Connect with us

Market

Justin Sun Ajak Negosiasi Hacker KelpDAO, Kerugian $292 Juta

Tim Research Tokocrypto menjelaskan langkah Justin Sun untuk membuka negosiasi dengan pelaku peretasan mencerminkan pendekatan pragmatis.

Tivan

Published

on

Justin Sun, Pendiri TRON Foundation dan anggota dewan penasihat global Huobi.

Founder Tron, Justin Sun, secara terbuka mengajak pelaku peretasan KelpDAO untuk bernegosiasi terkait pengembalian dana yang dicuri. Ajakan ini muncul setelah eksploitasi besar senilai sekitar $292 juta yang terjadi pada 18 April, menjadikannya salah satu kasus terbesar di sektor DeFi tahun ini.

Dalam pernyataannya, Sun menegaskan bahwa kerugian tersebut berpotensi memberikan dampak serius terhadap ekosistem, khususnya bagi KelpDAO dan Aave. Ia bahkan menyebut bahwa insiden ini bisa berdampak sistemik jika tidak segera diselesaikan.

Baca juga: AAVE Anjlok 81%, Kembali ke Level Era Bear Market, Sinyal Bahaya?

Eksploitasi Bridge Picu Bad Debt di Aave

Dilaporkan BeInCrypto, serangan terjadi melalui celah pada bridge KelpDAO yang menggunakan teknologi LayerZero. Pelaku berhasil memanipulasi pesan lintas jaringan (cross-chain) untuk mencetak rsETH tanpa pembakaran token yang sesuai.

Token hasil eksploitasi tersebut kemudian digunakan sebagai jaminan di Aave V3 untuk meminjam aset seperti Wrapped Ether (WETH). Karena aset jaminan tidak memiliki backing yang valid, posisi tersebut tidak dapat dilikuidasi, sehingga menciptakan potensi bad debt yang diperkirakan mencapai lebih dari $200 juta di Aave.

Sebagai langkah mitigasi, Aave langsung membekukan market terkait rsETH, sementara tim KelpDAO melakukan investigasi bersama pihak terkait.

Tim Research Tokocrypto menjelaskan langkah Justin Sun untuk membuka negosiasi dengan pelaku peretasan mencerminkan pendekatan pragmatis yang mulai sering digunakan dalam industri kripto. Dalam beberapa kasus, negosiasi dianggap sebagai cara untuk meminimalkan kerugian, terutama ketika dana yang dicuri dalam jumlah besar sulit dipulihkan melalui jalur teknis.

“Insiden ini kembali menyoroti risiko besar pada infrastruktur cross-chain, yang hingga saat ini masih menjadi salah satu titik paling rentan dalam ekosistem DeFi. Ketergantungan pada mekanisme bridge tanpa sistem validasi yang kuat dapat membuka peluang eksploitasi dengan dampak sistemik,” jelasnya.

Justin Sun Tarik Dana Besar dari Aave

Di tengah situasi ini, data on-chain menunjukkan bahwa Justin Sun menarik dana dalam jumlah besar dari Aave. Tercatat sekitar 65.000 ETH, dengan nilai lebih dari $150 juta, dipindahkan ke platform lain dalam waktu singkat setelah insiden terjadi.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk mitigasi risiko terhadap potensi dampak lanjutan dari exploit tersebut. Secara keseluruhan, eksposur Sun di Aave dilaporkan menurun, sementara alokasi ke platform lain meningkat signifikan.

Insiden ini juga memicu diskusi lebih luas terkait keamanan bridge dalam ekosistem DeFi, khususnya pentingnya penggunaan sistem validasi yang lebih kuat untuk mencegah eksploitasi serupa.

Baca juga: Harga AAVE Hari Ini: Update, Grafik, dan Faktor yang Mempengaruhi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending