Connect with us

Altcoin News

Uniswap Usulkan Fee Switch di 8 Jaringan, Siap Buyback & Burn UNI Secara Otomatis

Uniswap ajukan proposal pengumpulan biaya di delapan jaringan termasuk Arbitrum, Base, dan Optimism untuk buyback dan burn UNI di Ethereum. Menurut Tim Research Tokocrypto, proposal ini mengubah fundamental UNI dari sekadar token tata kelola menjadi aset dengan akrual nilai yang nyata.

Tivan

Published

on

Uniswap (UNI)

Protokol decentralized exchange (DEX) terbesar di dunia, Uniswap, kembali membuat gebrakan strategis.

Melalui proposal terbaru, Uniswap mengusulkan aktivasi mekanisme pengumpulan biaya (fee switch) di delapan jaringan blockchain, termasuk Arbitrum, Base, dan Optimism.

Langkah ini dinilai sebagai perubahan fundamental dalam model ekonomi token UNI karena pendapatan protokol akan dialokasikan untuk pembelian kembali (buyback) dan pembakaran (burn) token UNI secara otomatis di jaringan Ethereum.

Baca Juga: Uniswap Ekspansi ke MegaETH, Dorong Harga ke $3,38

Dari Governance ke Aset Bernilai Ekonomi Nyata

Selama ini, UNI dikenal sebagai token tata kelola (governance token) yang memberikan hak suara dalam pengambilan keputusan protokol.

Namun sebagaimana dilaporkan Cryptobriefing pada Sabtu (21/2), proposal terbaru ini berpotensi mengubah struktur nilai token tersebut secara signifikan.

Dengan diaktifkannya fee switch, sebagian pendapatan protokol dari aktivitas perdagangan di berbagai jaringan akan dikumpulkan dan dikonversi menjadi UNI untuk kemudian dibakar.

Mekanisme ini menciptakan tekanan deflasi terhadap suplai UNI yang beredar di pasar. Tim riset Tokocrypto menilai perubahan ini sebagai langkah transformasional.

“Proposal ini mengubah fundamental UNI dari sekadar token tata kelola menjadi aset dengan akrual nilai yang nyata. Dengan model pembakaran otomatis berbasis penggunaan lintas rantai, Uniswap menciptakan insentif ekonomi yang kuat bagi para pemegangnya untuk mempertahankan dominasi di tengah persaingan DEX yang semakin ketat,” kata Tim Research Tokocrypto.

Artinya, semakin tinggi volume transaksi di seluruh jaringan tempat Uniswap beroperasi, semakin besar potensi pembelian dan pembakaran UNI.

Strategi Multi-Chain untuk Dominasi DEX

Ekspansi pengumpulan biaya ke delapan jaringan menunjukkan bahwa Uniswap tidak lagi hanya mengandalkan Ethereum sebagai sumber likuiditas utama.

Pasalnya, pertumbuhan ekosistem Layer-2 dan chain alternatif telah mendorong distribusi likuiditas lintas jaringan.

Arbitrum, Base, dan Optimism sendiri saat ini menjadi pusat aktivitas DeFi dengan biaya transaksi yang lebih murah dibandingkan Ethereum mainnet.

Dengan mengintegrasikan pendapatan dari berbagai chain tersebut, Uniswap menciptakan model ekonomi lintas rantai (cross-chain revenue capture) yang terpusat pada nilai token UNI di Ethereum.

Pendekatan ini juga menjadi respons terhadap persaingan yang semakin ketat di sektor DEX.

Protokol-protokol lain mulai mengadopsi model insentif yang agresif, termasuk pembagian biaya langsung kepada pemegang token atau penyedia likuiditas.

Uniswap memilih jalur berbeda: memperkuat nilai token melalui mekanisme deflasi otomatis.

Dampak terhadap Harga dan Sentimen UNI

Secara teori, mekanisme buyback dan burn dapat mengurangi suplai yang beredar dan menciptakan tekanan naik terhadap harga, selama permintaan tetap stabil atau meningkat.

Model ini sering digunakan oleh proyek kripto untuk meningkatkan daya tarik token di mata investor jangka panjang.

Jika proposal disetujui dan diimplementasikan, UNI berpotensi mengalami perubahan persepsi pasar: dari sekadar token voting menjadi token dengan mekanisme akrual nilai berbasis kinerja protokol.

Namun demikian, efektivitas strategi ini tetap bergantung pada beberapa faktor kunci, diantaranya:

  1. Volume perdagangan lintas jaringan
  2. Konsistensi pendapatan protokol
  3. Stabilitas ekosistem DeFi secara keseluruhan
  4. Kondisi pasar kripto global

Dalam kondisi pasar bullish dengan aktivitas DeFi yang meningkat, model ini dapat menjadi katalis kuat bagi UNI. Sebaliknya, dalam pasar lesu dengan volume rendah, dampaknya mungkin terbatas.

Baca Juga: Harga Uniswap (UNI) Naik 43%, Dampak Instan Aktivasi Peralihan Biaya

Sinyal Kematangan Ekonomi DeFi

Proposal ini juga mencerminkan evolusi sektor DeFi menuju model ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Alih-alih hanya mengandalkan insentif inflasi token, Uniswap mencoba mengoptimalkan pendapatan riil dari aktivitas protokol.

Dengan pendekatan tersebut, Uniswap memperkuat posisinya sebagai pemain dominan di industri DEX global sekaligus meningkatkan daya saing terhadap platform perdagangan terdesentralisasi lainnya.

Jika disetujui komunitas, mekanisme fee switch lintas jaringan ini bisa menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah tokenomics UNI dan berpotensi menjadi template bagi protokol DeFi lainnya di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending