Altcoin News

THORChain Kena Eksploit US$10 Juta, Harga RUNE Anjlok 12%

Tim Research Tokocrypto melihat serangan terhadap THORChain terjadi setelah sebelumnya sektor DeFi juga diguncang kasus besar lain.

Published

on

THORChain menghentikan sementara seluruh aktivitas trading dan swap setelah peneliti keamanan blockchain melaporkan adanya eksploitasi senilai lebih dari US$10 juta. Serangan tersebut disebut terjadi di beberapa jaringan besar, termasuk Bitcoin, Ethereum, BNB Smart Chain (BSC), dan Base.

Dilaporkan Coingape, langkah penghentian dilakukan melalui emergency protocol untuk membatasi dampak serangan dan melindungi pengguna serta liquidity providers. Keputusan ini langsung memicu kepanikan pasar dan membuat harga token RUNE turun tajam dalam beberapa jam.

ZachXBT Ungkap Eksploit Multi-Chain

On-chain investigator ZachXBT pada 15 Mei melaporkan bahwa THORChain mengalami eksploitasi dengan kerugian lebih dari US$10 juta. Dana diduga dicuri melalui aliran keluar tidak sah dari router contracts THORChain di beberapa blockchain.

Beberapa platform keamanan seperti PeckShieldAlert juga ikut mengungkap wallet yang diduga terkait dengan pelaku eksploitasi. Berdasarkan data Arkham, wallet tersebut menyimpan 36,85 BTC, 3.443 ETH, dan 96,6 BNB, serta sejumlah aset lain seperti USDT, USDC, dan WBTC.

Mekanisme Halt Diaktifkan untuk Lindungi LP

Insiden ini memicu mekanisme halt bawaan THORChain. Dalam kondisi seperti ini, node dapat menghentikan operasi jaringan ketika aktivitas mencurigakan terdeteksi.

Tujuannya adalah untuk mencegah kerugian lebih besar dan melindungi liquidity providers dari aliran dana tidak sah. Namun, penghentian aktivitas juga menunjukkan besarnya tekanan terhadap infrastruktur cross-chain ketika terjadi serangan.

Eksploitasi ini menjadi salah satu insiden keamanan penting bagi THORChain tahun ini dan kembali menyoroti risiko interoperabilitas dalam DeFi.

Baca juga: 5 Altcoin Ini Mencatat Kerugian Dua Digit, Apa Saja?

Risiko Cross-Chain Kembali Jadi Sorotan

Tim Research Tokocrypto melihat serangan terhadap THORChain terjadi setelah sebelumnya sektor DeFi juga diguncang kasus besar lain. KelpDAO baru-baru ini mengalami peretasan senilai sekitar US$290 juta melalui bridge cross-chain berbasis LayerZero.

“Dalam kasus KelpDAO, peretas menguras rsETH dan menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi dampak lanjutan ke protokol DeFi lain seperti Aave,” ujarnya.

Dua insiden besar ini menunjukkan bahwa infrastruktur cross-chain masih menjadi salah satu titik paling sensitif dalam keamanan DeFi. Semakin banyak aset berpindah lintas jaringan, semakin besar pula risiko eksploitasi pada router, bridge, dan sistem interoperabilitas.

Harga RUNE Anjlok 12 Persen

Harga RUNE langsung melemah setelah kabar eksploitasi mencuat. Token native THORChain tersebut turun sekitar 12% dalam beberapa jam dan diperdagangkan di sekitar US$0,520.

Dalam 24 jam terakhir, RUNE bergerak di kisaran US$0,502 hingga US$0,597. Volume perdagangan juga melonjak hampir 140%, menunjukkan banyak investor bereaksi cepat terhadap tekanan harga.

Lonjakan volume di tengah penurunan harga biasanya mencerminkan meningkatnya aktivitas jual, aksi ambil profit, atau kepanikan pasar.

Open Interest Futures Justru Naik

Menariknya, data CoinGlass menunjukkan aktivitas derivatif RUNE justru meningkat. Total open interest futures THORChain naik lebih dari 6% menjadi US$24,80 juta hanya dalam satu jam.

Dalam empat jam terakhir, open interest futures RUNE juga melonjak 19%. Di Binance dan Bybit, open interest masing-masing naik sekitar 17% dan 19%.

Kenaikan open interest di tengah penurunan harga menunjukkan trader mulai membangun posisi baru, baik untuk spekulasi rebound maupun kelanjutan penurunan. Hal ini dapat meningkatkan volatilitas RUNE dalam jangka pendek.

Investor Tunggu Audit dan Pemulihan Jaringan

Saat ini, fokus pasar tertuju pada langkah lanjutan THORChain dalam menangani eksploitasi. Investor akan menunggu penjelasan resmi terkait sumber kerentanan, jumlah kerugian final, status dana yang dicuri, serta kapan trading dan swap dapat kembali dibuka.

Jika protokol mampu mengisolasi masalah dengan cepat dan memberi rencana pemulihan yang jelas, tekanan terhadap RUNE dapat mereda. Namun, jika investigasi menemukan kerentanan yang lebih luas, kepercayaan terhadap THORChain dan sektor cross-chain dapat kembali tertekan.

Eksploitasi THORChain Jadi Peringatan untuk DeFi

Kasus THORChain menegaskan bahwa keamanan masih menjadi tantangan utama dalam DeFi, terutama untuk protokol yang menangani perpindahan aset lintas jaringan.

Meski cross-chain liquidity menawarkan efisiensi dan fleksibilitas, kompleksitas teknisnya juga membuka ruang risiko yang lebih besar. Untuk saat ini, RUNE masih berada dalam tekanan, sementara pasar menunggu kepastian dari tim THORChain terkait langkah mitigasi dan pemulihan protokol.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version