Connect with us

Altcoin News

Bitcoin Turun, ALABB Malah Naik 3,39 Persen: Ada Apa?

Astera Labs Tokenized bStocks (ALABB) mencatat kenaikan 3,39 persen dalam 24 jam menjadi 361,67 dollar AS, ketika pasar kripto secara keseluruhan bergerak relatif datar.

Tivan

Published

on

astera labs

Astera Labs Tokenized bStocks (ALABB) menguat 3,39 persen dalam 24 jam ke level 361,67 dollar AS, bergerak berlawanan dengan Bitcoin yang terkoreksi sekitar 0,30 persen. Perluasan fungsi bStocks di Binance dan bertambahnya akses perdagangan menjadi sentimen positif bagi aset tersebut.

Dikutip CoinMarketCap, Astera Labs Tokenized bStocks (ALABB) mencatat kenaikan 3,39 persen dalam 24 jam menjadi 361,67 dollar AS, ketika pasar kripto secara keseluruhan bergerak relatif datar.

Bitcoin pada periode yang sama justru turun sekitar 0,30 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan ALABB tidak sepenuhnya mengikuti arah aset kripto utama.

Salah satu sentimen yang menopang datang dari Binance, yang memperluas penggunaan bStocks sebagai margin collateral kepada seluruh pengguna yang memenuhi syarat. Di Indonesia, akses terhadap ALABB juga bertambah setelah Tokocrypto resmi membuka perdagangan aset tersebut pada 19 September 2026.

Namun, reli kali ini belum mendapat konfirmasi kuat dari volume. Aktivitas perdagangan ALABB dalam 24 jam justru turun sekitar 48 persen menjadi 1,64 juta dollar AS, sehingga pergerakan harga masih berpotensi lebih sensitif terhadap perubahan arus beli dan jual.

Binance Perluas Fungsi ALABB

ALABB sebenarnya bukan aset baru dalam ekosistem margin Binance.

Binance telah memasukkan Astera Labs Tokenized bStocks sebagai eligible collateral sejak 5 Agustus 2026, bersama BMNRB, NFLXB, ASMLB, SMCIB dan sejumlah bStocks lainnya. Saat itu, fungsi tersebut masih ditujukan kepada pengguna VIP 3 ke atas yang memenuhi persyaratan di wilayah yang didukung.

Perubahan penting datang pada 21 September 2026, ketika Binance memperluas kelayakan penggunaan bStocks sebagai collateral ke seluruh akun Cross Margin dan Portfolio Margin yang memenuhi syarat.

Pengguna reguler hingga VIP 2 kini dapat mengakses fungsi tersebut setelah melewati suitability assessment dan tetap tunduk pada kontrol risiko yang diterapkan Binance.

Perubahan tersebut memberikan fungsi tambahan bagi ALABB. Tokenized stocks tidak lagi hanya digunakan untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan saham acuannya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai collateral dalam pengelolaan posisi margin.

Meski demikian, bertambahnya utility tidak otomatis berarti harga akan terus naik. Keberlanjutan dampaknya tetap bergantung pada seberapa besar fitur collateral tersebut benar-benar digunakan oleh pasar.

Baru Masuk Tokocrypto, Akses ALABB Makin Luas

Sentimen tambahan datang dari penambahan ALABB di Tokocrypto.

Pada 19 September, Tokocrypto membuka perdagangan 28 Tokenized Stocks baru, termasuk Astera Labs (ALABB), Apple (AAPLB), Amazon (AMZNB), Netflix (NFLXB), ASML (ASMLB), hingga BitMine Immersion Technologies (BMNRB).

Perdagangan mulai tersedia pada 19 September 2026 pukul 09.00 WIB.

Listing tersebut memperluas akses ALABB bagi pengguna di Indonesia. Namun, karena listing telah berlangsung beberapa hari dan volume perdagangan terbaru justru menyusut, belum cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa penambahan di Tokocrypto menjadi penyebab utama kenaikan 24 jam terakhir.

Sebaliknya, kondisi volume yang relatif tipis dapat membuat harga lebih mudah bergerak ketika terjadi perubahan permintaan dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

Bisnis AI Astera Labs Jadi Fundamental Pendukung

Di balik instrumen tokenisasinya, Astera Labs memiliki eksposur langsung terhadap tren pembangunan infrastruktur AI.

Perusahaan menyediakan solusi konektivitas berbasis semikonduktor untuk infrastruktur AI berskala besar, mencakup teknologi seperti PCIe, CXL, Ethernet hingga fabric connectivity.

Astera Labs pada 15 September 2026 juga memperkenalkan pengembangan terbaru keluarga Leo Smart Memory Controller untuk agentic AI dan cloud workloads. Perusahaan menyebut kebutuhan memori untuk aplikasi AI terus berkembang seiring meningkatnya ukuran dan kompleksitas model.

Fundamental bisnisnya juga menunjukkan pertumbuhan. Pada kuartal II-2026, Astera Labs membukukan rekor pendapatan 392,4 juta dollar AS, naik 27 persen secara kuartalan dan 104 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan memperkirakan momentum akan meningkat pada kuartal III seiring produksi Scorpio X-Series fabric switch.

Perkembangan tersebut memberikan latar belakang fundamental positif bagi saham ALAB. Namun, belum ada bukti yang cukup untuk menyebut berita perusahaan sebagai pemicu langsung kenaikan ALABB dalam 24 jam terakhir.

ALABB Bisa Uji US$400?

Dalam jangka pendek, area 350 dollar AS menjadi level yang perlu diperhatikan.

Jika ALABB mampu mempertahankan harga di atas area tersebut dan minat terhadap Tokenized Stocks tetap terjaga, harga berpotensi menguji kembali kisaran 380–400 dollar AS.

Sebaliknya, penurunan di bawah 340 dollar AS dapat menunjukkan momentum mulai melemah dan membuka ruang koreksi menuju area sekitar 320 dollar AS.

Volume menjadi indikator penting. Penurunan aktivitas perdagangan hampir 50 persen membuat reli saat ini belum memiliki konfirmasi sekuat kenaikan yang disertai lonjakan transaksi.

Untuk sementara, kenaikan ALABB ketika Bitcoin melemah menunjukkan adanya katalis tersendiri dari perluasan utility bStocks, bertambahnya akses perdagangan, serta fundamental sektor AI yang menjadi bisnis utama Astera Labs. Namun, kemampuan harga bertahan di atas 350 dollar AS dan pulihnya volume perdagangan akan menjadi penentu apakah momentum tersebut dapat berlanjut.

Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending