Connect with us

Altcoin News

SPCXB Meroket 7% Tembus US$150, Bisa Lanjut ke US$155?

SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB) mencatat kenaikan 7,13% dalam 24 jam ke level US$150,65, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.

Tivan

Published

on

SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB) melonjak 7,13% ke US$150,65 dalam 24 jam, mengungguli reli pasar kripto secara keseluruhan. Lonjakan volume lebih dari 100% dan meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed menjadi pendorong utama penguatan tersebut.

SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB) mencatat kenaikan 7,13% dalam 24 jam ke level US$150,65, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.

Kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan rally besar di pasar aset digital. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan naik sekitar 4,15%, sementara Bitcoin sempat menembus level US$81.000.

Namun, SPCXB berhasil mencatat kenaikan lebih tinggi dari pasar secara umum.

Volume perdagangan aset tokenisasi SpaceX tersebut juga melonjak sekitar 101,72% menjadi US$59,8 juta, memberikan indikasi bahwa rally disertai peningkatan aktivitas beli yang signifikan.

The Fed Bikin Pasar Kripto Kembali Risk-On

Sentimen utama datang dari perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat.

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller pada 3 September mengatakan dirinya terbuka untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan September apabila data inflasi Agustus menunjukkan tekanan harga terus mereda.

Pernyataan tersebut membuat pasar mengurangi keyakinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga bulan ini. Probabilitas kenaikan suku bunga yang sebelumnya berada di sekitar 65% turun menjadi sekitar 50% setelah komentar Waller.

Respons pasar langsung terlihat.

Bitcoin melonjak hingga mendekati US$81.400, menjadi level intraday tertinggi sejak Mei, sementara aset berisiko lain termasuk saham teknologi dan saham terkait industri kripto ikut menguat.

Imbal hasil Treasury AS juga bergerak turun setelah komentar Waller, sehingga memberikan tambahan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset dengan profil risiko lebih tinggi.

Kondisi tersebut memberikan dorongan besar bagi SPCXB yang diperdagangkan di ekosistem aset digital dan sensitif terhadap perubahan risk appetite investor.

Baca juga: CRCLB Meroket 13% Tembus US$100, Rally Masih Bisa Lanjut ke US$110?

Volume SPCXB Melonjak 101%

Selain faktor makro, kenaikan volume menjadi salah satu sinyal paling menonjol dalam rally SPCXB kali ini.

Berdasarkan data yang digunakan, volume perdagangan SPCXB meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$59,8 juta dalam 24 jam.

Dikutip CoinMarketCap, kenaikan harga yang disertai pertumbuhan volume biasanya menunjukkan adanya partisipasi pasar yang lebih kuat dibandingkan kenaikan yang terjadi dengan volume rendah.

Meski demikian, belum terlihat katalis negatif maupun positif spesifik dari SpaceX yang cukup besar untuk menjelaskan kenaikan 7% tersebut secara independen.

Hal ini membuat pergerakan SPCXB lebih tepat dibaca sebagai kombinasi dari rally makro, peningkatan volume, dan rotasi modal menuju aset tokenized stocks dengan karakteristik high-beta.

Tokenized Stocks Makin Dilirik Investor

Momentum SPCXB juga datang ketika minat terhadap tokenized stocks semakin meningkat.

Data Binance yang dikutip Finbold menunjukkan sekitar 58,5% pemegang bStocks juga aktif memperdagangkan perpetual futures, saham langsung, atau kombinasi instrumen tersebut. Bahkan, sekitar 20,7% aktif di ketiga kategori sekaligus.

Data tersebut menunjukkan pengguna tokenized stocks tidak hanya berasal dari investor saham tradisional.

Sebagian besar merupakan investor aktif yang bergerak lintas pasar antara kripto, derivatif, dan saham.

Karakter tersebut dapat membuat tokenized stocks semakin sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. Ketika kondisi berubah menjadi risk-on, modal dapat bergerak lebih cepat menuju aset dengan potensi volatilitas lebih tinggi seperti SPCXB.

Perkembangan ini juga terjadi ketika institusi pasar tradisional mulai semakin serius menjajaki tokenisasi saham. London Stock Exchange, misalnya, tengah menyiapkan perdagangan tokenized equities melalui platform perdagangan 24 jamnya.

CPI AS 11 September Jadi Ujian Berikutnya

Meski momentum saat ini bullish, pasar belum sepenuhnya lepas dari risiko makro.

Katalis penting berikutnya adalah laporan Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk Agustus, yang dijadwalkan dirilis pada Jumat, 11 September 2026 pukul 08.30 waktu AS bagian timur.

Data tersebut akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah kebijakan The Fed.

Waller sendiri mengatakan keputusannya pada September akan bergantung pada apakah inflasi Agustus menunjukkan tanda-tanda pendinginan lebih lanjut.

Jika CPI berada sesuai atau di bawah ekspektasi, tekanan terhadap The Fed untuk menaikkan bunga berpotensi berkurang.

Skenario tersebut dapat mempertahankan sentimen risk-on dan memberikan dukungan tambahan bagi Bitcoin serta tokenized stocks seperti SPCXB.

Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga.

FOMC 16 September Bisa Picu Volatilitas

Setelah CPI, perhatian pasar akan langsung beralih ke pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Federal Reserve dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pada 15–16 September 2026, dengan keputusan suku bunga diumumkan pada 16 September. Pertemuan tersebut juga akan disertai konferensi pers dan proyeksi ekonomi terbaru.

Pada pertemuan Juli, The Fed mempertahankan target suku bunga, meski tiga anggota FOMC memilih kenaikan sebesar 25 basis poin.

Perbedaan pandangan tersebut membuat data CPI terbaru semakin penting bagi arah kebijakan September.

Bagi SPCXB, keputusan tersebut berpotensi menentukan apakah rally saat ini berkembang menjadi tren kenaikan baru atau justru berakhir dengan aksi ambil untung.

SPCXB Bisa Lanjut ke US$155?

Dari sisi teknikal jangka pendek, area US$145 menjadi support penting setelah lonjakan terbaru.

Selama SPCXB mampu bertahan di atas area tersebut, momentum bullish berpeluang membawa harga menguji resistance berikutnya di sekitar US$155.

Keberhasilan menembus US$155 dengan volume tinggi dapat memperkuat sinyal kelanjutan tren naik.

Namun, setelah kenaikan 7% dalam sehari dan lonjakan volume lebih dari 100%, investor juga perlu mewaspadai potensi profit-taking.

Jika harga kembali kehilangan US$145, tekanan jual berpotensi membawa SPCXB menguji support berikutnya di sekitar US$140.

Karena itu, rentang US$145–US$155 akan menjadi area penting untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

Outlook SPCXB Cautiously Bullish

Untuk jangka pendek, outlook SPCXB masih berada dalam kategori cautiously bullish.

Kenaikan 7,13% didukung oleh rally pasar yang cukup kuat, peningkatan volume signifikan, serta membaiknya sentimen terhadap aset berisiko setelah komentar The Fed.

Namun, rally saat ini belum ditopang katalis spesifik SpaceX yang dominan.

Hal tersebut membuat SPCXB masih sangat bergantung pada pergerakan Bitcoin dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter AS.

Dua level utama yang perlu diperhatikan adalah US$145 sebagai support dan US$155 sebagai resistance.

Sementara itu, CPI AS pada 11 September dan keputusan The Fed pada 16 September akan menjadi dua katalis makro utama yang menentukan apakah SPCXB mampu mempertahankan harga di atas US$150 atau kembali mengalami koreksi menuju US$140.

Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending