Altcoin News
ETF Tembus US$1,2 Miliar, Solana Dibidik Naik hingga US$168
Harga Solana (SOL) berpotensi memasuki fase bullish baru seiring munculnya rancangan undang-undang (RUU) kripto di Amerika Serikat yang dapat memberikan status hukum setara dengan Bitcoin (BTC). Jika disahkan, kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap Solana.
RUU yang tengah dibahas Kongres AS tersebut dikenal sebagai Clarity Act, yang bertujuan memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto. Salah satu poin penting dalam RUU ini adalah pengelompokan aset kripto tertentu sebagai “non-ancillary assets”, kategori yang selama ini melekat pada Bitcoin dan Ethereum.
SOL Tidak Lagi Dipandang Sebagai Altcoin?
Baca juga: Harga Solana Tertahan di Area Kritis, Tembus US$150?
Melalui ketentuan tersebut, Solana (SOL), bersama Dogecoin (DOGE) dan XRP, berpeluang memperoleh perlakuan hukum yang sama dengan BTC dan ETH. Artinya, SOL tidak lagi dipandang sebagai sekadar altcoin sekunder dalam kerangka hukum Amerika Serikat.
DIlaporkan Cryptonews, analis menilai langkah ini dapat menjadi katalis positif bagi harga Solana, terutama di tengah meningkatnya minat Wall Street terhadap aset kripto. Data dari SoSoValue menunjukkan investor juga mulai membanjiri produk ETF Solana yang baru diluncurkan, dengan total nilai aset kelolaan telah mencapai US$1,2 miliar.
Jika Clarity Act resmi disahkan, peningkatan legitimasi Solana diyakini mampu menarik investor institusional yang sebelumnya masih bersikap menunggu akibat ketidakpastian regulasi.
Analisis Teknikal Solana
Dari sisi teknikal, pergerakan harga SOL menunjukkan sinyal penguatan. Berdasarkan grafik 4 jam, Solana membentuk pola cup and handle, sebuah pola bullish yang kerap menandakan potensi kenaikan lanjutan. Harga bahkan telah menembus garis resistance (neckline), disertai peningkatan volume perdagangan yang mengonfirmasi validitas pola tersebut.
Dengan pola ini, SOL berpeluang naik hingga ke level US$168 dalam beberapa hari ke depan, atau sekitar 17 persen dari harga saat ini. Namun, analis mengingatkan bahwa harga harus bertahan di atas area support US$140 agar skenario bullish tetap terjaga.
Di luar pergerakan harga, ekosistem Solana juga terus berkembang. Salah satu proyek presale kripto, Bitcoin Hyper ($HYPER), berencana memanfaatkan arsitektur Solana untuk membangun solusi Bitcoin Layer-2. Proyek tersebut dikabarkan telah menggalang dana lebih dari US$30 juta.
Meski demikian, pengamat tetap mengingatkan bahwa aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dan dipengaruhi oleh faktor regulasi, sentimen pasar, serta kondisi makroekonomi global.
Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
