Connect with us

Solana News

Analisa Harga XRP Hari Ini: Turun 1,81% ke US$1,30, Koreksi Mingguan Tekan Pergerakan

Pergerakan harga Solana dalam 24 jam terakhir memberikan gambaran mengenai area yang perlu diperhatikan.

Tivan

Published

on

Xrp

XRP kembali kehilangan momentum setelah harganya turun mendekati US$1,30.

Hari ini, harga XRP diperdagangkan di kisaran US$1,306752, terkoreksi sekitar 1,81% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan ini membuat aset kripto tersebut semakin dekat dengan titik terendah perdagangan hariannya di US$1,28985.

Penurunan harga XRP juga berlangsung di tengah tekanan yang lebih besar dalam jangka pendek.

Selama tujuh hari terakhir, XRP telah melemah 7,01%, meskipun pergerakannya dalam 30 hari masih mencatat kenaikan tipis sebesar 0,47%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan harga dalam sebulan terakhir belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual terbaru.

Di sisi lain, performa XRP dalam rentang yang lebih panjang masih menunjukkan pertumbuhan. Harganya tercatat naik 32,01% selama 60 hari dan 19,42% dalam 90 hari.

Artinya, pelemahan saat ini terjadi setelah XRP mengalami kenaikan cukup besar dalam beberapa bulan terakhir.

Lantas, apa yang menyebabkan harga XRP turun hari ini? Data yang tersedia belum mengonfirmasi adanya berita atau katalis spesifik yang menjadi pemicu langsung.

Namun, koreksi mingguan, potensi aksi ambil untung, dan pergerakan harga di area penting dapat menjadi petunjuk untuk memahami tekanan yang sedang dihadapi XRP.

Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Kehilangan Momentum, XRP Anjlok 5% ke $1,42

Koreksi 7 Hari Menunjukkan Tekanan Jual Belum Mereda

Salah satu hal yang menonjol dari pergerakan XRP adalah pelemahan sebesar 7,01% dalam tujuh hari terakhir.

Angka ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap harga tidak hanya muncul dalam perdagangan harian, tetapi juga telah berlangsung selama sepekan.

Ketika harga terus melemah dalam beberapa hari, sebagian pelaku pasar cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian.

Permintaan yang melambat dapat membuat harga semakin mudah tertekan, terutama jika jumlah penjual lebih besar daripada pembeli yang bersedia masuk pada level saat ini.

Kondisi tersebut juga dapat memicu aksi jual lanjutan dari pelaku pasar yang ingin membatasi kerugian atau mengamankan keuntungan dari kenaikan sebelumnya.

Meski demikian, data yang tersedia belum menunjukkan apakah aktivitas jual XRP benar-benar meningkat atau permintaan belinya yang mengalami penurunan.

Karena itu, pelemahan mingguan menjadi petunjuk bahwa momentum jangka pendek XRP sedang melemah, tetapi belum cukup untuk memastikan arah tren berikutnya.

Pergerakan harga dan volume perdagangan pada sesi selanjutnya tetap perlu diperhatikan.

Aksi Ambil Untung Bisa Menjadi Salah Satu Pemicu

Kenaikan XRP sebesar 32,01% dalam 60 hari dan 19,42% dalam 90 hari memberikan konteks lain terhadap koreksi saat ini.

Setelah mengalami penguatan dalam periode tersebut, sebagian investor mungkin memilih merealisasikan keuntungan ketika harga mulai kehilangan tenaga.

Dalam pasar kripto, aksi ambil untung dapat meningkatkan tekanan jual meskipun tidak ada perubahan fundamental yang besar.

Ketika banyak pelaku pasar menjual aset secara bersamaan, harga berpotensi turun jika permintaan beli tidak mampu menyerap pasokan yang masuk ke pasar.

Namun, kemungkinan ini tidak boleh dianggap sebagai penyebab yang sudah terbukti.

Data harga historis hanya menunjukkan bahwa XRP sebelumnya mengalami kenaikan, bukan bahwa investor benar-benar sedang melakukan aksi ambil untung dalam jumlah besar.

Penurunan terbaru juga dapat dipengaruhi perubahan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Untuk memastikan faktor mana yang paling dominan, diperlukan informasi tambahan mengenai pergerakan Bitcoin, arus dana XRP, aktivitas investor besar, serta posisi perdagangan derivatif.

Harga XRP Mendekati US$1,29, Level yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi pergerakan harga, XRP tercatat bergerak antara US$1,28985 dan US$1,350365 dalam 24 jam terakhir.

Harga saat ini berada lebih dekat ke batas bawah rentang tersebut dibandingkan puncak perdagangan harian.

Posisi ini memperlihatkan bahwa XRP masih menghadapi tekanan untuk kembali naik.

Area US$1,29 menjadi titik penting yang perlu diperhatikan karena berdekatan dengan harga terendah dalam 24 jam terakhir.

Apabila XRP mampu bertahan di sekitar area tersebut dan kembali menguat, peluang pemulihan jangka pendek masih terbuka.

Namun, jika harga menembus ke bawah US$1,28985, risiko pelemahan lanjutan preerlu diwaspadai. Sementara itu, area US$1,35 menjadi acuan di sisi atas berdasarkan harga tertinggi harian.

Jika XRP mampu bergerak kembali mendekati level tersebut, pasar dapat menilai apakah permintaan beli mulai pulih.

Level-level ini bukan jaminan arah harga selanjutnya. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat, sehingga pergerakan XRP tetap perlu dilihat bersama volume transaksi dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Volume Perdagangan US$1,66 Miliar Belum Mengungkap Penyebab Utama

Volume perdagangan XRP dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar US$1,66 miliar.

Nilai ini menggambarkan aktivitas transaksi yang berlangsung selama periode tersebut, tetapi belum cukup untuk memastikan seberapa kuat tekanan jual yang sedang terjadi.

Untuk membaca kondisi pasar secara lebih akurat, volume perdagangan perlu dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Jika harga turun bersamaan dengan peningkatan volume, kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual semakin kuat.

Sebaliknya, penurunan harga yang terjadi saat volume menyusut dapat mencerminkan melemahnya minat beli atau aktivitas pasar yang lebih sepi.

Data yang tersedia belum memberikan perbandingan volume harian secara langsung. Oleh karena itu, belum dapat dipastikan apakah koreksi XRP kali ini disertai peningkatan transaksi jual yang signifikan.

Investor juga perlu mencermati pergerakan Bitcoin dan aset kripto utama lainnya. Perubahan sentimen pada aset berkapitalisasi besar dapat memengaruhi pergerakan altcoin, termasuk XRP.

Namun, tanpa data pasar yang lebih luas, faktor tersebut belum bisa ditetapkan sebagai penyebab langsung penurunan harga XRP hari ini.

Kapitalisasi Pasar XRP Masih di Atas US$82 Miliar

Di tengah penurunan harga, kapitalisasi pasar XRP tercatat sekitar US$82,49 miliar, dengan pasokan beredar sebanyak 63,13 miliar XRP.

Sementara itu, total pasokan maksimum mencapai 100 miliar XRP dan kapitalisasi pasar terdilusi penuh atau fully diluted valuation (FDV) berada di kisaran US$130,66 miliar.

Perbedaan antara kapitalisasi pasar dan FDV berkaitan dengan jumlah token yang diperhitungkan dalam valuasi.

Kapitalisasi pasar menggunakan pasokan yang beredar, sedangkan FDV memperkirakan nilai berdasarkan total pasokan maksimum.

Kedua indikator ini membantu memberikan gambaran mengenai ukuran pasar XRP, tetapi tidak secara langsung menentukan arah harga.

XRP memiliki peran dalam ekosistem XRP Ledger, termasuk untuk mendukung transaksi dan pemindahan nilai.

Perkembangan penggunaan jaringan serta kebutuhan pasar terhadap aset tersebut dapat menjadi faktor fundamental yang diperhatikan investor dalam jangka panjang.

Meski demikian, data yang diberikan belum menunjukkan adanya perubahan aktivitas jaringan atau perkembangan ekosistem tertentu yang secara langsung menyebabkan penurunan hari ini.

Karena itu, pelemahan XRP lebih tepat dibaca berdasarkan pergerakan harga yang tersedia sambil menunggu informasi tambahan mengenai kondisi pasar.

XRP juga masih berada jauh di bawah rekor tertingginya sebesar US$3,84194. Namun, jarak dari puncak historis tidak otomatis berarti harga saat ini murah atau akan segera kembali ke level tersebut.

Penilaian prospek tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar dan faktor fundamental lainnya.

Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Naik ke US$1,33, Pemulihan Jangka Menengah Jadi Sorotan

Prospek Harga XRP Hari Ini

Penurunan harga XRP sebesar 1,81% ke US$1,306752 memperlihatkan bahwa aset ini masih berada di bawah tekanan dalam jangka pendek.

Koreksi mingguan sebesar 7,01% menjadi sinyal bahwa momentum pemulihan belum terbentuk dengan kuat, meskipun kinerja dalam 60 dan 90 hari masih mencatat kenaikan.

Aksi ambil untung setelah penguatan sebelumnya menjadi salah satu kemungkinan yang dapat menjelaskan pelemahan tersebut.

Selain itu, berkurangnya permintaan beli dan perubahan sentimen pasar juga berpotensi memengaruhi pergerakan harga.

Namun, belum ada bukti yang cukup untuk memastikan salah satu faktor tersebut sebagai penyebab utama koreksi saat ini.

Dalam waktu dekat, area US$1,29 menjadi level penting untuk memantau apakah tekanan jual berlanjut.

Sementara itu, kisaran US$1,35 dapat menjadi acuan untuk menilai kekuatan pemulihan jika XRP kembali bergerak naik.

Apabila XRP mampu bertahan di atas batas bawah harian dan permintaan beli meningkat, peluang pemulihan tetap terbuka.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$1,28985 dapat memperbesar risiko koreksi lanjutan.

Dengan demikian, penurunan harga XRP hari ini menunjukkan pelemahan momentum jangka pendek, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa tren jangka menengah telah berbalik arah.

Investor sebaiknya memantau perkembangan harga, volume perdagangan, dan sentimen pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending