Connect with us

Market

AS dan Iran Hentikan Serangan, Pasar Tunggu Reaksi Awal Senin

Tim Research Tokocrypto melihat Bitcoin menjadi salah satu aset likuid yang tetap bergerak selama akhir pekan.

Tivan

Published

on

Amerika Serikat dan Iran sama-sama menghentikan serangan selama akhir pekan, setelah 13 malam berturut-turut serangan udara AS berlangsung. Situasi ini membuat pelaku pasar menunggu pembukaan perdagangan Senin untuk melihat apakah jeda tersebut akan dianggap sebagai sinyal de-eskalasi atau hanya penghentian sementara.

Tim Research Tokocrypto melihat Bitcoin menjadi salah satu aset likuid yang tetap bergerak selama akhir pekan. BTC diperdagangkan di sekitar US$64.463 pada Minggu, naik sekitar 0,7% dalam 24 jam terakhir. Sepuluh aset kripto terbesar lainnya juga mencatat kenaikan tipis.

“Sementara itu, pasar minyak dan saham sudah tutup sebelum kabar penghentian serangan muncul. Karena itu, reaksi utama dari aset tradisional baru akan terlihat ketika perdagangan Asia dibuka pada Senin,” ujarnya.

Serangan Dihentikan, tapi Belum Ada Gencatan Senjata

Menurut laporan AP, AS menghentikan serangan udaranya pada Jumat setelah hampir dua pekan eskalasi. Sumber dari Departemen Pertahanan AS yang dikutip CNN juga menyebut operasi militer saat ini sedang ditahan.

Iran juga menyatakan akan menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk dan kepentingan AS di kawasan. Juru bicara militer Iran, Amir Akraminia, mengatakan strategi Iran pada dasarnya bersifat balasan, sehingga operasi balasan juga telah dihentikan.

Meski begitu, situasi ini belum dapat disebut sebagai gencatan senjata resmi. US Central Command atau CENTCOM mengonfirmasi bahwa blokade laut terhadap pelabuhan Iran masih tetap berlaku.

Hal ini membuat pasar tetap berhati-hati. Jeda serangan dapat mengurangi tekanan geopolitik dalam jangka pendek, tetapi risiko eskalasi kembali masih terbuka jika tidak ada kesepakatan formal.

Baca juga: Bitcoin Tertekan, Nasdaq-100 Turun karena Kekhawatiran Belanja AI

Harga Minyak Jadi Fokus Utama

Perhatian pasar kini tertuju pada harga minyak. Brent crude turun sekitar 4% pada Jumat ke kisaran US$96,7 per barel, setelah sehari sebelumnya ditutup di atas US$100 untuk pertama kalinya sejak Mei.

Pembukaan perdagangan Senin akan menjadi penting karena harga minyak akan langsung mencerminkan tiga hari perkembangan geopolitik. Jika trader menilai jeda serangan cukup kuat dan berkelanjutan, tekanan pada harga minyak bisa mereda.

Namun, jika pasar melihat penghentian serangan hanya sebagai jeda operasional, harga minyak berpotensi kembali naik. Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan ekspektasi inflasi, yang kemudian memengaruhi kebijakan Federal Reserve dan selera investor terhadap aset berisiko.

Analis Michael Singh dari Washington Institute for Near East Policy memperingatkan agar pasar tidak terlalu cepat membaca jeda singkat sebagai perubahan besar. Menurutnya, durasi penghentian serangan menjadi faktor paling penting. Jika jeda berlangsung beberapa hari, barulah situasinya dapat dianggap lebih signifikan.

Kripto Bergerak Positif saat Pasar Tradisional Tutup

Karena pasar saham dan minyak tutup selama akhir pekan, kripto menjadi salah satu indikator awal sentimen investor terhadap kabar ini. Kapitalisasi pasar kripto global naik 0,84% dalam 24 jam menjadi sekitar US$2,29 triliun pada Minggu.

Bitcoin bertahan di sekitar US$64.464, sementara aset kripto besar lain juga mencatat kenaikan moderat. Pergerakan ini menunjukkan pasar kripto merespons jeda serangan dengan sedikit optimisme, meski belum ada lonjakan besar.

Namun, risiko tetap ada. Serangan Houthi di Laut Merah masih menjadi sumber tekanan tambahan bagi harga minyak. Gencatan senjata Juni belum kembali berlaku, dan lalu lintas melalui jalur strategis tersebut masih terganggu.

Karena itu, pembukaan pasar Asia pada Senin akan menjadi momen penting. Reaksi harga minyak, saham, dan obligasi akan memberi gambaran apakah investor melihat penghentian serangan AS-Iran sebagai awal de-eskalasi, atau hanya jeda sementara dalam konflik yang masih belum selesai.

Untuk saat ini, outlook pasar masih berhati-hati. Kripto menunjukkan kenaikan tipis, tetapi arah berikutnya kemungkinan akan sangat bergantung pada harga minyak dan bagaimana pasar tradisional menilai risiko geopolitik saat perdagangan kembali dibuka.

Baca juga: Tokenized Stocks: Cara Baru Mengakses Saham Global Lebih Mudah


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Continue Reading

Trending