Connect with us

Bitcoin News

Hilang 12 Tahun, 61 Bitcoin Pria Inggris Akhirnya Kembali dan Kini Bernilai US$5 Juta

Tim Research Tokocrypto meilhat investor yang hanya diidentifikasi sebagai Chris itu membeli Bitcoin pada 2011, ketika aset kripto tersebut masih bernilai hanya beberapa pound sterling.

Tivan

Published

on

ilustrasi membeli bitcoin

Seorang investor Bitcoin asal Inggris akhirnya berhasil mendapatkan kembali 61 BTC yang selama lebih dari satu dekade dianggap hilang, setelah platform kripto tempat ia menyimpan aset tersebut berhenti beroperasi.

Tim Research Tokocrypto meilhat investor yang hanya diidentifikasi sebagai Chris itu membeli Bitcoin pada 2011, ketika aset kripto tersebut masih bernilai hanya beberapa pound sterling.

“Setelah melalui proses penelusuran blockchain dan hukum, seluruh 61 BTC berhasil dikembalikan kepadanya pada Mei 2026,” ungkapnya.

Nilai Bitcoin tersebut kini mencapai sekitar £3,33 juta atau sekitar US$5 juta, menurut laporan CoinPedia dan keterangan firma hukum CEL Solicitors yang menangani kasus tersebut.

CoinPedia menyebut Chris awalnya menginvestasikan sekitar £1.500 ke Bitcoin. Sementara keterangan CEL Solicitors mencatat 61 BTC miliknya dibeli pada 2011 ketika harga Bitcoin berada hingga sekitar £2,94 per koin.

Bitcoin Hilang Setelah Exchange Berhenti Beroperasi

Masalah dimulai ketika Chris menyimpan Bitcoin miliknya melalui Intersango, salah satu platform perdagangan Bitcoin paling awal di Inggris.

Intersango awalnya diluncurkan dengan nama Britcoin pada 2011 dan sempat menjadi salah satu exchange Bitcoin terbesar pada masa awal industri kripto.

Namun, masalah mulai muncul pada akhir 2012 ketika perdagangan pound sterling dan dolar AS dihentikan. Situs Intersango kemudian tidak lagi dapat diakses pada awal 2014, membuat sejumlah pengguna tidak dapat menarik aset mereka. Perusahaan tersebut akhirnya resmi dibubarkan pada Maret 2016.

Chris menjadi salah satu pengguna yang kehilangan akses terhadap Bitcoin miliknya.

Yang membuat situasinya semakin menyakitkan, harga Bitcoin terus melonjak selama bertahun-tahun sementara dirinya hanya dapat melihat nilai aset tersebut meningkat tanpa bisa mengaksesnya.

Ia menggambarkan pengalaman melihat kenaikan harga Bitcoin tersebut sebagai “a punch in the stomach.”

Baca juga: Token Trump Digital Gold Ambruk 98% dalam Hitungan Jam, Diduga Rug Pull

Blockchain Jadi Kunci Menemukan 61 BTC

Setelah bertahun-tahun mencoba memulihkan aset tersebut, Chris akhirnya meminta bantuan CEL Solicitors pada Januari 2026.

Tim hukum kemudian mengumpulkan berbagai dokumen lama untuk membuktikan kepemilikannya, termasuk catatan pembelian dan dokumen perbankan yang sudah berusia hampir 15 tahun.

Selain proses hukum, teknologi blockchain memainkan peran penting.

Dengan melakukan blockchain tracing, tim berhasil mengidentifikasi wallet yang berkaitan dengan Intersango dan berisi ribuan Bitcoin yang diduga merupakan milik mantan pengguna exchange tersebut.

Ryan Sweetnam, Director of Financial Litigation CEL Solicitors, mengatakan salah satu tantangan terbesar adalah menemukan kembali bukti transaksi lama.

Menurutnya, mendapatkan catatan bank dari hampir 15 tahun lalu untuk membuktikan pembelian menjadi salah satu bagian paling sulit dalam proses pemulihan.

Kasus Chris akhirnya diselesaikan pada 28 Mei 2026, sekitar empat bulan setelah proses resmi dimulai.

Seluruh 61 Bitcoin dikembalikan secara penuh.

Dari Bitcoin Murah Jadi Kekayaan Jutaan Dolar

Perubahan harga Bitcoin selama 15 tahun membuat nilai aset yang dipulihkan tersebut jauh berbeda dibandingkan ketika pertama kali dibeli.

CEL Solicitors mencatat nilai 61 BTC yang dikembalikan mencapai £3.331.618 pada saat penyelesaian kasus.

CoinPedia memperkirakan nilainya kini berada di kisaran US$5 juta, dengan Bitcoin diperdagangkan sekitar US$78.000 pada akhir Agustus 2026.

Chris mengatakan berencana menggunakan sebagian hasilnya untuk membeli rumah keluarga yang lebih besar.

Namun, ia tidak berencana menjual seluruh Bitcoin yang berhasil diperoleh kembali. Sebagian BTC akan tetap disimpan sebagai investasi jangka panjang.

Ribuan Bitcoin Pengguna Intersango Diduga Masih Tersimpan

Kasus Chris berpotensi bukan menjadi satu-satunya.

CEL Solicitors mengatakan lebih dari 5.500 Bitcoin telah berhasil dilacak dan diyakini berkaitan dengan mantan pengguna Intersango.

Jumlah tersebut bernilai ratusan juta dolar berdasarkan harga Bitcoin saat ini.

Menurut firma hukum tersebut, proses pengadilan di California telah memberikan jalur bagi mantan pengguna untuk mengajukan klaim terhadap aset yang mereka yakini masih tersimpan sejak Intersango berhenti beroperasi.

Artinya, masih ada kemungkinan investor lain yang kehilangan Bitcoin lebih dari satu dekade lalu dapat mencoba membuktikan kepemilikannya.

kesalahan investor

Jejak Bitcoin Tidak Hilang Begitu Saja

Kasus ini sekaligus menunjukkan salah satu karakteristik unik blockchain.

Meskipun sebuah exchange dapat tutup dan pengguna kehilangan akses ke akun, transaksi Bitcoin tetap tercatat secara permanen pada blockchain. Dalam kondisi tertentu, jejak tersebut dapat membantu investigator menelusuri perpindahan aset.

Namun, menemukan wallet bukan berarti proses pemulihan otomatis mudah.

Pemilik tetap perlu membuktikan hak kepemilikan, menghubungkan transaksi on-chain dengan catatan pembelian, serta menempuh proses hukum ketika aset berada dalam kendali pihak lain.

Bagi Chris, kombinasi antara bukti transaksi lama, penelusuran blockchain, dan proses hukum akhirnya mengakhiri pencarian selama lebih dari satu dekade.

Bitcoin yang dulunya dianggap hilang sejak 2014 kini kembali ke pemiliknya, dan 61 BTC tersebut telah berubah menjadi kekayaan bernilai jutaan dolar.

Baca juga: CZ Sebut Miliarder pun Bisa Sulit Punya 1 Bitcoin, Ini Alasannya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending