Market

Bos Cardone Capital Siap Luncurkan Meme Coin Baru

Tim Research Tokocrypto mengatakan masuknya pelaku dari sektor tradisional seperti real estate ke dalam industri meme coin menunjukkan semakin luasnya daya tarik pasar kripto.

Published

on

Founder dan CEO Cardone Capital, Grant Cardone, mengumumkan rencana peluncuran meme coin baru melalui unggahan di media sosial. Token tersebut direncanakan menggunakan ticker “DGTS” dengan konsep yang cukup unik, yakni membawa pesan bahwa kesuksesan finansial tidak selalu bergantung pada latar belakang pendidikan formal.

Dalam pernyataannya, Cardone juga mengajak para developer dan kolaborator untuk terlibat dalam pengembangan proyek ini. Ia mengakui bahwa dirinya belum memiliki pengalaman teknis di bidang kripto, sehingga membuka peluang bagi komunitas untuk berkontribusi dalam aspek pengembangan, desain, hingga peluncuran token.

Menurut Coingape, rencana ini turut disertai dengan gambaran awal distribusi token, di mana sekitar 20% pasokan akan dialokasikan untuk pengembang. Selain itu, Cardone juga sempat membagikan konsep awal presale dengan nama “Don’t Go To Stanford,” yang memicu perhatian luas di kalangan komunitas kripto.

Baca juga: Kabar Baik dari Pengadilan AS, Meme Coin Siap Bangkit?

Ekspansi Cardone Capital ke Dunia Kripto

Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi Cardone Capital ke industri aset digital. Perusahaan yang mengelola aset sekitar $5,3 miliar tersebut sebelumnya telah menunjukkan minat pada kripto, termasuk investasi sebesar $10 juta di Bitcoin pada awal 2026.

Selain itu, Cardone Capital juga berencana melakukan tokenisasi aset properti hingga $5 miliar. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas serta membuka akses investasi yang lebih luas melalui teknologi blockchain.

Pengumuman peluncuran meme coin ini juga bertepatan dengan meningkatnya perhatian terhadap sektor tersebut, terutama setelah adanya perkembangan regulasi di Amerika Serikat yang cenderung memberikan kejelasan terhadap status meme coin.

Tim Research Tokocrypto mengatakan masuknya pelaku dari sektor tradisional seperti real estate ke dalam industri meme coin menunjukkan semakin luasnya daya tarik pasar kripto. Hal ini juga mencerminkan tren tokenisasi dan eksperimen model bisnis baru yang memanfaatkan teknologi blockchain.

“Meme coin pada umumnya masih didominasi oleh faktor hype dan komunitas, sehingga memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto dengan utilitas yang jelas. Rencana distribusi token dan keterlibatan pihak internal juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi dinamika harga di pasar,” ujarnya.

Sentimen Meme Coin Berpotensi Menguat

Rencana peluncuran ini muncul di tengah momentum positif bagi meme coin, setelah pengadilan di California memutuskan bahwa beberapa token sejenis tidak termasuk dalam kategori sekuritas. Keputusan tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan pasar dan mendorong inovasi di sektor ini.

Namun demikian, proyek meme coin tetap dikenal memiliki volatilitas tinggi dan sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas, dibandingkan dengan fundamental yang kuat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version