Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $79.578,Tekanan Meningkat
Koreksi 1,7% dalam 24 jam membuat pasar kripto waspada, namun tren jangka menengah Bitcoin masih tergolong positif.
Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali mengalami koreksi setelah sempat bertahan di atas level psikologis $80 ribu dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan terbaru di Tokocrypto pada Jumat (8/5), harga Bitcoin turun ke level $79.578,31 per koin atau melemah sekitar 1,78% dalam 24 jam terakhir.
Pelemahan tersebut membuat kapitalisasi pasar Bitcoin ikut turun ke kisaran $1,59 triliun.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus $77K, Real Breakout?
Minat Pasar Masih Tinggi
Meski demikian, aktivitas perdagangan masih tergolong tinggi dengan volume transaksi harian mencapai $36,77 miliar.
Tingginya volume ini menunjukkan minat pasar terhadap Bitcoin tetap besar meskipun tekanan jual jangka pendek mulai meningkat.
Dalam perdagangan harian, BTC sempat menyentuh level tertinggi di $81.684 sebelum akhirnya turun ke titik terendah di $79.335.
Pergerakan tersebut menandakan volatilitas pasar masih cukup aktif, terutama setelah Bitcoin gagal mempertahankan momentum bullish di atas area resistance penting.
Koreksi yang terjadi saat ini dinilai sebagai bagian dari aksi ambil untung setelah reli panjang Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir.
Kinerja BTC
Jika melihat performa historis, BTC masih mencatat kenaikan signifikan dalam jangka menengah.
Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin masih menguat sekitar 11,55%, sementara dalam periode 60 hari kenaikannya mencapai hampir 20%.
Bahkan dalam rentang 90 hari, harga BTC masih mencatat pertumbuhan sekitar 12,90%.
Data tersebut menunjukkan bahwa tren besar Bitcoin sejatinya masih berada dalam jalur positif meskipun tekanan koreksi jangka pendek mulai muncul.
Analis pasar melihat area $79 ribu kini menjadi support penting bagi Bitcoin. Jika level ini mampu dipertahankan, BTC berpotensi kembali menguji resistance di area $81 ribu hingga $82 ribu.
Namun jika tekanan jual terus meningkat, Bitcoin bisa bergerak lebih rendah menuju zona support berikutnya di sekitar $77 ribu.
Peluang Dan Tantangan

Sentimen pasar saat ini juga dipengaruhi oleh faktor makroekonomi global, terutama terkait arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Investor cenderung lebih berhati-hati terhadap aset berisiko setelah muncul kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi dan ketidakpastian kebijakan moneter global.
Meski begitu, Bitcoin masih dianggap sebagai aset digital paling kuat di industri kripto.
Dengan jumlah suplai beredar mencapai 20,03 juta BTC dari total maksimum 21 juta koin, kelangkaan Bitcoin tetap menjadi faktor utama yang menopang optimisme jangka panjang investor.
Selain itu, adopsi institusional terhadap Bitcoin masih terus berkembang.
Banyak perusahaan investasi dan lembaga keuangan besar tetap mempertahankan eksposur mereka terhadap BTC sebagai bagian dari diversifikasi aset digital.
Faktor inilah yang membuat tekanan jual saat ini belum sepenuhnya mengubah sentimen bullish jangka panjang.
Performa mingguan Bitcoin juga masih relatif positif. Dalam tujuh hari terakhir, BTC tercatat masih naik sekitar 3,83%.
Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan momentum meski volatilitas meningkat dalam perdagangan harian.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mulai memperhatikan pergerakan altcoin yang cenderung mengikuti arah Bitcoin.
Ketika BTC melemah, sebagian besar aset kripto alternatif biasanya ikut mengalami tekanan akibat keluarnya likuiditas dari pasar.
Saat ini, fokus investor tertuju pada kemampuan Bitcoin mempertahankan area $79 ribu. Jika berhasil bertahan dan volume beli kembali meningkat, peluang rebound masih cukup terbuka.
Namun apabila tekanan jual semakin besar, pasar kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi lebih panjang sebelum menentukan arah berikutnya.
Baca Juga: Truth Social Ajukan ETF Bitcoin dan Ethereum ke SEC
Walau masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.198, Bitcoin tetap menjadi aset utama yang mendominasi pasar kripto global.
Dominasi pasar BTC yang masih sangat besar memperlihatkan bahwa investor global masih menjadikan Bitcoin sebagai indikator utama arah industri aset digital.
Dengan volatilitas yang tetap tinggi dan sentimen pasar yang dinamis, pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan menjadi perhatian utama trader maupun investor di seluruh dunia.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonyyews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy7 days agoRiset Kripto 27 Apr-1 Mei 2026: Powell Lengser, Bitcoin Terancam?
-
Market6 days agoKanada Larangan ATM Bitcoin, Akses Kripto Ritel Terancam
-
Market5 days agoKevin Warsh Lolos Senat, Arah Suku Bunga AS Potensi Berubah
-
Market5 days agoPaystand Luncurkan USDb: Stablecoin Berbasis Bitcoin Rails

