Connect with us

Altcoin News

METAB Makin Panas, Reli Saham Meta Jadi Penentu

Berbeda dengan aset kripto murni, pergerakan METAB sangat berkaitan dengan saham Meta sebagai aset acuannya.

Tivan

Published

on

Meta, perusahaan induk Facebook setop rekrut karyawan. Foto: Meta Platform Inc.

Meta Tokenized Stocks (METAB) kembali mendapat perhatian setelah saham Meta Platforms melesat di tengah optimisme terhadap bisnis kecerdasan buatan (AI). Di sisi lain, aturan baru SEC turut membuka peluang lebih besar bagi perdagangan saham tokenisasi secara on-chain.

Meta Tokenized Stocks (METAB) menjadi salah satu tokenized stocks yang menarik perhatian seiring reli terbaru saham Meta Platforms (META) dan meningkatnya sentimen terhadap aset real-world assets (RWA).

Berbeda dengan aset kripto murni, pergerakan METAB sangat berkaitan dengan saham Meta sebagai aset acuannya. Karena itu, perkembangan bisnis Meta, laporan keuangan, strategi kecerdasan buatan hingga perubahan sentimen terhadap saham teknologi dapat ikut menentukan pergerakan METAB.

Dilaporkan CoinMarketCap, sentimen tersebut menguat setelah saham Meta melonjak sekitar 11,4 persen pada perdagangan Senin (21/9/2026). Kenaikan terjadi setelah produk AI terbaru perusahaan, Muse, mendapat respons kuat dan menjadi salah satu aplikasi teratas di App Store Amerika Serikat. Saham Meta bahkan telah menguat hampir 30 persen sepanjang September.

AI Jadi Mesin Baru Meta

Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan pemegang METAB adalah besarnya investasi Meta di sektor AI.

Pada 8 September 2026, Meta meluncurkan Muse, personal AI agent yang tidak hanya menjawab pertanyaan tetapi juga dirancang untuk menjalankan berbagai tugas pengguna, mulai dari mengatur pekerjaan hingga melakukan tindakan melalui aplikasi yang terhubung.

Perkembangan tersebut memperkuat narasi AI yang sebelumnya sudah menjadi fokus utama Meta.

Pada kuartal II-2026, Meta mencatat pendapatan 60,8 miliar dollar AS, naik 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, perusahaan juga menggelontorkan belanja modal sekitar 31,08 miliar dollar AS hanya dalam satu kuartal, seiring pembangunan infrastruktur dan pusat data AI. Meta memperkirakan belanja modal sepanjang 2026 berada di kisaran 130–145 miliar dollar AS.

Artinya, bagi METAB, perkembangan AI dapat menjadi katalis dua arah. Keberhasilan Meta mengubah investasi besar tersebut menjadi pertumbuhan pendapatan dapat menopang sahamnya, tetapi biaya AI yang terus meningkat juga berpotensi menjadi perhatian investor.

METAB Makin Mudah Diakses

Selain fundamental Meta, perluasan akses perdagangan juga menjadi faktor yang memengaruhi METAB.

Exchange MGBX mulai membuka perdagangan METAB/USDT pada 1 Juli 2026, bersama tokenized stocks Microsoft dan Lumentum. Penambahan venue perdagangan berpotensi memperluas akses dan meningkatkan likuiditas METAB di pasar kripto.

Namun, listing bukan lagi katalis baru karena telah berlangsung sejak Juli. Dalam kondisi saat ini, arah saham Meta dan sentimen terhadap tokenized stocks diperkirakan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan harga.

Dari sisi teknikal, momentum METAB juga perlu diperhatikan. Berdasarkan data yang tersedia, RSI 14 berada di sekitar 82,54, yang menunjukkan kondisi overbought.

Level tersebut tidak otomatis berarti harga akan turun, tetapi menunjukkan bahwa kenaikan telah berlangsung cukup agresif sehingga risiko konsolidasi atau aksi ambil untung meningkat.

SEC Buka Jalan Baru untuk Tokenized Stocks

Katalis lain datang dari perkembangan regulasi di Amerika Serikat.

Pada 17 September 2026, Securities and Exchange Commission (SEC) menerbitkan Innovation Exemption, yang memberikan pengecualian sementara dan bersyarat selama lima tahun bagi Tokenized Securities Venues (TSV) tertentu untuk memperdagangkan tokenized NMS stocks secara on-chain.

Kerangka tersebut memungkinkan penggunaan automated market makers (AMM) dan liquidity pools dalam lingkungan permissioned. Namun, aset yang diperdagangkan harus memberikan hak dan manfaat yang sama dengan saham tradisional dari kelas yang setara, termasuk hak dividen dan voting. Perusahaan penerbit saham juga memiliki kesempatan untuk menolak sahamnya diperdagangkan melalui venue tertentu.

Bagi tokenized stocks seperti METAB, kebijakan tersebut menjadi perkembangan penting karena memberikan jalur regulasi yang lebih jelas untuk perdagangan saham berbasis blockchain di Amerika Serikat.

Meski demikian, Innovation Exemption tidak berarti seluruh tokenized stocks otomatis dapat diperdagangkan di AS. Venue dan aset tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan SEC.

METAB Masih Punya Momentum, tetapi Risiko Koreksi Meningkat

Dalam jangka pendek, arah METAB kemungkinan akan banyak ditentukan oleh saham Meta.

Momentum positif dapat berlanjut apabila saham META mampu mempertahankan reli yang dipicu optimisme terhadap Muse dan bisnis AI. Sebaliknya, aksi ambil untung pada saham Meta dapat cepat diterjemahkan menjadi tekanan terhadap METAB.

Kondisi RSI yang sudah berada di area tinggi juga membuat risiko koreksi perlu diperhatikan setelah kenaikan kuat.

Dalam jangka lebih panjang, terdapat tiga faktor utama yang akan menjadi penentu: kemampuan Meta menghasilkan keuntungan dari investasi AI, peningkatan likuiditas tokenized stocks, serta implementasi kerangka regulasi baru SEC.

METAB pada akhirnya menawarkan karakter yang berbeda dari aset kripto biasa. Pemegangnya mendapatkan eksposur terhadap perkembangan Meta Platforms, tetapi melalui infrastruktur pasar kripto yang memiliki dinamika likuiditas dan regulasi tersendiri.

Dengan saham Meta sedang mendapatkan momentum kuat dari AI dan regulator AS mulai membuka ruang untuk perdagangan tokenized stocks, METAB memiliki katalis positif. Namun, setelah kenaikan agresif, pasar juga perlu mewaspadai potensi konsolidasi sebelum tren berikutnya terbentuk.

Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending