Connect with us

Altcoin News

MSTRB Meroket 15%, Bitcoin Tembus US$80.000 Jadi Pemicu Reli?

Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) mencatat lonjakan 15,62% dalam 24 jam ke level US$143,63, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.

Tivan

Published

on

Strategy

Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) melonjak 15,62% ke US$143,63 dalam 24 jam, jauh mengungguli kenaikan Bitcoin sekitar 4,58%. Meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed dan tingginya eksposur Strategy terhadap Bitcoin menjadi pendorong utama rally.

Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) mencatat lonjakan 15,62% dalam 24 jam ke level US$143,63, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.

Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Bitcoin yang menguat sekitar 4,58% pada periode yang sama.

Data CoinMarketCap pada perdagangan 4 September juga menunjukkan MSTRB menjadi salah satu aset bStocks dengan kenaikan terbesar, sementara volume perdagangan sektor bStocks secara keseluruhan meningkat lebih dari 22% dalam 24 jam.

Lonjakan MSTRB terjadi ketika sentimen pasar aset berisiko membaik setelah investor mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September.

The Fed Picu Rally Bitcoin

Pemicu utama datang dari pernyataan Gubernur Federal Reserve Christopher Waller pada Kamis, 3 September 2026.

Waller mengatakan dirinya terbuka untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini apabila data inflasi Agustus menunjukkan tekanan harga terus mereda.

Komentar tersebut membuat pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan September. Probabilitas kenaikan bunga turun menjadi sekitar 50,4% dari 63,2% sehari sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch yang dikutip Reuters.

Sentimen tersebut langsung memberikan dorongan terhadap aset berisiko.

Bitcoin melonjak ke atas US$80.000 dan sempat menyentuh sekitar US$81.300, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan naik ke sekitar US$2,73 triliun.

Pasar saham AS juga ikut menguat setelah imbal hasil obligasi turun dan kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter mereda.

Baca juga: Launchpad Raup Puluhan Juta Dolar, Jadi Mesin Uang Baru Kripto 2026?

Kenapa MSTRB Naik Lebih Tinggi dari Bitcoin?

MSTRB memberikan eksposur ekonomi terhadap saham Strategy Inc. (NASDAQ: MSTR), perusahaan yang dikenal memiliki salah satu kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

Karakteristik tersebut membuat saham Strategy sering bergerak dengan sensitivitas lebih tinggi terhadap perubahan harga Bitcoin.

Ketika Bitcoin naik, nilai aset kripto yang berada di neraca Strategy juga meningkat. Ekspektasi investor terhadap saham MSTR kemudian dapat bergerak lebih agresif dibandingkan BTC itu sendiri.

Efek tersebut terlihat pada perdagangan 3 September.

Ketika Bitcoin naik sekitar 5%, saham Strategy di pasar AS sempat menguat lebih dari 13%–14%, menunjukkan bagaimana saham perusahaan Bitcoin treasury dapat memperbesar pergerakan aset dasarnya.

Hal serupa tercermin pada MSTRB, yang melonjak lebih dari 15% dalam 24 jam.

Strategy Kini Pegang 845.050 Bitcoin

Eksposur MSTRB terhadap Bitcoin juga semakin relevan setelah Strategy kembali menambah cadangan BTC.

Dalam laporan kepada Securities and Exchange Commission (SEC), Strategy mengungkapkan membeli 4.603 BTC senilai US$369,7 juta pada periode 24–30 Agustus 2026 dengan harga rata-rata sekitar US$80.318 per Bitcoin.

Pembelian tersebut membuat total kepemilikan Strategy mencapai 845.050 BTC per 30 Agustus 2026, dengan total biaya akuisisi sekitar US$63,73 miliar dan harga rata-rata sekitar US$75.412 per BTC.

Besarnya kepemilikan tersebut membuat perubahan harga Bitcoin memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi pasar terhadap valuasi Strategy.

Dengan Bitcoin kembali menembus US$80.000, nilai pasar cadangan BTC perusahaan otomatis ikut meningkat.

Tokenized Stocks Ikut Kebagian Momentum

Reli MSTRB juga terjadi ketika minat terhadap sektor tokenized stocks meningkat.

Data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar kategori bStocks berada di sekitar US$683 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai lebih dari US$461 juta dan meningkat sekitar 22,75%.

Bukan hanya MSTRB yang menguat.

Sejumlah bStocks lain juga membukukan kenaikan signifikan, termasuk Circle Internet Group Tokenized bStocks (CRCLB) dan SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB).

Kondisi tersebut menunjukkan adanya capital rotation ke aset tokenisasi saham ketika risk appetite investor kembali meningkat.

Namun, kenaikan MSTRB yang jauh melampaui sebagian besar aset sejenis menunjukkan faktor Bitcoin dan eksposur Strategy terhadap BTC masih menjadi pendorong paling dominan.

CPI AS 11 September Jadi Ujian Berikutnya

Setelah rally besar tersebut, perhatian investor berikutnya akan tertuju pada data inflasi Amerika Serikat.

Bureau of Labor Statistics (BLS) dijadwalkan merilis Consumer Price Index (CPI) Agustus pada Jumat, 11 September 2026, pukul 08.30 waktu AS bagian timur.

Data ini akan menjadi salah satu indikator penting sebelum Federal Open Market Committee menggelar pertemuan pada 15–16 September 2026.

Waller sendiri menegaskan keputusan kebijakannya akan sangat dipengaruhi oleh data inflasi Agustus.

Jika inflasi terus menunjukkan pendinginan, peluang The Fed mempertahankan suku bunga berpotensi meningkat dan dapat menjaga sentimen positif bagi Bitcoin serta MSTRB.

Sebaliknya, CPI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat kembali menghidupkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan memicu tekanan terhadap aset berisiko.

MSTRB Bisa Tembus US$150?

Dari sisi teknikal jangka pendek, momentum MSTRB masih tergolong bullish setelah berhasil bergerak di atas area US$140.

Jika Bitcoin mampu mempertahankan level US$80.000 dan sentimen pasar tetap positif, MSTRB berpeluang menguji resistance psikologis di US$150.

Keberhasilan menembus level tersebut dapat membuka ruang menuju area US$150–US$155.

Namun, setelah kenaikan lebih dari 15% dalam satu hari, risiko aksi ambil untung juga perlu diperhatikan.

Area US$130 menjadi support penting. Penurunan di bawah level tersebut dapat menjadi indikasi bahwa momentum bullish mulai kehilangan kekuatan dan membuka peluang koreksi lebih dalam.

Outlook MSTRB Masih Bullish, tetapi CPI Jadi Penentu

Untuk jangka pendek, outlook MSTRB masih berada dalam kategori bullish momentum.

Kombinasi kenaikan Bitcoin, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, dan meningkatnya perhatian terhadap tokenized stocks menjadi sentimen positif bagi aset tersebut.

Namun, dibandingkan bStocks lainnya, pergerakan MSTRB memiliki faktor tambahan yang membuatnya unik: Strategy memiliki eksposur Bitcoin yang sangat besar.

Hal itu dapat membuat MSTRB memberikan potensi kenaikan yang lebih tinggi ketika Bitcoin rally, tetapi juga berpotensi memperbesar tekanan ketika harga BTC berbalik turun.

Karena itu, dua level utama yang perlu diperhatikan adalah US$80.000 pada Bitcoin dan US$130 pada MSTRB.

Sementara itu, data CPI AS pada 11 September akan menjadi katalis makro berikutnya yang dapat menentukan apakah rally MSTRB menuju US$150–US$155 berlanjut atau justru memasuki fase koreksi.

Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending