Altcoin News
Trader Kabur dari ETH? Open Interest Turun 66% Sejak ATH
Pasar derivatif Ethereum (ETH) terus mengalami tekanan berat seiring koreksi harga yang berlangsung sejak aset kripto terbesar kedua itu mencetak rekor tertinggi terakhirnya. Kondisi ini membuat para trader, terutama yang aktif menggunakan leverage, berada dalam situasi sulit karena gelombang penurunan open interest menunjukkan investor mulai menarik eksposur mereka dari pasar futures.
Data terbaru mencatat open interest Ethereum turun lebih dari 66%, dari sebelumnya US$33,3 miliar menjadi hanya sekitar US$11,4 miliar. Penurunan ini berarti nilai notional yang tersimpan dalam kontrak futures ETH menyusut hingga sepertiga, menegaskan adanya pelemahan aktivitas perdagangan derivatif secara masif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.
Baca juga: Pasokan Ethereum di Binance Langka, Sinyal Harga Bakal Meroket?
Data Open Interest

Dilaporkan Crypto Quant, kontraksi open interest tersebut terjadi hampir merata di berbagai bursa utama. Binance mencatat penurunan open interest ETH sebesar 68,2%, sementara OKX turun 63,5%. Bybit mengalami penurunan paling tajam dengan penurunan mencapai 72,6%. Penurunan besar ini mencerminkan aksi deleveraging luas, di mana banyak trader memilih menutup posisi untuk mengurangi risiko.
Meski demikian, Binance masih menjadi pusat dominasi derivatif Ethereum. Bursa ini menguasai lebih dari 35% pangsa open interest ETH di antara sejumlah CEX yang diamati. Posisi kedua ditempati Gate.io dengan pangsa 23,4%, disusul Bybit dengan 14,4%.
Beberapa faktor disebut menjadi pemicu utama penurunan open interest Ethereum. Pertama, ketidakpastian pasar yang masih tinggi serta koreksi Bitcoin yang belum mereda membuat trader cenderung mengurangi eksposur risiko. Kedua, volatilitas yang ekstrem memicu gelombang likuidasi, terutama pada trader yang mencoba melawan tren pasar, sehingga menghapus sebagian besar likuiditas leverage di pasar futures.
Faktor Mekanis ETH

Selain itu, penurunan open interest juga dipengaruhi faktor mekanis. Karena open interest dihitung dalam nilai notional, maka turunnya harga ETH secara otomatis mengurangi nilai total kontrak futures yang masih terbuka, meskipun ukuran kontraknya tidak berubah.
Dalam situasi ini, kontraksi open interest menjadi sinyal bahwa pasar derivatif Ethereum sedang memasuki fase tekanan besar. Di satu sisi, proses deleveraging ini dapat membantu “membersihkan” leverage berlebihan dan memperkuat struktur pasar dalam jangka menengah. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menunjukkan tingginya sikap risk-off yang saat ini mendominasi sentimen investor.
Selama kepercayaan pasar belum pulih secara berkelanjutan, aktivitas derivatif diperkirakan masih menjadi salah satu sumber tekanan jual utama bagi Ethereum.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kontraksi tajam OI mencerminkan fase deleveraging besar-besaran di mana trader menutup posisi untuk menghindari risiko di tengah ketidakpastian.
“Meskipun pembersihan leverage berlebih ini menyehatkan struktur pasar dalam jangka menengah, saat ini ia menjadi sumber tekanan jual primer yang membatasi ruang rebound harga,” jelasnya.
Baca Juga: Ethereum Masuk Opportunity Zone, Sinyal Rebound?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini Naik ke $68.937, Sinyal Rebound Menguat?
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $66.569, Koreksi Dalam?
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.300, Sinyal Pemulihan?
-
Academy6 days agoRiset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

