Crypto
Analisa Harga Solana Hari Ini: Menguat ke Rp1,9 Juta, Mengapa Sinyal Reli Baru Belum Terlihat?
Harga Solana naik 2,7% ke Rp1,9 juta. Simak analisis SOL dalam tujuh hari terakhir, level MA30 dan MA90, serta sinyal rebound berikutnya.
Solana (SOL) tampil mencolok di tengah pergerakan pasar kripto hari ini. Data Tokocrypto menyebut, harga Solana hari ini naik sekitar 2,7% dalam 24 jam ke Rp1.900.438.
Kenaikannya lebih tinggi dibandingkan XRP yang menguat 2,1%, Bitcoin sekitar 1,1%, dan Ethereum sebesar 0,6%.
Meski terlihat menjanjikan, kenaikan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Solana sedang memulai reli baru.
Jika melihat pergerakan selama tujuh hari terakhir, harga SOL masih berada dalam fase pemulihan yang perlu diuji lebih lanjut.
Apalagi masih terdapat koreksi mingguan, meskipun angkanya dapat berbeda mengikuti waktu pembaruan data.
Tim Research Tokocrypto menilai, penguatan SOL saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound setelah koreksi.
Pasalnya, harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan 30 hari dan aktivitas perdagangan belum menunjukkan lonjakan besar seperti saat reli pada September.
Baca Juga: Analisa Harga Solana Hari Ini Naik 2,46%, SOL Kembali Dekati $120
Daftar Isi
SOL Menguat Paling Agresif, tetapi Koreksi Belum Terhapus
Kenaikan harga SOL ke Rp1.900.438 menjadi sinyal positif dalam perdagangan harian. Namun, gambaran yang lebih luas menunjukkan bahwa Solana masih harus mengejar penurunan sebelumnya.
Dari puncak di kisaran Rp 2,23 juta pada akhir September hingga awal Oktober, SOL telah terkoreksi sekitar 15%. Dengan demikian, kenaikan 2,7% dalam sehari belum mengembalikan harga ke level sebelumnya.
Pergerakan ini masih bisa menjadi bagian dari pemulihan sementara sebelum pasar menentukan arah berikutnya.
Kondisi tersebut penting diperhatikan karena kenaikan tajam dalam satu hari sering kali terlihat meyakinkan jika dilepaskan dari konteks pergerakan sebelumnya.
Padahal, untuk memastikan perubahan tren, harga perlu menunjukkan penguatan yang bertahan dan tidak langsung terhapus oleh tekanan jual.
Dalam rentang tujuh hari, investor perlu memperhatikan apakah SOL mampu mempertahankan kenaikan terbarunya atau justru kembali melemah.
Jika penguatan berlanjut dan mulai mendekati area resistansi penting, peluang pemulihan akan terlihat lebih kuat.
Sebaliknya, jika harga kembali kehilangan momentum, SOL berpotensi melanjutkan konsolidasi.
Tim Research Tokocrypto: Harga SOL Masih Bergerak di Antara MA30 dan MA90
Menurut Tim Research Tokocrypto, struktur jangka panjang Solana sejauh ini masih relatif sehat.
Harga SOL berada di atas rata-rata pergerakan 90 hari atau moving average 90 hari (MA90), yang diperkirakan berada di sekitar Rp1,73 juta.
Posisi ini menunjukkan bahwa harga masih bertahan di atas salah satu acuan tren jangka panjang.
MA90 juga menjadi pembanding penting terhadap titik terendah SOL pada Agustus, yakni sekitar Rp1,27 juta.
Selama harga tetap berada di atas rata-rata 90 hari, struktur pemulihan jangka panjang belum dapat dikatakan rusak hanya karena terjadi koreksi dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, tantangan berikutnya berada di MA30, yang menurut insight riset berada di sekitar Rp2,04 juta. Harga SOL saat ini masih di bawah level tersebut, sehingga momentum jangka menengah belum sepenuhnya pulih.
Situasi ini menempatkan Solana di antara dua area teknikal penting. MA90 menjadi acuan untuk menilai ketahanan tren yang lebih panjang, sedangkan MA30 merupakan level yang perlu direbut kembali agar pemulihan memiliki pijakan lebih kuat.
Jika SOL mampu menembus Rp2,04 juta dan bertahan di atasnya, peluang keluar dari fase konsolidasi akan semakin terbuka.
Akan tetapi, jika harga terus tertahan di bawah MA30, pergerakan naik saat ini masih berisiko berakhir sebagai rebound sementara.

Volume Perdagangan Jadi Kunci untuk Mengukur Kekuatan Rebound
Selain level harga, volume perdagangan menjadi faktor yang tidak kalah penting. Tim Research Tokocrypto mencatat bahwa aktivitas perdagangan SOL saat ini relatif tenang, jauh dari lonjakan besar yang menyertai reli pada September.
Kondisi ini membuat kenaikan harga perlu disikapi secara hati-hati. Harga yang menguat tanpa dukungan pertumbuhan volume belum tentu menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku pasar yang siap mendorong kenaikan lebih lanjut.
Apabila SOL terus naik dan volume perdagangan ikut meningkat, penguatan tersebut akan memiliki konfirmasi yang lebih baik.
Kombinasi ini dapat menunjukkan bahwa permintaan beli mulai menguat dan pasar memiliki dorongan untuk menguji level teknikal berikutnya.
Sebaliknya, jika harga naik dengan volume yang tetap tipis, momentum pemulihan bisa mudah berbalik ketika tekanan jual kembali muncul.
Investor karena itu sebaiknya tidak hanya terpaku pada persentase kenaikan harian, tetapi juga melihat apakah aktivitas transaksi mendukung pergerakan tersebut.
Dengan kata lain, volume akan membantu membedakan apakah SOL benar-benar sedang membangun momentum baru atau sekadar mengalami pantulan setelah koreksi.
Bitcoin Tetap Memengaruhi Arah Solana
Meski Solana menunjukkan kenaikan yang lebih besar dibandingkan sejumlah aset kripto utama lainnya, pergerakannya tetap dipengaruhi kondisi pasar secara keseluruhan.
Bitcoin masih menjadi salah satu acuan utama bagi sentimen investor di pasar kripto.
Jika BTC mampu bergerak stabil dan sentimen pasar membaik, SOL berpeluang melanjutkan pemulihan serta mencoba menembus MA30.
Namun, pelemahan Bitcoin dapat membatasi kenaikan altcoin, termasuk Solana, terutama ketika volume perdagangan belum menunjukkan peningkatan berarti.
Karena itu, arah BTC perlu dipantau bersamaan dengan dua indikator lain: kemampuan SOL menembus area Rp2,04 juta dan perkembangan volume perdagangan.
Ketiganya dapat membantu memberikan gambaran lebih jelas mengenai kekuatan tren dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Analisa Harga Solana Hari Ini: SOL Tertahan di $120 Pasca Reli Lebih dari 60%
Prospek Harga Solana dalam Tujuh Hari ke Depan
Harga Solana menguat sekitar 2,7% ke Rp1.900.438 menurut insight Tim Research Tokocrypto, menjadikannya salah satu aset kripto besar dengan kenaikan harian paling menonjol.
Namun, koreksi sekitar 15% dari puncak akhir September hingga awal Oktober menunjukkan bahwa pemulihan masih membutuhkan konfirmasi.
Dalam jangka pendek, perhatian utama tertuju pada MA30 di sekitar Rp2,04 juta. Penembusan yang disertai peningkatan volume dapat memperkuat peluang pemulihan.
Sementara itu, posisi harga di atas MA90 sekitar Rp1,73 juta menjadi acuan bahwa struktur jangka panjang masih relatif terjaga.
Untuk saat ini, kenaikan SOL lebih tepat dipandang sebagai rebound daripada awal reli baru yang sudah terkonfirmasi.
Pergerakan Bitcoin, volume perdagangan, dan kemampuan harga menembus MA30 akan menjadi penentu penting bagi arah Solana berikutnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy6 days agoApa Itu $BABA? Raksasa Teknologi China di Era AI
-
Academy5 days agoApa Itu $NBIS? Perusahaan Penyedia Cloud Computing untuk AI
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Mundur dari $84.249, Pasar Tunggu Momentum Baru
-
Crypto6 days agoAnalisa Harga Solana Hari Ini: SOL Turun ke $108, Koreksi Mingguan Dekati 10%

