Altcoin News
Menyala! Trader Perpetual di Hyperliquid Tembus 202 Ribu
Aktivitas perdagangan derivatif di ranah decentralized exchange (DEX) kembali memanas.
Dalam paparan data terbaru via akun X resmi Hyperliquid, jumlah pedagang perpetual (perp traders) aktif di Hyperliquid melonjak hingga hampir menyentuh rekor tertinggi baru di 202.665 pengguna.
Grafik aktivitas harian memperlihatkan pola V-shape recovery, menandakan pemulihan cepat setelah periode penurunan sebelumnya.
Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah dinamika pasar kripto yang masih fluktuatif.
Kebangkitan aktivitas di Hyperliquid juga memperkuat narasi bahwa decentralized perpetual exchange mulai menarik kembali minat trader ritel maupun semi-profesional.
Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!
Daftar Isi
V-Shape Recovery: Apa Artinya?
Pola V-shape recovery pada grafik jumlah pengguna aktif harian menunjukkan penurunan tajam yang diikuti pemulihan cepat dalam waktu relatif singkat.
Dalam konteks Hyperliquid, kondisi ini mencerminkan aktivitas yang sempat melemah, minat trader kembali meningkat signifikan, atau partisipasi pasar yang pulih dengan cepat.
Pola seperti ini sering kali mengindikasikan bahwa pasar belum kehilangan minat struktural, melainkan hanya mengalami fase konsolidasi sementara.
Kembalinya jumlah trader mendekati rekor 202 ribu user menunjukkan bahwa Hyperliquid tetap menjadi salah satu pemain utama dalam segmen decentralized perpetual trading.
Pergeseran Volume dari CEX ke DEX?
Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan perubahan dinamika pasar.
“Peningkatan aktivitas di decentralized perpetual exchange ini mengindikasikan kembalinya minat spekulatif ritel dan pergeseran volume trading dari CEX ke DEX yang menawarkan performa tinggi, likuiditas dalam, dan insentif on-chain yang lebih menarik,” ujar tim Research Tokocrypto.
Beberapa faktor yang mendorong perpindahan ini antara lain:
- Transparansi on-chain
DEX menawarkan eksekusi yang dapat diverifikasi publik tanpa perantara kustodian. - Self-custody
Trader tetap memegang kendali atas aset mereka. - Insentif token dan reward likuiditas
Banyak DEX memberikan reward tambahan bagi pengguna aktif. - Kekhawatiran regulasi terhadap CEX
Ketatnya regulasi di sejumlah yurisdiksi mendorong trader mencari alternatif terdesentralisasi.
Hyperliquid dan Label “High-Performance DEX”
Hyperliquid dikenal sebagai platform perpetual DEX yang menekankan performa tinggi, kecepatan eksekusi, serta kedalaman likuiditas yang kompetitif dengan centralized exchange (CEX).
Dalam beberapa bulan terakhir, narasi seputar high-performance on-chain derivatives semakin kuat.
Trader ritel kini tidak lagi melihat DEX sebagai opsi sekunder, melainkan sebagai alternatif utama, khususnya untuk perdagangan leverage.
Lonjakan jumlah pengguna aktif ini juga bisa menjadi indikator bahwa pasar derivatif kripto masih menjadi magnet spekulasi, meskipun harga spot belum sepenuhnya pulih.
Sinyal Kembalinya Spekulasi Ritel?
Aktivitas derivatif sering kali menjadi barometer sentimen spekulatif.
Ketika jumlah perp traders meningkat tajam, biasanya ada beberapa implikasi, termasuk meningkatnya volatilitas pasar, bertambahnya open interest, hingga potensi likuidasi massal saat pergerakan ekstrem.
Lonjakan hingga lebih dari 200 ribu pengguna aktif menunjukkan bahwa minat terhadap perdagangan leverage belum surut.
Hal ini bisa menjadi sinyal awal fase volatilitas yang lebih tinggi ke depan.
Namun demikian, peningkatan aktivitas derivatif juga membawa risiko. Leverage tinggi dalam kondisi pasar yang belum stabil dapat memperbesar fluktuasi harga.
Dampak terhadap Ekosistem dan Token Terkait
Jika tren peningkatan pengguna ini berlanjut, dampaknya bisa meluas ke peningkatan volume perdagangan, kenaikan fee revenue protokol, bertambahnya likuiditas pool, dan penguatan valuasi token ekosistem (jika ada mekanisme capture value).
DEX yang berhasil mempertahankan pertumbuhan pengguna biasanya memperoleh efek jaringan (network effect) yang memperkuat posisi kompetitifnya.
Baca Juga: Hyperliquid Usulkan HIP-4, Hadirkan Pasar Prediksi Tanpa Risiko Likuidasi
Lonjakan jumlah trader perpetual aktif di Hyperliquid hingga hampir menyentuh 202.665 user menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap decentralized derivatives kembali meningkat.
Pola V-shape recovery dalam aktivitas harian memperlihatkan pemulihan cepat dan potensi momentum baru.
Fenomena ini juga mengindikasikan adanya pergeseran volume dari CEX ke DEX, didorong oleh kebutuhan transparansi, self-custody, serta insentif on-chain yang lebih menarik.
Ke depan, pasar akan mencermati apakah lonjakan ini mampu bertahan dan bertransformasi menjadi tren jangka panjang.
Jika ya, Hyperliquid berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam evolusi pasar derivatif kripto berbasis blockchain.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy7 days agoRiset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 9% ke $70.600, Mulai Berbalik?
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih

