Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 2,11% ke US$62.941, Tertekan Aksi Ambil Untung
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang kembali mengalami tekanan jual setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat terbentuk beberapa sesi sebelumnya.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang kembali mengalami tekanan jual setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat terbentuk beberapa sesi sebelumnya.
Koreksi ini membawa harga BTC turun ke bawah level psikologis US$63.000, mencerminkan bahwa sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar kripto.
Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) berada di US$62.941,49, turun sekitar 2,11% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasarnya kini menyusut menjadi sekitar US$1,26 triliun, sementara volume perdagangan harian meningkat menjadi US$28,23 miliar.
Dalam 24 jam terakhir, BTC sempat bergerak di kisaran US$62.410,87 hingga US$64.432,11, menunjukkan volatilitas yang kembali meningkat.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Flat di Kisaran US$64.000
Daftar Isi
Aksi Ambil Untung Menjadi Pemicu Koreksi
Penurunan harga Bitcoin hari ini didorong oleh meningkatnya aksi ambil untung setelah aset kripto terbesar di dunia tersebut mencatat kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Kenaikan sekitar 3,91% dalam 30 hari terakhir mendorong sebagian pelaku pasar mengunci keuntungan, sehingga tekanan jual meningkat.
Kondisi tersebut membuat BTC kehilangan momentum untuk mempertahankan level di atas US$64.000 dan akhirnya terkoreksi ke area US$62.000.
Volume Perdagangan Meningkat Seiring Tekanan Jual
Volume transaksi harian Bitcoin yang mencapai lebih dari US$28 miliar menunjukkan aktivitas perdagangan yang kembali ramai.
Peningkatan volume di tengah penurunan harga mengindikasikan bahwa tekanan jual cukup kuat dan melibatkan lebih banyak pelaku pasar dibandingkan sesi sebelumnya.
Meski demikian, tingginya likuiditas juga menunjukkan minat terhadap Bitcoin masih besar, sehingga setiap penurunan harga berpotensi dimanfaatkan sebagian investor sebagai peluang akumulasi.
Sentimen Pasar Kripto Masih Cenderung Berhati-hati
Selain aksi ambil untung, pelemahan Bitcoin juga dipengaruhi oleh sikap investor yang masih berhati-hati terhadap aset berisiko.
Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ekonomi global dan pergerakan pasar keuangan membuat sebagian investor memilih mengurangi eksposur terhadap aset kripto dalam jangka pendek.
Akibatnya, tekanan jual tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga merambat ke sejumlah aset kripto utama lainnya.

Area Support US$62.000 Menjadi Penentu
Secara teknikal, data dari Tokocrypto pada Sabtu (1/8) memperlihatkan bahwa level US$62.000 kini menjadi area support penting yang perlu dipertahankan Bitcoin.
Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang terjadinya pemantulan menuju US$64.000 masih terbuka.
Sebaliknya, apabila tekanan jual terus berlanjut dan BTC menembus level support tersebut, harga berpotensi melanjutkan koreksi menuju kisaran US$61.000 hingga US$60.000 sebelum menemukan keseimbangan baru.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menghijau ke US$63.900, Aksi Beli Mulai Bermunculan
Prospek Bitcoin
Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, kondisi penurunan harga Bitcoin lebih mencerminkan fase koreksi sehat setelah reli sebelumnya, dibandingkan perubahan fundamental yang signifikan.
Meningkatnya volume perdagangan menunjukkan aktivitas pasar masih tinggi, sementara aksi ambil untung menjadi faktor dominan yang menekan harga dalam jangka pendek.
Ke depan, arah pergerakan Bitcoin akan sangat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan area support US$62.000 serta perkembangan sentimen makroekonomi global.
Jika tekanan jual mulai mereda dan minat beli kembali meningkat, BTC berpeluang melanjutkan tren pemulihannya dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 28 Juli 2026: Bitcoin Tertekan Jelang Rapat FED
-
Market7 days agoBitMEX Tutup Setelah 11 Tahun, Ini 3 Alasan Utama di Baliknya
-
Market2 days agoPasar Kripto Hari Ini 30 Juli 2026: BTC Datar, The Fed Tahan Suku Bunga
-
Market6 days agoRobert Kiyosaki Soroti Utang AS, Sebut Bitcoin dan Ethereum Jadi Aset Lindung Nilai

