Bitcoin News
Citrea Luncurkan Mainnet untuk Skalabilitas Bitcoin
Proyek Layer 2 Bitcoin berbasis teknologi Zero-Knowledge (ZK), Citrea, kini secara resmi telah meluncurkan mainnet-nya.
Peluncuran ini sekaligus menandai tonggak penting dalam perkembangan teknologi scaling dan smart contract di jaringan Bitcoin.
Menurut laporan The Block pada Rabu (28/1), pengumuman ini menghadirkan optimisme baru di komunitas kripto karena membawa kemampuan eksekusi aplikasi kompleks, termasuk potensi DeFi, ke Bitcoin tanpa mengorbankan keamanan on-chain yang sudah menjadi fondasi kuat jaringan ini.
Baca Juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga
Apa Itu Citrea dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Citrea merupakan solusi Layer 2 yang dibangun di atas Bitcoin dengan memanfaatkan teknologi Zero-Knowledge Rollups (ZK-Rollup).
Secara teknis, Citrea memproses transaksi dan smart contract di luar jaringan Bitcoin (off-chain) menggunakan mesin virtual zkEVM, kemudian menghasilkan bukti kriptografis yang disimpan ke chain Bitcoin.
Proses ini memungkinkan throughput transaksi yang jauh lebih tinggi, biaya lebih rendah, dan tetap mengandalkan keamanan jaringan Bitcoin sebagai anchor terakhir.
Dibandingkan dengan beberapa solusi lain yang bergantung pada mekanisme eksternal atau multi-signature tradisional, Citrea menggunakan Bitcoin secara langsung untuk settlement dan data availability, yang berarti setiap aktivitas Layer 2 dapat diverifikasi melalui data yang tersedia di blockchain Bitcoin.
ctUSD: Stablecoin yang Memperkuat Ekosistem
Bersamaan dengan peluncuran mainnet, Citrea memperkenalkan stablecoin native bernama ctUSD.
Stablecoin ini diterbitkan oleh MoonPay dan didukung infrastruktur oleh M0, dengan cadangan penuh berupa short-term U.S. Treasury bills dan kas.
Keberadaan ctUSD ini berfungsi sebagai jembatan finansial antara aktivitas DeFi di Citrea dan sistem fiat di luar jaringan, memberikan likuiditas yang stabil tanpa harus bergantung pada BTC yang volatile untuk setiap transaksi.
Dengan ctUSD, pengguna dapat melakukan lending, borrowing, maupun fungsi pasar modal lainnya dengan denominasi yang lebih stabil—suatu kebutuhan penting untuk adopsi DeFi yang lebih luas.
Mendukung Aktivitas Finansial Lanjutan di Bitcoin
Tim Research Tokocrypto menjelaskan, peluncuran mainnet Citrea membuka jalan bagi berbagai aplikasi Bitcoin-native seperti BTC-backed lending, structured products, dan aplikasi DeFi lain yang umumnya hanya tersedia di ekosistem lain seperti Ethereum.
Ratusan bitcoin capital yang selama ini “tidur” karena keterbatasan jaringan dasar Bitcoin kini berpeluang dialirkan ke aplikasi produktif di atas Layer 2.
“Peluncuran ini memperkuat narasi BTCFi (Bitcoin DeFi) yang sedang tren. Dengan membawa programabilitas (ZK-Rollup) ke Bitcoin, Citrea membuka jalan bagi aplikasi DeFi kompleks untuk dibangun di atas likuiditas aset terbesar di dunia (BTC), berpotensi menyaingi ekosistem L2 Ethereum,” papar Tim Research Tokocrypto.
Selain itu, Citrea sudah bermitra dengan sejumlah pelaku DeFi dan pasar modal, termasuk Morpho, UltraYield, dan Keyrock, yang mengembangkan infrastruktur bagi produk-produk finansial canggih yang berjalan langsung di atas Bitcoin.
Para pendukung juga melihat peluncuran Citrea sebagai penguat narasi BTCFi (Bitcoin DeFi), di mana Bitcoin tidak hanya berfungsi sebagai store of value (SOV) tetapi juga sebagai jaringan tempat modal dapat dikelola, dipinjamkan, dan diperdagangkan secara on-chain.
Tantangan & Potensi Adopsi
Meski potensi Citrea sangat besar, adopsi nyata masih menghadapi sejumlah tantangan.
Pertama, kehati-hatian developer dan pengguna terhadap keamanan serta pengalaman pengguna sangat penting karena teknologi ZK masih relatif baru di jaringan Bitcoin.
Sertifikasi dan audit sangat diperlukan agar jembatan seperti Clementine bridge serta sistem bukti ZK dapat beroperasi secara aman.
Kedua, meskipun strukturalnya kuat, ekosistem DeFi yang hidup dan dinamis memerlukan network effect.
Artinya, developer perlu terdorong untuk membangun aplikasi, dan pengguna harus merasa nyaman menggunakan sistem baru ini.
Kebijakan jembatan likuiditas dan integrasi dengan dompet serta bursa juga memainkan peran penting dalam adopsi jangka panjang.
Dengan peluncuran mainnet Citrea, Bitcoin mendapatkan momentum baru yang bergerak dari sekadar aset digital untuk disimpan, menuju sistem keuangan programmable yang dapat mendukung aplikasi kompleks secara native.
Hal ini menjadikan Bitcoin bukan hanya digital gold tetapi juga programmable financial infrastructure, yang dapat bersaing di ruang DeFi yang sebelumnya didominasi oleh jaringan lain.
Baca Juga: White Paper Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York
Peluncuran mainnet Citrea merupakan milestone besar dalam evolusi teknologi Bitcoin.
Dengan menghadirkan ZK-Rollup dan smart contract, serta stablecoin ctUSD, Citrea membuka jalan bagi era baru Bitcoin DeFi yang lebih fungsional dan terprogram tanpa meninggalkan keamanan jaringannya.
Meski masih banyak tantangan, langkah ini menjadi bagian penting menuju masa depan di mana Bitcoin berperan lebih luas dalam sistem keuangan terdesentralisasi global.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
