Altcoin News
Tokenized Stocks Lagi Panas, SNDKB Bisa Tembus US$1.600?
Reli SNDKB terjadi ketika industri aset tokenisasi semakin mendapat perhatian dari exchange, blockchain, dan institusi keuangan.
SanDisk Tokenized Stocks (SNDKB) menjadi salah satu aset tokenisasi yang menarik perhatian setelah mencatat penguatan di tengah meningkatnya minat pasar terhadap narasi Tokenized Stocks dan real-world assets (RWA).
Dalam snapshot pasar terbaru, SNDKB naik sekitar 1,94% menjadi US$1.523,61 dalam 24 jam, ketika pasar kripto secara keseluruhan relatif datar. Volume perdagangan juga melonjak sekitar 92% menjadi US$80,4 juta, menunjukkan peningkatan aktivitas trader.
Data pasar terbaru dari CoinMarketCap pada 1 September 2026 menunjukkan SNDKB masih bergerak di sekitar US$1.540, setelah pada 31 Agustus ditutup di US$1.548,62 atau melonjak sekitar 6,26% dalam sehari. Harga bahkan sempat mencapai US$1.573.
Jika momentum sektor Tokenized Stocks bertahan, US$1.600 menjadi resistance psikologis berikutnya. Namun, kehilangan area US$1.500 dapat menjadi sinyal meningkatnya aksi ambil untung.
Daftar Isi
Tokenized Stocks Mulai Jadi Magnet Baru
Reli SNDKB terjadi ketika industri aset tokenisasi semakin mendapat perhatian dari exchange, blockchain, dan institusi keuangan.
SNDKB sendiri merupakan aset Tokenized Stocks yang memberikan eksposur terhadap saham SanDisk melalui infrastruktur berbasis blockchain.
Namun, hingga saat ini belum terlihat katalis spesifik dari SanDisk maupun produk SNDKB yang secara langsung menjelaskan penguatan harga terbaru.
Artinya, kenaikan tersebut lebih banyak terlihat sebagai bagian dari rotasi modal menuju sektor Tokenized Stocks dan RWA, bukan reli yang dipicu pengumuman fundamental spesifik.
Fenomena serupa mulai terlihat di berbagai platform ketika aset tradisional seperti saham, Treasury, dan instrumen keuangan lainnya semakin banyak dibawa ke blockchain.
LBank hingga Ondo Perluas Akses RWA
Pertumbuhan sektor ini juga terlihat dari ekspansi infrastruktur.
Pada 31 Agustus, LBank mengumumkan perluasan kerja sama dengan Ondo Finance untuk mengintegrasikan USDY dan Ondo Intelligent Portfolios (OIP).
Produk tersebut memberikan pengguna akses crypto-native terhadap aset RWA yang menghasilkan imbal hasil serta portofolio tematik saham AS yang ditokenisasi, termasuk sektor AI, semikonduktor, dan perusahaan teknologi.
Perkembangan tersebut menunjukkan Tokenized Stocks mulai bergerak dari produk niche menjadi salah satu area persaingan baru di industri aset digital.
Bagi aset seperti SNDKB, ekspansi infrastruktur ini dapat menjadi sentimen positif karena semakin banyak platform membuka akses terhadap instrumen keuangan tradisional dalam format token.
Baca juga: Bitcoin ke US$150.000, Ethereum Bisa Ikut Terbang ke US$6.000?
Robinhood Chain Cetak Rekor, tapi Memecoin Masih Dominan
Momentum sektor RWA juga terlihat di Robinhood Chain.
Jaringan tersebut mencatat sekitar US$874,8 juta volume DEX pada 30 Agustus, disertai 5,5 juta transaksi dalam sehari. Aktivitas RWA mencapai rekor sekitar US$165,5 juta, sementara nilai tokenized assets di jaringan mencapai US$51,81 juta, termasuk sekitar US$40,76 juta Tokenized Stocks.
Namun, lonjakan total volume Robinhood Chain perlu dibaca secara hati-hati.
Data menunjukkan memecoin justru menjadi salah satu pendorong terbesar aktivitas, bukan Tokenized Stocks. Pons (PONS) mencatat volume US$67,38 juta dan Cash Cat sekitar US$32,66 juta, sementara platform peluncuran Pons menyumbang bagian besar dari aktivitas jaringan.
Artinya, rekor Robinhood Chain tidak dapat dijadikan bukti bahwa seluruh lonjakan aktivitas berasal dari Tokenized Stocks.
Meski begitu, pertumbuhan RWA dan saham tokenisasi di jaringan tersebut tetap memperlihatkan bahwa kategori ini sedang memperoleh traksi bersamaan dengan aktivitas spekulatif kripto.
Volume SNDKB Ikut Melonjak

Peningkatan aktivitas pada SNDKB menjadi sinyal lain bahwa trader mulai memperhatikan sektor tersebut.
Dalam data pasar yang diberikan, volume perdagangan 24 jam meningkat sekitar 92% menjadi US$80,4 juta.
Lonjakan volume yang lebih besar dibandingkan kenaikan harga menunjukkan terjadi perputaran posisi yang agresif.
Data historis juga menunjukkan volatilitas SNDKB cukup tinggi sepanjang Agustus. Harga sempat mencapai sekitar US$1.808 pada 17 Agustus, turun ke US$1.453 pada 30 Agustus, kemudian kembali melonjak ke sekitar US$1.549 pada akhir bulan.
Artinya, meskipun narasi sektor sedang positif, pergerakan SNDKB tetap memiliki risiko volatilitas tinggi.
US$1.600 Jadi Resistance Berikutnya
Dari sisi teknikal, area US$1.500 menjadi support psikologis penting bagi SNDKB.
Harga sempat bergerak hingga US$1.573 pada 31 Agustus sebelum kembali berada di sekitar US$1.540 pada awal September.
Jika buyer mampu mempertahankan SNDKB di atas US$1.500 dan momentum Tokenized Stocks tetap kuat, harga berpotensi kembali menguji US$1.570 sebelum mencoba menembus US$1.600.
Breakout di atas US$1.600 dapat memberikan konfirmasi bahwa momentum kenaikan masih berlanjut.
Namun, jika harga kembali jatuh di bawah US$1.500, tekanan profit taking dapat meningkat dan membawa SNDKB kembali menuju area konsolidasi sebelumnya.
Apakah SNDKB Masih Bisa Naik?

Untuk jangka pendek, sentimen SNDKB masih mendapat dukungan dari meningkatnya perhatian terhadap Tokenized Stocks, RWA, dan integrasi antara pasar modal tradisional dengan blockchain.
Lonjakan volume juga menunjukkan adanya modal dan minat trading yang masuk.
Namun, belum terlihat katalis spesifik SNDKB yang cukup kuat untuk menjelaskan reli secara fundamental. Artinya, pergerakan harga masih sangat bergantung pada keberlanjutan momentum sektor.
US$1.500 menjadi level pertahanan utama, sedangkan US$1.600 menjadi resistance berikutnya.
Jika tren Tokenized Stocks terus menguat dan volume tetap tinggi, SNDKB berpeluang kembali menguji area tersebut. Sebaliknya, meredanya sentimen RWA atau kehilangan support US$1.500 dapat memicu konsolidasi setelah kenaikan cepat di akhir Agustus.
Untuk sementara, reli SNDKB menunjukkan satu hal: Tokenized Stocks mulai menjadi salah satu narasi yang berebut likuiditas ketika pasar kripto memasuki September 2026.
Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy4 days agoRiset Kripto 24-27 Agustus 2026: Market Cap Altcoin Naik
-
Market7 days agoTiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
-
Ethereum News6 days agoBenjamin Cowen: Ethereum Kemungkinan Sudah Lewati Fase Bottoming
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 26 Agustus 2026: BTC Koreksi, Sinyal Bull Masih Ada?

