Connect with us

Altcoin News

NVDAB Dekati US$225, Saham Nvidia dan DeFi Jadi Dua Mesin Penggerak

NVIDIA Tokenized bStocks (NVDAB) menjadi salah satu tokenized stocks dengan hubungan paling erat terhadap perkembangan industri kecerdasan buatan.

Tivan

Published

on

Nvidia

NVIDIA Tokenized bStocks (NVDAB) bergerak di kisaran 225 dollar AS, nyaris sejajar dengan harga saham Nvidia. Di balik pergerakannya, NVDAB memiliki dua mesin utama: fundamental bisnis AI Nvidia sebagai underlying serta utility baru dari perdagangan 24/7, trading bot hingga penggunaan sebagai collateral di DeFi.

Dikutip CoinMarketCap, NVIDIA Tokenized bStocks (NVDAB) menjadi salah satu tokenized stocks dengan hubungan paling erat terhadap perkembangan industri kecerdasan buatan.

Harga NVDAB terbaru berada di sekitar 224,98 dollar AS, sementara saham NVIDIA Corporation (NASDAQ: NVDA) terakhir ditutup pada 225,07 dollar AS pada 25 September 2026. Perbedaan yang tipis menunjukkan harga token masih bergerak sangat dekat dengan underlying.

Dalam jangka panjang, saham Nvidia tetap menjadi anchor utama NVDAB. Namun, berbeda dari saham biasa, NVDAB dapat diperdagangkan sepanjang waktu dan mulai digunakan dalam berbagai aplikasi crypto.

Kombinasi tersebut menciptakan karakter yang unik: fundamentalnya berasal dari perusahaan teknologi, sedangkan likuiditas dan utility tambahannya berkembang melalui blockchain.

Bisnis AI Nvidia Tetap Jadi Mesin Utama

Konferensi Nvidia GTC 2024 Sumber: Nvidia
Konferensi Nvidia GTC 2024 Sumber: Nvidia

Kekuatan terbesar NVDAB tetap berasal dari Nvidia.

Pada kuartal II tahun fiskal 2027, Nvidia membukukan pendapatan 96,2 miliar dollar AS, melonjak 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan Data Center mencapai 89 miliar dollar AS atau naik 117 persen secara tahunan, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur Blackwell Ultra untuk AI.

Permintaan tersebut juga masih datang dalam skala besar.

Nvidia dan Amazon Web Services pada Agustus mengumumkan ekspansi kerja sama yang mencakup deployment tambahan sekitar 2 juta GPU Nvidia di infrastruktur AWS dalam beberapa tahun mendatang.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa tren AI infrastructure masih menjadi faktor fundamental terpenting bagi saham Nvidia.

Artinya, selama NVDAB memberikan eksposur ekonomi terhadap NVDA, perkembangan seperti pertumbuhan Data Center, permintaan Blackwell, siklus produk GPU baru, belanja modal hyperscaler hingga laporan keuangan Nvidia tetap menjadi penggerak harga utama.

NVDAB Bukan Saham Nvidia Langsung

Meski harganya bergerak mengikuti NVDA, NVDAB perlu dibedakan dari membeli saham Nvidia melalui broker.

NVDAB merupakan tokenized security yang diterbitkan oleh BTech Holdings NVDA Limited. Token tersebut merepresentasikan kepentingan terhadap underlying securities yang dipegang penerbit, tetapi holder tidak memiliki saham Nvidia secara langsung.

Corporate action juga diteruskan melalui mekanisme tokenisasi.

Ketika Nvidia membagikan dividen pada September, Binance mendukung distribusi kepada holder NVDAB. Dividen bersih setelah pajak, biaya, dan potongan lainnya direinvestasikan ke tambahan underlying securities dan kemudian diberikan kepada pengguna dalam bentuk NVDAB tambahan.

Untuk holder on-chain, manfaat tersebut diteruskan melalui penyesuaian multiplier.

Mekanisme tersebut membuat NVDAB berusaha mempertahankan eksposur ekonomi yang dekat dengan saham Nvidia, meski struktur kepemilikannya berbeda.

Trading NVDAB Semakin Aktif

Selain fundamental Nvidia, perkembangan ekosistem bStocks juga menjadi faktor penting.

Binance mencatat total aset bStocks telah menembus 100 juta dollar AS hanya dalam 15 hari setelah peluncuran pada Juni 2026, naik dari 5,6 juta dollar AS pada hari pertama.

Dalam periode yang sama, cumulative trading volume mencapai 458 juta dollar AS. Menariknya, sekitar 47 persen aktivitas perdagangan berlangsung di luar jam perdagangan saham AS.

Data tersebut menunjukkan fungsi 24/7 memang digunakan oleh trader, bukan hanya menjadi fitur tambahan di atas kertas.

NVDAB juga mendapatkan infrastruktur perdagangan baru pada 22 September 2026, ketika Binance mengaktifkan Spot Grid dan Spot DCA trading bots untuk pasangan NVDAB/USDT.

Spot Grid memungkinkan strategi otomatis memasang order pada rentang harga tertentu, sementara DCA memungkinkan pengguna melakukan pembelian berkala.

