Cardano News
Cardano Berpotensi Volatil Menjelang Testnet Leios pada 23 Juni
Tim Research Tokocrypto mengatakan jika ADA berhasil menembus resistance US$0,17–US$0,174, pola rounded bottom dapat terkonfirmasi.
Cardano (ADA) mulai menunjukkan pemulihan setelah jatuh ke level terendah enam tahun di sekitar US$0,148. Dalam tiga hari terakhir, ADA mencetak tiga candle hijau berturut-turut dan naik sekitar 12% sejak 6 Juni.
Pada 9 Juni, harga ADA bergerak di sekitar US$0,167. Rebound ini terjadi menjelang peluncuran public testnet Leios pada 23 Juni, yang mulai menjadi katalis baru bagi sentimen pasar.
Namun, meski setup teknikal jangka pendek mulai membaik, aktivitas jaringan Cardano masih lemah. Ini membuat potensi kenaikan ADA tetap berisiko terbatas jika tidak didukung demand on-chain yang kuat.
Daftar Isi
Leios Jadi Upgrade Besar untuk Cardano
Leios disebut sebagai salah satu upgrade terbesar dalam sejarah Cardano. Fokus utamanya adalah meningkatkan skalabilitas jaringan agar mampu menangani sekitar 27 juta transaksi per bulan.
Angka ini jauh lebih tinggi dibanding kapasitas saat ini yang disebut berada di sekitar 800.000 transaksi per bulan. Jika target tersebut tercapai, Leios dapat meningkatkan kemampuan Cardano hingga sekitar 33 kali lipat.
Peningkatan ini juga diharapkan dapat menarik lebih banyak aplikasi DeFi dan RWA ke ekosistem Cardano.

Testnet Publik Diluncurkan 23 Juni
Komunitas Cardano telah memberikan suara pada 25 Mei untuk melanjutkan peluncuran Leios. Public testnet dijadwalkan rilis pada 23 Juni.
Melalui testnet ini, pengembang eksternal dapat menguji apakah Leios benar-benar mampu membuat Cardano lebih cepat, lebih skalabel, dan lebih siap untuk penggunaan aplikasi yang lebih besar.
Jika testnet berjalan lancar, pasar kemungkinan akan membaca hal ini sebagai sinyal positif menjelang peluncuran mainnet yang diperkirakan masuk fase akhir antara Oktober hingga Desember 2026.
Katalis Positif Setelah Tekanan Ekosistem
Dilaporkan Coingape, peluncuran Leios datang pada waktu penting bagi Cardano. Sebelumnya, dua proyek dalam ekosistem Cardano, TapTools dan JPG Store, dilaporkan berhenti beroperasi antara 27 Mei dan 3 Juni.
Kondisi ini sempat memperkuat kekhawatiran terhadap kesehatan ekosistem Cardano.
Karena itu, Leios dapat menjadi momentum penting untuk mengembalikan narasi positif. Jika upgrade ini berhasil, Cardano bisa kembali dipandang sebagai jaringan yang sedang membangun fondasi teknis jangka panjang.
Pola Rounded Bottom Mulai Terlihat
Dari sisi teknikal, ADA mulai membentuk pola rounded bottom pada chart empat jam. Pola ini muncul setelah harga memantul dari area US$0,148.
Rounded bottom biasanya menunjukkan perubahan bertahap dari tekanan jual menuju pemulihan. Jika pola ini terkonfirmasi, ADA berpotensi melanjutkan kenaikan.
Namun, ADA masih menghadapi resistance penting di sekitar US$0,174. Level ini sudah beberapa kali dicoba ditembus, tetapi belum berhasil.
Baca juga: Cardano Turun ke Level Terendah 5,5 Tahun, ADA Masuk Fase Capitulation
Target ADA Berada di US$0,195
Tim Research Tokocrypto mengatakan jika ADA berhasil menembus resistance US$0,17–US$0,174, pola rounded bottom dapat terkonfirmasi.
“Dalam skenario tersebut, harga ADA berpotensi naik sekitar 14,6% menuju area US$0,195, sesuai kedalaman pola teknikal tersebut,” jelasnya.
Level US$0,195 menjadi target jangka pendek yang paling mungkin menjelang peluncuran testnet Leios, selama tekanan beli meningkat dan pasar crypto lebih luas ikut stabil.
RSI Mulai Pulih dari Oversold
RSI ADA berada di sekitar 46, menunjukkan bahwa seller masih belum sepenuhnya kehilangan kendali.
Namun, garis RSI mulai bergerak naik setelah sebelumnya memantul dari level oversold ekstrem di sekitar 12. Ini menunjukkan tekanan jual mulai mereda.
Jika buyer mulai mengisi ruang yang ditinggalkan seller, peluang ADA untuk menembus resistance US$0,17 akan semakin besar.
Aktivitas Jaringan Masih Jadi Masalah
Meski Leios memberi katalis teknikal dan naratif, aktivitas jaringan Cardano masih menjadi hambatan utama.
Data DeFiLlama menunjukkan TVL DeFi Cardano turun dari 593,93 juta ADA pada 4 Juni menjadi 552,01 juta ADA pada 9 Juni.
Artinya, sekitar 41,92 juta ADA keluar dari DeFi Cardano hanya dalam lima hari. Penurunan TVL seperti ini dapat menunjukkan melemahnya minat dari investor besar atau pengguna aktif jaringan.
DEX Volume dan Stablecoin Supply Turun

Selain TVL, volume perdagangan DEX di Cardano juga melemah. Volume DEX turun dari US$10,77 juta pada 5 Juni menjadi US$2,43 juta pada 9 Juni.
Pasokan stablecoin di jaringan Cardano juga turun dari sekitar US$54 juta menjadi US$46 juta.
Kombinasi penurunan TVL, volume DEX, dan stablecoin supply menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di jaringan masih lemah. Ini dapat membatasi daya tahan kenaikan ADA jika reli hanya didorong oleh hype testnet.
Risiko Kenaikan Hanya Sementara
Leios memang dapat menjadi katalis bullish jangka pendek, terutama menjelang peluncuran testnet pada 23 Juni.
Namun, jika aktivitas jaringan tidak membaik, reli ADA berisiko hanya menjadi short-term event-driven rally. Setelah hype testnet selesai, buyer ritel bisa kelelahan dan mulai menjual.
Karena itu, pasar perlu melihat apakah Leios benar-benar memicu peningkatan aktivitas DeFi, RWA, dan penggunaan jaringan, bukan hanya kenaikan harga sementara.
Baca juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

