Connect with us

Altcoin News

WDCB Naik 4,38 Persen, Fitur Baru Binance Dorong Tokenized Stocks

Western Digital Tokenized Stocks (WDCB) mencatat kenaikan 4,38 persen dalam 24 jam menjadi 453,72 dollar AS, meski masih sedikit tertinggal.

Tivan

Published

on

Western Digital (WD)

Western Digital Tokenized Stocks (WDCB) menguat 4,38 persen dalam 24 jam ke level 453,72 dollar AS. Kenaikan terjadi di tengah reli pasar kripto dan perluasan fungsi bStocks sebagai collateral di Binance.

Western Digital Tokenized Stocks (WDCB) mencatat kenaikan 4,38 persen dalam 24 jam menjadi 453,72 dollar AS, meski masih sedikit tertinggal dari kenaikan pasar kripto secara keseluruhan yang mencapai sekitar 5,57 persen.

Salah satu sentimen utama datang dari Binance yang pada 21 September 2026 memperluas kelayakan penggunaan bStocks sebagai margin collateral kepada seluruh akun Cross Margin dan Portfolio Margin yang memenuhi syarat.

Dikutip CoinMarketCap, WDCB sendiri sebelumnya telah dapat digunakan sebagai collateral di Binance. Namun, akses tersebut pada awalnya hanya tersedia bagi pengguna VIP 3 ke atas di wilayah yang memenuhi persyaratan.

Perluasan terbaru membuat fungsi tersebut tersedia bagi basis pengguna yang lebih luas, memberikan tambahan utilitas terhadap tokenized stocks seperti WDCB.

Baca juga:

WDCB Kini Bisa Jadi Collateral untuk Lebih Banyak Pengguna

Binance pertama kali memasukkan Western Digital (WDCB) sebagai eligible collateral pada Juli 2026 bersama sembilan bStocks lain, termasuk Coinbase, Alphabet, Qualcomm, Corning, dan Semicon Bull 3X ETF.

Pada 21 September, Binance kemudian mengumumkan bahwa kelayakan bStocks sebagai collateral diperluas ke seluruh pengguna yang memenuhi kriteria pada akun Cross Margin dan Portfolio Margin.

Pengguna reguler hingga VIP 2 diwajibkan melewati suitability assessment sebelum menggunakan bStocks sebagai collateral. Binance juga menerapkan sejumlah kontrol risiko apabila eksposur pengguna terhadap aset dengan likuiditas menengah dan rendah melewati batas tertentu.

Perubahan tersebut memperluas fungsi WDCB. Tokenized stocks tidak lagi hanya digunakan untuk mendapatkan eksposur terhadap harga saham acuannya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pengelolaan collateral dalam aktivitas margin.

Namun, ekspansi utility tidak otomatis menjamin kenaikan harga. Permintaan akan tetap bergantung pada seberapa besar pengguna benar-benar memanfaatkan bStocks sebagai collateral dan bagaimana likuiditasnya berkembang.

Reli Kripto Ikut Angkat WDCB

Kenaikan WDCB juga berlangsung ketika pasar kripto tengah mengalami reli kuat.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan naik sekitar 5,57 persen, sementara Bitcoin menguat lebih dari 6 persen. Kondisi risk-on tersebut turut memberikan dukungan terhadap berbagai aset yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem kripto dan real-world assets (RWA).

Sentimen terhadap tokenized stocks juga masih ditopang perkembangan regulasi di Amerika Serikat.

Pada 17 September 2026, Securities and Exchange Commission (SEC) menerbitkan Innovation Exemption, yang memberikan pengecualian sementara dan bersyarat kepada Tokenized Securities Venues tertentu untuk memperdagangkan tokenized NMS stocks secara on-chain menggunakan automated market makers dan liquidity pools.

SEC menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah sementara selama lima tahun untuk memberikan ruang bagi eksperimen perdagangan saham berbasis blockchain sambil regulator mempertimbangkan aturan yang lebih permanen.

Kombinasi perkembangan regulasi dan perluasan utility di platform besar menjadi sentimen positif bagi sektor tokenized stocks secara keseluruhan.

WDCB Berpeluang Uji US$480

Dalam jangka pendek, area 450 dollar AS menjadi level penting bagi WDCB setelah kenaikan terbaru.

Apabila harga mampu bertahan di atas level tersebut, momentum selanjutnya berpotensi membawa WDCB menguji kisaran 470–480 dollar AS. Pergerakan yang konsisten di atas 460 dollar AS dengan aktivitas perdagangan meningkat dapat memperkuat momentum tersebut.

Sebaliknya, pelemahan hingga menembus 440 dollar AS dapat menjadi sinyal munculnya aksi ambil untung setelah reli pasar terbaru.

Meski WDCB berada di zona hijau, kenaikannya masih lebih rendah dibanding pasar kripto secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa reli belum sepenuhnya didorong oleh katalis khusus Western Digital.

Untuk selanjutnya, pelaku pasar perlu memperhatikan penggunaan bStocks sebagai collateral setelah perluasan Binance, arah saham Western Digital, serta keberlanjutan reli pasar kripto. Ketiga faktor tersebut dapat menentukan apakah WDCB mampu mempertahankan harga di atas 450 dollar AS atau kembali masuk ke rentang konsolidasi sebelumnya.

Baca juga: Cara Investasi Tokenized Stocks di 2026


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending