Bitcoin News

Kalshi Prediksi Bitcoin Bisa Kembali ke US$73.000 Sebelum Akhir Juni

Tim Research Tokocrypto menganalisa skenario bullish akan semakin kuat jika Bitcoin mampu bertahan di atas US$65.000 dan menembus US$68.000.

Published

on

Bitcoin kembali bergerak di atas US$65.000 setelah pasar crypto memperpanjang fase pemulihan. Kenaikan ini terjadi di tengah membaiknya sentimen global setelah muncul laporan mengenai kerangka kesepakatan AS-Iran.

Kesepakatan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan di Selat Hormuz. Dampaknya, harga minyak turun dan minat terhadap aset berisiko seperti Bitcoin serta altcoin utama mulai membaik.

Di tengah pemulihan tersebut, trader di Kalshi mulai memperkirakan bahwa Bitcoin berpeluang kembali menguji level US$73.000 sebelum akhir Juni.

Pasar Crypto Ikut Menguat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.

Total kapitalisasi pasar crypto naik 1,82% dalam 24 jam ke sekitar US$2,24 triliun. Kenaikan ini didorong oleh sentimen geopolitik yang lebih positif.

Ethereum bertahan di atas US$1.700, sementara beberapa aset besar seperti XRP, Solana, HYPE, dan Dogecoin juga mulai pulih.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga menyebar ke pasar crypto yang lebih luas.

Kesepakatan AS-Iran Jadi Katalis Utama

Faktor utama yang mendukung pemulihan pasar adalah potensi kesepakatan AS-Iran yang dijadwalkan pada Jumat, 19 Juni.

Jika kesepakatan tersebut berjalan sesuai ekspektasi, tekanan geopolitik bisa menurun lebih lanjut. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada harga minyak dan meningkatkan risk appetite investor.

Bagi Bitcoin, meredanya risiko geopolitik dapat menjadi katalis penting karena aset ini sering tertekan ketika likuiditas global mengetat atau investor mencari aset yang lebih defensif.

Kalshi Melihat Peluang BTC ke US$73.000

Dilaporkan Coingape, trader di Kalshi memperkirakan Bitcoin dapat kembali ke area US$73.000 pada Juni. Proyeksi ini muncul seiring membaiknya sentimen pasar dan meningkatnya ekspektasi terhadap kelanjutan pemulihan.

Kalshi menjadi perhatian karena platform ini mencerminkan ekspektasi pasar berbasis prediksi. Ketika peluang kenaikan BTC meningkat di pasar prediksi, hal itu menunjukkan trader mulai lebih optimistis terhadap arah jangka pendek.

Namun, proyeksi ini tetap bergantung pada kondisi makro dan kemampuan Bitcoin mempertahankan area breakout.

Bitcoin Tembus Resistance US$65.000

Analis crypto Ted menyebut Bitcoin telah menembus area resistance US$65.000. Menurutnya, level ini penting karena dapat memberi setup jangka pendek yang lebih baik bagi buyer.

Jika BTC mampu bertahan di atas US$65.000, target berikutnya berada di sekitar US$68.000.

Pada saat laporan dibuat, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$66.250 pada chart 4 jam. Pergerakan ini melanjutkan kenaikan dari level rendah awal Juni.

Baca Juga: Polymarket Prediksi BTC Turun di Bawah US$60.000 pada Juni

Momentum Teknikal Mulai Positif

Indikator momentum juga menunjukkan sinyal yang lebih konstruktif. MACD berada di area positif, sementara histogram menunjukkan tekanan beli yang meningkat.

RSI berada di sekitar 68, mendekati area overbought. Ini menunjukkan momentum beli sedang kuat, tetapi juga memberi sinyal bahwa pasar mulai masuk ke area yang rawan koreksi jangka pendek.

Karena itu, Bitcoin perlu mempertahankan breakout agar reli tidak berubah menjadi pullback cepat.

Open Interest Naik 5%

Data derivatif menunjukkan minat trader terhadap Bitcoin kembali meningkat. Open interest naik 5% menjadi sekitar US$49,78 miliar.

Kenaikan open interest menunjukkan bertambahnya kontrak aktif di berbagai exchange. Ini berarti lebih banyak trader membuka posisi baru untuk mengantisipasi pergerakan harga yang lebih besar.

Volume derivatif juga naik 84,41% menjadi US$55,22 miliar, memperkuat sinyal bahwa aktivitas trading sedang meningkat tajam.

Options Volume Juga Meningkat

Selain futures, pasar options Bitcoin juga menunjukkan peningkatan aktivitas. Volume options naik sekitar US$158 juta menjadi US$2,82 miliar.

Open interest options juga meningkat 1,90% menjadi US$34,79 miliar.

Kenaikan ini menunjukkan trader tidak hanya mengejar momentum jangka pendek, tetapi juga mulai melakukan hedging dan spekulasi terhadap volatilitas Bitcoin yang lebih besar.

FOMC dan Data Makro Masih Jadi Risiko

Meski sentimen membaik, pasar tetap menghadapi pekan makro yang padat. FOMC meeting pada 16–17 Juni menjadi salah satu agenda utama.

Pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah. Namun, komentar Fed Chair Kevin Warsh mengenai inflasi dan arah kebijakan berikutnya akan sangat menentukan.

Selain itu, data tenaga kerja AS juga dapat memengaruhi risk appetite. Data yang terlalu kuat dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat.

Bank of Japan Juga Perlu Dipantau

Selain The Fed, keputusan Bank of Japan juga menjadi faktor penting. Jika BoJ menaikkan suku bunga, pasar global berisiko menghadapi tekanan dari penguatan yen dan potensi unwinding carry trade.

Kondisi tersebut dapat memicu tekanan likuiditas pada aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Karena itu, meskipun target US$73.000 mulai dibicarakan, jalur menuju level tersebut masih bergantung pada stabilitas makro global.

Skenario Bullish Bitcoin

Tim Research Tokocrypto menganalisa skenario bullish akan semakin kuat jika Bitcoin mampu bertahan di atas US$65.000 dan menembus US$68.000.

“Jika momentum berlanjut, BTC berpeluang bergerak menuju US$70.000 sebelum akhirnya menguji area US$73.000,” ujarnya.

Kenaikan open interest dan volume derivatif dapat mempercepat pergerakan jika buyer tetap dominan dan short position mulai tertekan.

Skenario Bearish Bitcoin

Skenario bearish akan muncul jika BTC gagal mempertahankan US$65.000.

Jika harga kembali turun di bawah area tersebut, breakout terbaru dapat dianggap gagal dan pasar berisiko kembali menguji support yang lebih rendah.

Risiko juga meningkat jika FOMC bernada hawkish, data tenaga kerja terlalu kuat, atau keputusan BoJ memicu tekanan likuiditas global.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version