Tim Research Tokocrypto melihat Saylor menilai masalah utama mata uang fiat adalah sentralisasi kekuasaan dan suplai uang yang dapat terus bertambah.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin naik 0,34% ke level US$63.936. Penguatan didorong oleh aksi beli di area support dan mulai pulihnya kepercayaan investor.
Tim Research Tokocrypto melihat meski aksi jual masih terasa kuat, data on-chain menunjukkan bahwa tekanan tersebut mulai melemah jika dilihat dalam konteks siklus yang lebih luas.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun 1,58% ke level US$63.581. Koreksi dipicu Aksi profit taking dan melemahnya momentum beli.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan di tengah lemahnya sentimen, wallet besar justru mulai menambah kepemilikan Bitcoin.
Ketidakpastian geopolitik mendorong Bitcoin terkoreksi ke bawah level US$65.000. Data Polymarket tunjukkan peluang tercapainya kesepakatan damai pada bulan ini hanya sekitar 20%.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun tipis 0,22% ke level US$64.576. Koreksi diperkirakan dipicu aksi ambil untung setelah reli dalam sepekan terakhir.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin naik 3,6% ke level US$64.525 karena didorong oleh penguatan daya beli.
Data inflasi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan yang lebih baik dari perkiraan. Merespons perkembangan tersebut, Bitcoin berhasil kembali menembus level US$64.000.
Tim Research Tokocrypto melihat saat ini, Bitcoin bergerak di kisaran US$62.097 dan masih bertahan di area support US$61.000 hingga US$62.000.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun sekitar 1,48% dalam 24 jam terakhir ke level US$62.443.