Penambahan fitur tersebut tidak otomatis membuat harga NVDAB naik, tetapi dapat memperluas cara investor mengakses dan memperdagangkan token.

NVDAB Mulai Jadi Collateral di DeFi

Lapisan utility berikutnya datang dari decentralized finance.

Venus Protocol mulai menerima NVDAB sebagai collateral di Core Pool BNB Chain pada Juni 2026, bersama Tesla Tokenized bStocks (TSLAB) dan SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB).

NVDAB diluncurkan dengan collateral factor 60 persen. Pada akhir Juni, sekitar 50.000 dollar AS NVDAB telah disuplai ke Venus, atau lebih dari separuh supply cap awal sekitar 90.000 dollar AS.

Ada satu detail penting terkait mekanismenya.

Saat market diluncurkan, borrowing NVDAB sebagai aset pinjaman dibuat dalam status paused. Namun, NVDAB tetap dapat berfungsi sebagai collateral untuk membuka likuiditas dari aset lain.

Dengan kata lain, pemegang dapat mempertahankan eksposur terhadap Nvidia sambil memanfaatkan token sebagai jaminan dalam ekosistem lending.

Utility tersebut dapat menciptakan permintaan yang lebih “sticky” karena token tidak hanya disimpan atau diperdagangkan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai modal.

Utility DeFi Juga Membawa Risiko Baru

Keuntungan tersebut datang bersama lapisan risiko yang tidak terdapat pada saham Nvidia tradisional.

Ketika NVDAB digunakan sebagai collateral, perubahan tajam harga NVDA dapat memengaruhi kesehatan posisi pinjaman. Jika nilai collateral turun melewati batas tertentu, posisi pengguna berpotensi mengalami likuidasi.

Selain risiko harga Nvidia, holder juga menghadapi risiko oracle, smart contract, likuiditas on-chain, dan mekanisme liquidation.

Venus sendiri menggunakan oracle untuk memastikan harga NVDAB tetap mengacu pada nilai underlying. Pada Agustus, protokol juga menambahkan sumber harga independen untuk sejumlah bStocks, termasuk NVDAB, guna memperkuat sistem oracle.

Karena itu, DeFi memberikan utility tambahan, tetapi sekaligus membuat profil risiko NVDAB lebih kompleks daripada memegang saham NVDA secara langsung.

Harga NVDAB Tetap Dekat dengan Nvidia

Untuk saat ini, mekanisme harga NVDAB menunjukkan konvergensi yang cukup dekat dengan underlying.

NVDAB berada di sekitar 224,98 dollar AS, sedangkan saham Nvidia terakhir ditutup di 225,07 dollar AS. Saham NVDA sendiri masih naik sekitar 5,6 persen dalam sebulan dan berada tidak jauh dari level tertinggi 52 minggu 236,54 dollar AS.

Namun, harga keduanya tidak harus selalu identik.

Ketika Nasdaq tutup tetapi NVDAB tetap diperdagangkan, supply-demand pasar crypto dapat menciptakan premium atau discount sementara. Hal yang sama dapat terjadi ketika volatilitas crypto meningkat atau likuiditas order book berubah.

Data bStocks bahkan menunjukkan hampir setengah perdagangan awal produknya terjadi di luar jam Wall Street, memperlihatkan bahwa proses price discovery tetap aktif ketika saham underlying tidak diperdagangkan.

Apa yang Bisa Menggerakkan NVDAB Selanjutnya?

Untuk jangka menengah, faktor terbesar tetap berasal dari Nvidia.

Permintaan Blackwell dan generasi produk berikutnya, investasi AI oleh hyperscaler, pertumbuhan Data Center, persaingan chip AI serta laporan keuangan Nvidia akan menjadi katalis fundamental utama.

Di sisi crypto, ekspansi bStocks, peningkatan volume perdagangan, fitur seperti Spot Grid dan DCA, serta bertambahnya integrasi DeFi dapat memperluas permintaan dan likuiditas NVDAB.

Namun, keduanya memiliki bobot yang berbeda.

Utility crypto dapat memengaruhi likuiditas dan menciptakan divergence jangka pendek, tetapi nilai fundamental NVDAB tetap berakar pada saham Nvidia.

Dengan pendapatan Nvidia yang baru saja melonjak 106 persen dan Data Center tumbuh 117 persen secara tahunan, fundamental AI masih memberikan anchor yang kuat. Pada saat bersamaan, penggunaan NVDAB sebagai collateral menunjukkan tokenized stocks mulai berkembang dari sekadar “saham yang dipindahkan ke blockchain” menjadi aset yang dapat digunakan dalam aktivitas keuangan on-chain.

Karena itu, arah NVDAB ke depan akan ditentukan oleh dua dunia: seberapa lama ledakan investasi AI Nvidia dapat dipertahankan dan seberapa jauh pasar crypto mampu membangun utility nyata di atas saham yang ditokenisasi.

Baca juga: Berapa Potensi Penghasilan dari Referral Tokocrypto? Ini Simulasinya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending