Altcoin News
FIS Naik 84% Pasca Pengumuman StaFi LSV, Apa Itu

Harga FIS, token native dari protokol StaFi, melonjak tajam sebesar 84,29% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,1478 atau sekitar Rp2.398.
Kenaikan harga ini terjadi setelah StaFi merilis roadmap terbaru untuk kuartal III 2025, yang menandai fase pertumbuhan penting melalui peluncuran Liquid Staking Vaults (LSV) dan ekspansi model SubDAO berbasis LSaaS (Liquid Staking as a Service).
Dalam 24 jam terakhir, FIS mencatatkan volume perdagangan sebesar 369 juta FIS atau sekitar USDT 45,7 juta, dengan harga tertinggi harian di $0,1559 dan terendah di $0,0802.

Baca juga: Kenaikan Harga FIS Melonjak 31%, Binance Luncurkan Kontrak Perpetual
Peluncuran LSV dan Ekspansi SubDAO
StaFi menegaskan bahwa peluncuran LSV merupakan pembaruan paling signifikan dalam sejarah protokol mereka. LSV dirancang sebagai kerangka vault yang terbuka dan tanpa izin (permissionless), memungkinkan siapa pun untuk membuat solusi liquid staking kustom di berbagai jaringan blockchain.
LSV pertama kali akan diluncurkan di jaringan Solana SVM, kemudian diperluas ke jaringan EVM seperti Ethereum, Mantle, dan Polygon, serta ekosistem modular seperti Aptos dan Sui.
Sementara itu, dua SubDAO utama — Chaos Finance dan Gimo Finance — juga mendapat sorotan khusus. Chaos Finance saat ini telah aktif di Sonic SVM dan tengah fokus pada pertumbuhan pengguna serta integrasi dengan staking berbasis AI. Gimo Finance yang saat ini berjalan di testnet 0G, bersiap untuk peluncuran mainnet dan perluasan ke berbagai jaringan Layer 2.
Peran Sentral FIS
Dengan peluncuran LSV dan percepatan adopsi LSaaS, token FIS memainkan peran sentral dalam ekosistem StaFi. FIS akan digunakan untuk staking, bonding, dan governance, serta menjadi bagian dari model akrual biaya dari vault yang berjalan di jaringan StaFi.
Para pemegang FIS juga memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan strategis seperti insentif vault, onboarding SubDAO, hingga pengaturan parameter jaringan.
Tentang StaFi
StaFi merupakan penyedia infrastruktur liquid staking untuk jaringan Proof-of-Stake (PoS). Protokol ini memungkinkan pengembang membuat token staking cair (LST dan LRT) di berbagai ekosistem seperti Ethereum, BNB Chain, Polygon, Cosmos, dan Solana. Dengan konsep rToken seperti rETH, rMATIC, dan rBNB, StaFi memberikan solusi untuk membuka likuiditas aset yang di-stake sambil tetap memungkinkan partisipasi dalam DeFi.
Dengan pendekatan modular dan berbasis AI, StaFi tengah menempatkan diri sebagai fondasi penting dalam masa depan industri staking yang terdesentralisasi dan efisien.
Baca juga: Kenal Lebih Kripto Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS)
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
-
Event2 days ago
Event Tokocrypto Minggu Ini
-
Altcoin News7 days ago
Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA
-
Bitcoin News5 days ago
Tren Bitcoin 7-11 July 2025: Lets Go All Time High by Hoteliercrypto
-
Altcoin News7 days ago
Harga ARPA Naik Hampir 20% Setelah Kolaborasi Strategis dengan GAIB