Bitcoin kini membutuhkan permintaan yang lebih kuat setelah mencatat kenaikan sekitar 42,5% sepanjang kuartal III 2026.
MOVR, QNT, dan PUMP menjadi beberapa aset yang mencatat kenaikan terbesar dalam perdagangan hari ini.
HBAR juga meroket 28% ke sekitar Rp2.173,50, sementara ALGO menguat 13% dan diperdagangkan di kisaran Rp2.428,92.
Menurut model yang dikaitkan dengan analis Fidelity, Jurrien Timmer, level Bitcoin menjadi bagian dari jalur proyeksi menuju US$100.000.
Market Cap & Volume mengalami penguatan ke angka $2.86 Triliun (+9.45%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut naik ke level $167.75 (+10.19%).
Bitcoin turun di bawah $85.000 setelah data PMI AS yang kuat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi. PMI komposit AS mencapai level tertinggi.
Di tengah penguatan pasar, Bitcoin relatif stabil di sekitar US$86.690.
Bitcoin menjadi perhatian utama setelah menembus level US$87.000 atau naik sekitar 7%.
Bitcoin juga bergerak menguat hingga US$81.782,32. Kenaikan tersebut sedikit berada di bawah pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan yang mencapai 1,12%.
Kenaikan AVA semakin mencuri perhatian setelah token Travala tersebut melonjak hampir 100%. Momentum ini dipicu oleh listing AVA/KRW di Bithumb.
Pergerakan pasar turut dipengaruhi keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).