Altcoin News

ETF Cardano oleh Grayscale Diakui SEC: Apa Dampaknya?

Published

on

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) baru saja mengakui permintaan dari Grayscale untuk meluncurkan ETF spot yang berbasis pada ADA, kripto milik Cardano.

Ini merupakan langkah awal dalam proses analisis, tetapi belum berarti persetujuan final telah diberikan.

Menurut Cryptonomist, pengajuan ini dilakukan sekitar sepuluh hari yang lalu dan menandai proposal pertama ETF spot untuk Cardano yang diajukan ke SEC. Hingga saat ini, bursa saham AS hanya memiliki ETF spot untuk Bitcoin dan Ethereum, sementara beberapa kripto lain seperti Litecoin, XRP, Solana, dan Dogecoin masih menunggu keputusan regulator.

Sebagai salah satu dari sepuluh mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak mengherankan jika akhirnya ada pihak yang mengajukan ETF untuk Cardano. Namun, perjalanan menuju persetujuan masih panjang.

Bagaimana Prospek Persetujuan ETF Kripto Baru?

Saat ini, kemungkinan untuk SEC menyetujui ETF kripto baru dalam waktu dekat masih kecil. Para ahli memperkirakan butuh beberapa bulan lagi sebelum ada keputusan positif.

Dari berbagai aset kripto yang menunggu persetujuan, Litecoin (LTC) tampaknya menjadi yang paling berpotensi disetujui lebih dahulu, disusul XRP dan Solana.

Bagi Cardano, pengakuan SEC baru tiba kemarin, yang berarti prosesnya bisa memakan waktu lebih lama. Ini sejalan dengan pendekatan regulator AS yang cenderung berhati-hati dalam memberikan lampu hijau bagi ETF berbasis aset digital selain Bitcoin dan Ethereum.

Dampak ETF Cardano terhadap Harga ADA

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 26 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Antusiasme di pasar kripto terhadap ETF baru ini cukup besar. Namun, perlu dicermati bahwa tidak semua ETF kripto memberikan dampak besar pada harga aset dasarnya.

ETF spot Bitcoin yang diluncurkan di bursa AS pada Januari 2024 sukses besar, mendorong harga BTC ke level tertinggi baru di atas $70.000.

Namun, hal yang sama tidak terjadi pada ETF Ethereum yang mulai diperdagangkan pada Juli 2024. Hal ini menunjukkan bahwa altcoin seperti ADA mungkin tidak mendapatkan dampak sebesar Bitcoin.

Di sisi lain, altcoin cenderung mengikuti tren Bitcoin di pasar kripto. Namun, di pasar tradisional tempat ETF diperdagangkan, altcoin masih dianggap instrumen spekulatif dengan risiko tinggi. Akibatnya, minat investor institusional terhadap ETF altcoin mungkin tidak sebesar terhadap Bitcoin.

ADA Cardano: Masih dalam Tren Penurunan?

Harga ADA sempat melonjak dari $0,3 ke $1,2 setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu November 2024. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama. Pada akhir Desember, harga ADA turun di bawah $1 dan sempat kembali ke $1,1 setelah pertengahan Januari 2025.

Sejak akhir Januari, ADA mengalami tren penurunan yang masih berlangsung hingga saat ini, dengan harga kembali turun di bawah $0,7. Meskipun lebih tinggi dibandingkan akhir Oktober 2024, harga saat ini lebih rendah dibandingkan level tertinggi di Desember dan Januari.

Sebagai perbandingan, pada Maret 2024, ADA sempat berada di atas $0,7, sehingga harga saat ini pun masih di bawah level tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa fase koreksi mungkin masih berlanjut, meskipun ETF dari Grayscale bisa menjadi faktor pendorong positif di masa depan.

Meskipun pengakuan SEC terhadap ETF Cardano dari Grayscale merupakan kabar baik, masih terlalu dini untuk menyimpulkan dampaknya terhadap pasar. Persetujuan final bisa memakan waktu berbulan-bulan, dan belum tentu memberikan lonjakan harga signifikan bagi ADA.

Namun, jika berhasil mendapatkan persetujuan, ETF ini dapat meningkatkan legitimasi Cardano di mata investor tradisional dan berpotensi membawa dampak positif jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Popular

Exit mobile version