Altcoin News
BMX Anjlok 46% Usai BitMart Umumkan Penutupan Exchange
Tim Research Tokocrypto menilai penurunan ini terjadi setelah BitMart mengonfirmasi proses wind down atau penutupan teratur terhadap layanan tradingnya.
BitMart Token (BMX) mencatat penurunan tajam setelah BitMart mengumumkan akan menghentikan operasional platform tradingnya secara bertahap. Token exchange tersebut turun 46,08% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di sekitar US$0,11016.
Tim Research Tokocrypto menilai penurunan ini terjadi setelah BitMart mengonfirmasi proses wind down atau penutupan teratur terhadap layanan tradingnya. Exchange tersebut meminta pengguna segera menutup posisi dan menarik aset dari platform.
“BitMart menyebut keputusan ini diambil setelah meninjau kondisi operasional, situasi pasar, dan arah strategi perusahaan ke depan,” jelasnya.
BitMart Siapkan Proses Penutupan Bertahap
Dalam pengumumannya, BitMart menyatakan telah mengambil keputusan sulit untuk memulai proses penutupan operasional platform trading secara teratur. Perusahaan juga menyampaikan penyesalan atas keputusan tersebut.
Proses penutupan dimulai pada 26 Juli 2026 pukul 01:30 UTC. Sejak waktu tersebut, BitMart menghentikan pendaftaran pengguna baru, deposit, dan pembuatan order baru.
Dikutip BeInCrypto, akun futures juga langsung dialihkan ke mode reduce-only pada 26 Juli. Artinya, pengguna hanya dapat mengurangi atau menutup posisi yang sudah ada, bukan membuka posisi baru.
Spot trading juga berhenti menerima order baru pada hari yang sama. Sementara itu, layanan copy trading, grid trading, dan API trading akan dihentikan secara bertahap.
Produk lain seperti Earn, staking, lending, dan Launchpad juga akan ditutup mengikuti jadwal masing-masing.
BitMart menetapkan bahwa seluruh trading spot, futures, dan layanan trading lainnya akan berakhir pada 26 Agustus 2026 pukul 01:00 UTC. Pengguna diminta menyelesaikan verifikasi identitas dan menutup seluruh posisi sebelum tenggat tersebut.
Selain itu, pengguna juga diminta mengajukan permintaan penarikan aset paling lambat 26 Agustus 2026 pukul 05:00 UTC. Operasional platform akan berhenti sepenuhnya pada 31 Januari 2027 pukul 15:59 UTC.
Baca Juga: BitMEX Tutup Setelah 11 Tahun, Ini 3 Alasan Utama di Baliknya
BMX Turun Tajam Setelah Pengumuman
Reaksi pasar terhadap kabar penutupan BitMart terjadi sangat cepat. BMX langsung turun lebih dari 46% dalam sehari dan kini berada sekitar 82% di bawah all-time high US$0,61905 yang dicapai pada 5 Juni 2024.
Sebagai token exchange, performa BMX sangat bergantung pada kelangsungan dan aktivitas ekosistem BitMart. Karena itu, pengumuman penutupan platform trading menjadi pukulan besar terhadap sentimen token tersebut.

Ketika sebuah exchange menghentikan operasional, utilitas token bawaannya biasanya ikut melemah. Investor juga cenderung mengurangi eksposur karena likuiditas, penggunaan token, dan prospek jangka panjang menjadi tidak pasti.
Kasus BitMart juga muncul hanya beberapa hari setelah BitMEX mengumumkan akan mengakhiri operasionalnya pada 23 September. Dua exchange yang sudah cukup lama beroperasi kini sama-sama keluar dari pasar dalam waktu berdekatan.
Tekanan pada Exchange Kecil Meningkat
Penutupan BitMart menambah sinyal bahwa industri exchange kripto semakin kompetitif. Likuiditas pasar makin terkonsentrasi pada beberapa pemain besar, sementara platform yang lebih kecil menghadapi tekanan dari sisi volume, regulasi, biaya operasional, dan strategi bisnis.
Bagi pengguna, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan penutupan posisi dan menarik aset sebelum batas waktu yang ditentukan. Setelah 26 Agustus, layanan trading BitMart tidak lagi tersedia, sehingga ruang gerak pengguna akan semakin terbatas.
Untuk BMX, prospek jangka pendek masih sangat lemah. Selama belum ada kejelasan terkait peran token setelah penutupan platform, tekanan jual kemungkinan masih dapat berlanjut.
Penurunan 46% menunjukkan pasar menilai pengumuman ini sebagai perubahan fundamental besar. Jika likuiditas terus menurun dan pengguna keluar dari ekosistem, BMX berisiko tetap berada dalam tekanan hingga proses wind down selesai.
Baca Juga: Binance Resmi Integrasi RLUSD, Stablecoin Ripple Makin Ekspansif!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 21 Juli 2026: BTC Capai $65.000 Didorong Arus Dana ETF
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 22 Juli 2026: BTC Tertahan di Bawah US$67.000
-
Market3 days agoPasar Kripto Hari Ini 23 Juli 2026: BTC Sideways di Tengah Geopolitik
-
Bitcoin News3 days agoSetelah Tidur 8 Tahun, Dompet Bitcoin Ini Pindahkan BTC Senilai Rp6,9 Triliun

