Altcoin News
XRP Jebol di Bawah $2! Sinyal Akumulasi, Peluang Rebound 13%?
Harga XRP kembali melemah setelah gagal mengubah penguatan sebelumnya menjadi breakout yang berkelanjutan. Pada Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 UTC, XRP diperdagangkan di kisaran $1,95, turun ke bawah level psikologis $2,00 dan memperpanjang tren koreksi.
Sebelumnya, XRP sempat bergerak menyempit dalam struktur teknikal menurun yang membuka peluang kenaikan. Namun, skenario bullish tersebut runtuh ketika tekanan jual kembali mendominasi pasar. Meski begitu, data perilaku investor menunjukkan potensi pembalikan arah masih terbuka.
Indikasi Akumulasi Mulai Terlihat

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menampilkan sinyal positif berupa bullish divergence. Dalam 10 hari terakhir, CMF membentuk higher low sementara harga XRP justru mencetak lower low. Pola ini mengindikasikan adanya peningkatan akumulasi di tengah pelemahan harga, yang mencerminkan minat beli mulai tumbuh secara perlahan.
Kenaikan CMF biasanya menandakan arus modal masuk yang menguat, meskipun harga masih terkoreksi. Kondisi ini memberi sinyal bahwa tekanan jual berpotensi melemah. Jika akumulasi berlanjut dan kondisi pasar membaik, XRP berpeluang mencatatkan pemulihan harga.
Pertumbuhan Alamat Baru Melemah

Di sisi lain, indikator fundamental jaringan justru menunjukkan sinyal kehati-hatian. Jumlah alamat baru XRP tercatat turun ke level terendah dalam 13 bulan, yakni sekitar 3.090 alamat. Penurunan ini mencerminkan melemahnya minat investor baru untuk masuk ke ekosistem XRP.
Dilaporkan BeInCrypto, secara historis, pertumbuhan alamat baru menjadi pendorong utama reli harga XRP karena mencerminkan masuknya modal segar. Lemahnya pertumbuhan jaringan saat ini berpotensi membatasi likuiditas dan mengurangi katalis kenaikan harga dalam jangka pendek.
Risiko Turun Masih Membayangi

Dari sisi teknikal, XRP gagal menembus pola descending wedge yang sebelumnya diproyeksikan sebagai sinyal lanjutan bullish. Kegagalan ini memperkuat bias bearish, seiring kembalinya tekanan pasar secara luas.
XRP kini bergerak tipis di atas level $1,93, yang menjadi support penting. Jika level tersebut ditembus, harga berpotensi turun lebih dalam menuju area $1,86. Sementara itu, pemulihan kecil yang sempat terjadi pada awal pekan tidak bertahan lama, menandakan kepercayaan pasar masih rapuh.

Namun demikian, peluang pembalikan arah tetap ada. Untuk mengurangi risiko penurunan lanjutan, XRP perlu merebut kembali level $2,00 dan ditutup secara meyakinkan di atasnya. Jika skenario ini tercapai, kepercayaan pasar dapat pulih dan membuka jalan menuju target $2,25, atau sekitar 13% lebih tinggi dari level saat ini.
Menurut Tim Research Tokocrypto, divergensi tajam antara sinyal teknikal akumulasi dan matinya pertumbuhan pengguna baru mengindikasikan bahwa potensi pemulihan saat ini sangat rapuh dan murni bersifat spekulatif tanpa dukungan permintaan organik yang berkelanjutan.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah
-
Bitcoin News3 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Uji Area Support
-
Market6 days agoSinyal Kripto 26 Januari 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market5 days agoSinyal Kripto 27 Januari 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

