Market
PPI AS Naik 6%, Harapan Rate Cut The Fed Menipis
Tim Research Tokocrypto menilai rilis PPI yang lebih panas dari perkiraan langsung memicu pergerakan di pasar obligasi.
Inflasi produsen Amerika Serikat kembali mengejutkan pasar setelah Producer Price Index atau PPI Final Demand naik ke level 6 persen pada April 2026. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak Januari 2023 dan jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 4,9 persen.
Secara bulanan, PPI AS naik 1,4 persen, hampir tiga kali lipat dari estimasi pasar sebesar 0,5 persen. Sementara itu, core PPI turut meningkat 1 persen secara bulanan. Baik angka utama maupun inti kini berada di level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Daftar Isi
Sektor Jasa Jadi Pemicu Lonjakan
Menurut BeInCrypto, kenaikan PPI pada April terutama didorong oleh sektor jasa. Final demand services naik 1,2 persen, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Maret 2022.
Berdasarkan rilis Bureau of Labor Statistics atau BLS, sektor jasa menyumbang hampir 60 persen dari kenaikan utama PPI pada periode tersebut.
Margin trade services naik 2,7 persen, sementara harga transportasi dan pergudangan melonjak 5 persen. Di sisi lain, final demand goods juga meningkat 2 persen, dengan harga energi naik 7,8 persen dan bensin melonjak 15,6 persen.
Ukuran core yang lebih sempit, yang mengecualikan makanan, energi, dan trade services, naik 0,6 persen secara bulanan dan 4,4 persen secara tahunan. Angka ini mendekati level tertinggi sejak awal 2023.
Baca juga: Bitcoin Turun Setelah Sinyal The Fed, Inflasi Kembali Jadi Ancaman
Harga Energi dan Tekanan Jasa Perkuat Kekhawatiran
Kenaikan harga energi menjadi salah satu faktor penting dalam lonjakan PPI April. Perang Iran disebut mengguncang harga minyak mentah dan produk olahan, sehingga ikut mendorong biaya produsen.
Namun, kenaikan yang meluas di sektor jasa menjadi perhatian utama pasar. Tekanan tersebut mengindikasikan inflasi yang lebih sulit turun dan memperkuat kekhawatiran terhadap risiko stagflasi.
Pasar Ubah Ekspektasi terhadap The Fed

Tim Research Tokocrypto menilai rilis PPI yang lebih panas dari perkiraan langsung memicu pergerakan di pasar obligasi. Imbal hasil Treasury AS bergerak naik setelah data dirilis.
“Yield obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun naik ke 5,042 persen, mendekati level tertinggi dalam 19 tahun. Kondisi ini membuat pelaku pasar mulai kembali memperhitungkan risiko kenaikan suku bunga The Fed,” jelasnya.
Goldman Sachs juga disebut telah menggeser proyeksi pemangkasan suku bunga berikutnya menjadi Desember 2026.
Dolar Menguat, Saham Tertekan
Kontrak berjangka saham AS melemah setelah data PPI dirilis. Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama karena selisih suku bunga yang lebih tinggi mendukung permintaan terhadap greenback.
Analis Kobeissi Letter menyebut inflasi CPI dan PPI kini resmi berada di level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Mereka juga menilai peluang kenaikan suku bunga mulai meningkat.
Arah The Fed Jadi Fokus Pasar
Data PPI April 2026 membuat harapan pemangkasan suku bunga The Fed semakin menipis. Pasar kini menunggu apakah pejabat Federal Reserve akan memberi sinyal kebijakan yang lebih hawkish dalam beberapa waktu ke depan.
Apabila kenaikan biaya produsen terus berlanjut, tekanan tersebut berpotensi merambat ke inflasi konsumen pada paruh kedua 2026. Kondisi ini dapat menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko, termasuk saham dan pasar crypto.
Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

