Bitcoin News
Prediksi Harga BTC Jelang Bitcoin Conference 2026
Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren kenaikan menjelang gelaran Bitcoin Conference 2026.
Tim Research Tokocrypto mengatakan Bitcoin Conference 2026 berpotensi menjadi katalis jangka pendek yang dapat meningkatkan volatilitas.
Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren kenaikan menjelang gelaran Bitcoin Conference 2026 yang akan berlangsung di Las Vegas pada 27–29 April. Event tahunan ini dinilai berpotensi menjadi katalis penting bagi pergerakan harga BTC dalam jangka pendek.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$77.565 dan terus mendekati level resistance krusial di US$79.000. Sejumlah analis menilai bahwa momentum menjelang konferensi, ditambah kehadiran tokoh-tokoh besar seperti SEC Chair Paul Atkins, Senator Cynthia Lummis, Michael Saylor, hingga Jack Dorsey, dapat memicu sentimen positif di pasar.
Event besar berpotensi picu volatilitas
Dikutip Coingape, Bitcoin Conference dikenal sebagai ajang yang sering menghadirkan sentimen bullish, terutama melalui pernyataan tokoh-tokoh berpengaruh di industri dan regulator. Tahun ini, perhatian tertuju pada potensi pembahasan regulasi kripto serta arah masa depan Bitcoin.
Jika pernyataan yang disampaikan cenderung positif, hal ini dapat mendorong minat beli dan meningkatkan volatilitas harga dalam waktu singkat.
Namun, analis juga mengingatkan bahwa pergerakan harga tidak hanya dipengaruhi oleh event, tetapi juga kondisi teknikal yang saat ini masih menghadapi tantangan.
Baca juga: Ridwan Kamil Jadi Pembicara Utama di Bitcoin Conference 2023
Level kunci tentukan arah Bitcoin
Secara teknikal, level US$79.000 menjadi hambatan utama yang harus ditembus. Selama ini, setiap kali harga mendekati area tersebut, tekanan jual cenderung meningkat.
Jika Bitcoin berhasil menembus level tersebut, maka potensi kenaikan menuju US$80.000 terbuka. Selanjutnya, level US$82.000 yang merupakan 200-day Simple Moving Average (SMA) menjadi target berikutnya.
Penembusan di atas 200-day SMA biasanya dianggap sebagai sinyal bullish jangka panjang, yang dapat memperkuat kepercayaan pasar terhadap tren naik Bitcoin.
Di sisi lain, indikator RSI menunjukkan momentum beli yang terus meningkat, dengan pola higher high yang mengindikasikan kekuatan tren naik.
Tim Research Tokocrypto mengatakan Bitcoin Conference 2026 berpotensi menjadi katalis jangka pendek yang dapat meningkatkan volatilitas dan menarik perhatian pasar global.
“Level US$79.000 hingga US$82.000 merupakan zona krusial yang akan menentukan apakah Bitcoin dapat melanjutkan tren naik atau kembali mengalami koreksi,” terangnya.
Potensi “sell the news” tetap ada

Meski sentimen menjelang event cenderung positif, terdapat kemungkinan terjadinya fenomena “sell the news,” di mana harga justru mengalami tekanan setelah event berlangsung.
Hal ini bisa terjadi jika sebagian investor telah lebih dulu melakukan akumulasi sebelum acara dimulai, sehingga memilih untuk merealisasikan keuntungan saat momentum puncak.
Tim juga menyoroti bahwa kenaikan harga yang didorong oleh sentimen event cenderung bersifat sementara jika tidak didukung oleh fundamental seperti peningkatan permintaan spot.
“Selain itu, potensi “sell the news” perlu diantisipasi oleh pelaku pasar, terutama jika kenaikan harga terjadi terlalu cepat sebelum event berlangsung,” tutupnya.
Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

