Connect with us

Market

BEI Bakal Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG Usai Bertemu MSCI

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integritas data pasar dan menjaga kepercayaan investor.

Tivan

Published

on

ilustrasi grafik trading

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan dua kebijakan baru untuk meningkatkan transparansi pasar modal Indonesia menyusul evaluasi penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integritas data pasar dan menjaga kepercayaan investor.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan, kebijakan pertama adalah mengeluarkan seluruh saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan bobot Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kebijakan kedua adalah mempublikasikan nama pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%, disertai informasi mengenai status afiliasi pemegang saham tersebut dengan emiten.

“Kami akan menyampaikan lagi dua inisiatif baru. Pertama, dalam publikasi nama pemegang saham 1%, akan kami tambah keterangan apakah terafiliasi atau tidak. Kedua, kami mengeluarkan seluruh saham HSC dalam IHSG,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (19/10/2026) dikutip Sindonews.

Saham HSC Tetap Bisa Diperdagangkan

Jeffrey menjelaskan, pengeluaran saham HSC dari perhitungan IHSG bertujuan agar indeks lebih mencerminkan pergerakan harga saham yang didukung data perdagangan yang kredibel.

Sebelumnya, saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi telah dikeluarkan dari sejumlah indeks utama atau flagship index, seperti LQ45. Namun, saham-saham tersebut masih dapat memengaruhi pergerakan IHSG karena belum sepenuhnya dikecualikan dari perhitungan indeks tersebut.

Jeffrey menegaskan, kebijakan baru ini bukan berarti saham HSC akan dihapus dari pencatatan bursa atau mengalami delisting. Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan oleh investor, tetapi pergerakan harganya tidak lagi diperhitungkan dalam IHSG setelah kebijakan berlaku.

“Ke depan saham HSC itu akan dikeluarkan dalam perhitungan IHSG. Tetap diperdagangkan, tapi harganya tidak pengaruhi IHSG,” kata Jeffrey.

BEI belum mengumumkan jadwal penerapan kedua kebijakan tersebut. Bursa akan menyampaikan ketentuan lebih lanjut dalam waktu mendatang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BEI merespons evaluasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia, termasuk perhatian terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan kualitas data yang digunakan dalam perhitungan indeks.

Baca juga: Trading Makin Unik! Kenalan dengan Tokenized Stock Pairs


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending