Market
Akun X CEO Robinhood Diretas, Hacker Promosikan Token Palsu dan Raup US$1,2 Juta
Tim Research Tokocrypto mengatakan dalam unggahan palsu tersebut, VLAD disebut sebagai maskot resmi Robinhood Chain.
Akun X milik CEO Robinhood, Vlad Tenev, diretas pada Kamis. Peretas menggunakan akun tersebut untuk mempromosikan token kripto baru bernama Vladhood (VLAD), yang kemudian ditandai sebagai kemungkinan scam oleh pelacak blockchain.
Tim Research Tokocrypto mengatakan dalam unggahan palsu tersebut, VLAD disebut sebagai maskot resmi Robinhood Chain. Postingan itu juga mengklaim bahwa token tersebut akan terdaftar di aplikasi Robinhood.
“Unggahan tersebut sempat menarik perhatian pasar sebelum akhirnya dihapus. Namun, berdasarkan pemantauan on-chain, pelaku disebut telah menghasilkan sekitar 650 ETH dari token VLAD, senilai sekitar US$1,2 juta hingga US$1,3 juta,” jelasnya.
Postingan Palsu Mengatasnamakan Robinhood Chain
Tanda awal bahwa unggahan tersebut palsu terlihat dari akun resmi Robinhood dan Robinhood Crypto yang tidak memberikan pengumuman apa pun terkait token VLAD.
Dalam postingan yang sudah dihapus, akun Tenev menulis pesan bernada promosi meme coin dan menyertakan alamat token. Unggahan tersebut menggambarkan VLAD sebagai bagian dari Robinhood Chain dengan kalimat ajakan seperti “Welcome to the Hood.”

Namun, pelacak blockchain Robinhood Chain kemudian menandai VLAD sebagai kemungkinan scam. Token tersebut disebut tidak memiliki nilai likuiditas nyata, meskipun telah berpindah tangan sekitar 1.868 kali sejak diluncurkan.
Kasus ini menambah daftar panjang penipuan berbasis meme coin yang memanfaatkan akun figur publik atau eksekutif perusahaan besar. Modus seperti ini bukan hal baru di industri kripto. Sebelumnya, token palsu yang menggunakan nama CEO Coinbase, Brian Armstrong, juga sempat muncul dan kemudian anjlok.
Baca juga: Demam Meme Coin Robinhood Chain, Tiga Token Ini Jadi Sorotan
Meme Coin Ramai di Robinhood Chain
Dilaporkan BeInCrypto, Robinhood Chain diluncurkan pada 1 Juli sebagai blockchain baru yang dibangun Robinhood di atas Ethereum. Jaringan ini awalnya dirancang untuk mendukung tokenized stocks dan aset dunia nyata lainnya.
Namun, dalam waktu singkat, aktivitas meme coin justru mendominasi jaringan tersebut. Robinhood Chain kini memproses jutaan transaksi per hari, dengan sebagian besar aktivitas berasal dari token-token spekulatif berisiko tinggi.
Menurut Entropy Advisors, total volume perdagangan di jaringan tersebut telah melampaui sekitar US$9 miliar. Salah satu meme coin yang mencuri perhatian adalah Cash Cat, yang sebelumnya menjadi pemimpin dalam gelombang perdagangan meme coin di Robinhood Chain.
Lonjakan aktivitas ini menunjukkan bahwa Robinhood Chain berhasil menarik volume besar. Namun, dominasi meme coin juga menimbulkan kekhawatiran bahwa hype spekulatif dapat mengganggu fokus utama Robinhood dalam membangun ekosistem tokenized stocks.
Tenev sebelumnya sempat menyambut aktivitas meme coin di jaringan tersebut dan mengatakan bahwa Robinhood Chain juga bekerja dengan baik untuk meme. Namun, kasus peretasan akun X miliknya menunjukkan bagaimana antusiasme terhadap meme coin dapat dimanfaatkan oleh pelaku scam.
Risiko Keamanan Jadi Sorotan
Peretasan akun eksekutif perusahaan besar menjadi pengingat bahwa investor kripto perlu berhati-hati terhadap promosi token yang muncul tiba-tiba, bahkan jika terlihat berasal dari akun terverifikasi atau tokoh terkenal.
Dalam kasus VLAD, klaim listing di aplikasi Robinhood tidak dikonfirmasi oleh kanal resmi perusahaan. Hal ini menjadi sinyal penting bahwa pengumuman token seharusnya selalu diverifikasi melalui sumber resmi, bukan hanya satu unggahan media sosial.
Untuk saat ini, Robinhood belum memberikan pernyataan resmi melalui akun utamanya terkait insiden tersebut. Namun, token VLAD sudah ditandai sebagai kemungkinan scam, sementara pelaku disebut telah meraup lebih dari US$1 juta dari aktivitas promosi palsu tersebut.
Kasus ini menyoroti risiko baru di tengah pertumbuhan Robinhood Chain. Di satu sisi, jaringan tersebut mulai menarik volume perdagangan besar. Namun, di sisi lain, aktivitas meme coin dan scam token dapat menjadi tantangan serius bagi reputasi serta rencana jangka panjang Robinhood di sektor tokenisasi aset.
Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 21 Juli 2026: BTC Capai $65.000 Didorong Arus Dana ETF
-
Market3 days agoPasar Kripto Hari Ini 22 Juli 2026: BTC Tertahan di Bawah US$67.000
-
Altcoin News6 days agoSolana Kuasai 75% Volume TCG dalam Bentuk Kripto
-
Market6 days agoCLARITY Act Bisa Jadi Katalis Altcoin, XRP, SOL, dan ADA Paling Diuntungkan?

