Bitcoin News
Whale Borong 40.100 BTC Senilai $2,6 Miliar, Bitcoin Masuk Bulan Terlemah
Tim Research Tokocrypto mengatakan akumulasi tersebut terjadi sebelum ETF spot Bitcoin AS kembali mencatat inflow besar pada 30 Juli.
Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan aktivitas akumulasi besar dari whale pada akhir Juli. Wallet besar disebut menambah sekitar 40.100 BTC dalam sembilan hari, senilai hampir US$2,6 miliar.
Tim Research Tokocrypto mengatakan akumulasi tersebut terjadi sebelum ETF spot Bitcoin AS kembali mencatat inflow besar pada 30 Juli. Pada hari itu, produk ETF spot Bitcoin membukukan net inflow sebesar US$233,13 juta, dengan BlackRock IBIT menyumbang mayoritas aliran dana.
“Pergerakan ini menjadi menarik karena terjadi tepat sebelum Bitcoin memasuki Agustus, bulan yang secara historis menjadi periode terlemah bagi BTC,” ungkapnya.
Whale Mulai Akumulasi Lebih Dulu
Data Santiment menunjukkan wallet yang memegang 1.000 hingga 10.000 BTC mulai meningkatkan porsi kepemilikan mereka sejak akhir Juli. Pangsa suplai kelompok ini naik dari sekitar 21,11% pada 23 Juli menjadi 21,25% menjelang akhir bulan.

Sementara itu, kelompok whale yang memegang 10.000 hingga 100.000 BTC sempat mengurangi kepemilikan sejak 22 Juli. Namun, kelompok ini kemudian kembali berbalik akumulasi setelah mencapai titik terendah sekitar 11,19% pada 27 Juli, lalu naik ke 11,25% menjelang penutupan bulan.
Sekilas, perubahan tersebut terlihat kecil secara persentase. Namun, jika digabungkan, kenaikan sekitar 0,20% dari total suplai Bitcoin yang beredar setara dengan sekitar 40.100 BTC.
Dengan harga pasar saat ini, jumlah tersebut bernilai hampir US$2,6 miliar.
Dilaporkan BeInCrypto, sinyal dari pasar derivatif juga menunjukkan arah serupa. Indikator whale-retail divergence mencatat skor +21,8 pada timeframe harian, yang menunjukkan trader besar jauh lebih condong ke posisi long dibanding investor ritel.

Meskipun data ini berasal dari positioning Binance Futures dan bukan bukti pembelian spot langsung, sinyal tersebut menunjukkan adanya keyakinan lebih kuat dari pelaku besar terhadap potensi kenaikan Bitcoin.
Baca juga: Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000
ETF Bitcoin Kembali Catat Inflow Besar
Setelah whale mulai akumulasi, aliran dana institusional melalui ETF spot Bitcoin AS ikut berbalik positif.
Sebelumnya, ETF spot Bitcoin sempat mencatat empat sesi outflow berturut-turut. Pada 23 Juli, outflow mencapai US$225,18 juta, lalu berlanjut pada 24 Juli dengan outflow US$240,08 juta.
Arus dana mulai membaik pada 29 Juli dengan inflow kecil sebesar US$32,11 juta. Kemudian, pada 30 Juli, ETF spot Bitcoin mencatat net inflow US$233,13 juta.
BlackRock IBIT menjadi kontributor terbesar dengan inflow US$183,4 juta, atau sekitar 79% dari total inflow hari tersebut.

Inflow pada 30 Juli menjadi salah satu yang terbesar sepanjang bulan, hanya kalah dari inflow US$265,69 juta pada 6 Juli. Momentum ini menunjukkan minat institusional mulai kembali setelah beberapa sesi tekanan.
Namun, yang menarik adalah urutannya. Whale terlihat bergerak lebih dulu melalui akumulasi on-chain, baru kemudian ETF spot mencatat inflow besar. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku besar di pasar kripto kemungkinan mulai memposisikan diri sebelum investor institusional melalui ETF kembali masuk.
Agustus Jadi Ujian Besar Bitcoin
Meski akumulasi whale dan inflow ETF memberi sinyal positif, Bitcoin kini memasuki periode yang secara historis sulit. Agustus menjadi salah satu bulan terlemah bagi BTC, dengan median return mendekati -8%.
Bitcoin juga selalu menutup Agustus di zona merah sejak 2022. Pola musiman ini membuat reli akhir Juli masih perlu diuji lebih lanjut.
Juli sendiri berpeluang ditutup hijau untuk tahun ketiga berturut-turut, sebuah pola yang cukup jarang. Karena itu, akumulasi besar menjelang akhir bulan dapat dibaca sebagai taruhan terhadap peluang rebound, tetapi juga bisa menjadi posisi jangka pendek atau strategi hedging.

Kombinasi antara akumulasi whale, positioning futures yang condong bullish, dan inflow ETF yang kembali positif menjadi sinyal bahwa pelaku besar mulai masuk ke pasar. Namun, tekanan musiman Agustus tetap menjadi risiko utama.
Untuk saat ini, outlook Bitcoin terlihat mulai membaik dari sisi arus dana besar. Namun, keberlanjutan tren akan sangat bergantung pada apakah inflow ETF dapat bertahan, whale melanjutkan akumulasi, dan harga mampu melawan pola historis Agustus yang cenderung lemah.
Jika ketiga faktor tersebut tetap mendukung, Bitcoin berpeluang mempertahankan momentum. Namun, jika inflow kembali melemah dan tekanan musiman muncul, akumulasi akhir Juli bisa berubah menjadi crowded trade yang berisiko terkoreksi.
Baca juga: Tokenized Stocks: Cara Baru Mengakses Saham Global Lebih Mudah
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 28 Juli 2026: Bitcoin Tertekan Jelang Rapat FED
-
Market3 days agoPasar Kripto Hari Ini 30 Juli 2026: BTC Datar, The Fed Tahan Suku Bunga
-
Market6 days agoRobert Kiyosaki Soroti Utang AS, Sebut Bitcoin dan Ethereum Jadi Aset Lindung Nilai
-
Market5 days agoSinyal Kripto 27 Juli 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

