaran gas dengan token selain ETH.
Namun sejauh ini, rencana pengembangan tersebut belum mampu memicu peningkatan permintaan signifikan terhadap Ether.
Secara keseluruhan, kombinasi data derivatif dan aktivitas jaringan menunjukkan bahwa pasar masih belum memiliki keyakinan kuat untuk mendorong ETH menembus level US$2.200 dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy5 days agoRiset Kripto 2-6 Mar 2026: Bitcoin Bullish di Tengah Ketegangan Geopolitik
-
Altcoin News6 days agoHarga Pi Network Melonjak 8%, Dipicu Upgrade Jaringan dan Pi Day
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $70.921, Pasar Tunggu Arah
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit ke $72.742, Volume $74 Miliar

