6 Tips Mendapatkan Passive Income Mudah di 2020

0
65
Mendapatkan Passive Income

Passive income adalah pendapatan yang bisa didapatkan tanpa melakukan usaha terlalu keras, atau ketika uang sudah bekerja untuk kita dan bukan sebaliknya. Mendapatkan pendapatan pasif ini menjadi keinginan semua orang, baik  bagi generasi milenial dan gen z yang saat ini sedang memasuki usia produktifnya atau bagi orang-orang yang memiliki gaji minimal

Pendapatan pasif ini memang bisa membuat uang secara otomatis datang ke dompet kita, tapi perlu diingat tidak ada yang sepenuhnya otomatis dan instan. Perlu proses untuk bisa memperoleh passive income yang mampu memenuhi kebutuhan hingga gaya hidup.

Kalau begitu, bagaimana agar bisa mendapatkan passive income bagi generasi millennial,  gen z hingga orang-orang yang memiliki gaji minimal?

Simak 6 tips ini untuk mendapatkan passive income yang bisa membuat masa tua sejahtera.

Menabung

Bagi orang yang sudah kaya dari lahir, mungkin tanpa menabung pun mereka bisa langsung mendapatkan passive income dengan langsung membagi uang yang mereka miliki ke berbagai instrumen investasi. Tapi bagi kamu yang sejauh ini hanya mengandalkan gaji bulanan untuk bertahan hidup, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menabung.

Kamu bisa menyisihkan uang gajian tiap bulan dan memisahkannya ke rekening berbeda yang ditujukan untuk berinvestasi. Proses menabung ini sebaiknya dilakukan secara rutin dengan nominal yang konsisten atau kalau bisa lebih dan tidak kurang. Agar proses menabung ini bisa cepat menghasilkan, maka usahakan kamu memiliki target berapa jumlah yang yang harus dikumpulkan dalam periode waktu tertentu.

Kontrol Konsumsi

Ada barang yang lucu, langsung dibeli. Ada diskon langsung tertarik, ada lokasi wisata yang sedang hits langsung dikunjungi. Ini yang tanpa sadar seringkali dilakukan oleh banyak orang yang tidak bisa mengontrol keinginan dan emosi  ketika melihat sesuatu meskipun hal tersebut bukan merupakan kebutuhan. Apalagi ditambah duet maut online shop dan online mobile banking, rasanya uang terus keluar dengan jentikan jari dan tanpa terasa saldo di rekening menipis.

Karena itu agar bisa mendapatkan passive income ada baiknya, milenial dan generasi z mulai mengontrol perilaku konsumtifnya. Caranya bisa membuat daftar apa saja hal yang menjadi kebutuhan dan tidak, sediakan juga budget khusus untuk bersenang-senang dan jika sudah habis artinya tidak ada budget tambahan, kemudian kontrol emosi agar kamu bisa membatasi diri untuk melakukan pengeluaran.

Investasi Diri Sendiri

Sebaik-baiknya investasi pada awalnya adalah investasi di diri sendiri, kamu bisa belajar sesuatu yang baru dan mendalaminya. Kemudian bisa kamu jadi cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang akan bermanfaat untuk membuat pundi-pundi uang untuk berinvestasi semakin banyak. Selain itu, kamu juga bisa mulai belajar investasi dan mengetahui instrumen investasi apa yang cocok digunakan. Dengan berinvestasi ilmu kepada diri sendiri, kamu bisa lebih mengetahui apa yang kamu butuhkan dan tentunya lebih hemat dibandingkan menyewa jasa konsultan investasi.

Baca Juga: Bitcoin VS Properti, Mana Investasi yang Lebih Untung ?

Manfaatkan Gadget

Hari ini gadget bukanlah barang langka lagi, hampir setiap orang mengenal atau bahkan memiliki gadget misalnya smartphone. Daripada gadget ini hanya digunakan untuk main games atau nonton Netflix. Gadget bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan yang bisa dimanfaatkan untuk passive income.

Caranya bisa mengikuti program affiliate marketing dengan membagikan link afiliasi dan mengajak banyak orang untuk menggunakan link yang dibagikan, dan kamu akan mendapatkan komisi dari kegiatan tersebut. Kamu juga bisa memanfaatkan gadget media pemasaran berjualan online.

Diversifikasi Investasi

Jangan taruh telur dalam satu keranjang, pernah dengar kata-kata tersebut? Kata-kata ini memang benar adanya. Artinya jangan taruh semua uangmu dalam satu instrumen investasi saja. Jika kamu sudah memiliki sejumlah uang, ada baiknya kamu berinvestasi di berbagai instrumen.

Misalnya, jika kamu investasi Bitcoin, kamu bisa mulai berinvestasi di aset crypto lain misalnya Ethereum, Ripple, Litecoin dan lainnya. Hal ini berguna jika harga salah satu aset sedang anjlok kamu masih bisa bergantung pada aset lain. Kamu juga bisa membagi investasimu ke yang lain, misalnya ke saham, reksa dana hingga emas.

Baca Juga: Generasi Z Harus Melek Inflasi, Yuk Mulai Investasi!

Mulai Investasi Bitcoin

Tips selanjutnya adalah mulai investasi Bitcoin! Kenapa Bitcoin?

Karena dengan investasi ini kamu tidak harus menunggu modal banyak. Kamu bisa mulai investasi dengan Rp10.000 saja dan kamu akan mendapatkan Bitcoin 0 koma sepersekian persen. Meski belum mendapatkan 1 Bitcoin karena harganya yang bernilai ratusan juta, tapi dengan mulai Rp10.000 saja setidaknya kamu sudah mencicil sejak awal agar bisa mendapatkan satu Bitcoin. Modal awal ini termasuk murah terutama bagi kamu yang gajinya minimal, tentu mengeluarkan 10.000 setiap bulan untuk beli Bitcoin tidak terlalu memberatkan.

Berinvestasi Bitcoin dapat membuatmu menghasilkan passive income, jika kamu menahan Bitcoin yang kamu miliki dan menjualnya saat harganya meroket, maka kamu akan mendapatkan keuntungan dari investasi ini.

Baca Juga: Masih Ragu Trading? Ini 3 Keuntungan Memiliki Bitcoin

Bitcoin adalah aset yang memiliki kemampuan untuk mengalami perubahan harga dengan cepat. Oleh karena itu kamu bisa memanfaatkannya dengan beli Bitcoin saat murah dan menjual saat mahal. Semakin banyak Bitcoin yang kamu miliki, tentu akan semakin terasa keuntungan yang kamu dapatkan  jika mampu memanfaatkannya dengan tepat.

Passive income bukanlah hal yang instan, untuk mendapatkannya dibutuhkan sejumlah usaha terlebih dahulu. Dari 6 tips yang diberikan ini bisa kamu mulai lakukan dari sekarang agar passive income yang kamu dambakan bisa segera kamu dapatkan, dan usahakan uang yang kamu gunakan untuk investasi adalah uang dingin yang tidak akan mempengaruhi uang yang kamu gunakan untuk kebutuhan-kebutuhan primer, ya.